Assalamualaikum Wr Wb,

Akhirnya saya berkomentar juga dalam topik panas ini.

Walaupun organisasi MAPPAS ini belum ada badan hukumnya secara jelas,
apa yang telah Pengurus (baca Pak Saaf dan Bu Nur) lakukan sudah
mengikuti kaidah organisai.  Justru ketua dan sekjen lah yang paling
representatif menghadiri pembentukan MAPPAS daerah.  Mereka juga
paling sah mewakili organisasi ke luar.

Pengangkatan Uni Djan cs sebagai pengurus MAPPAS Sumbar juga bukan 
masalah besar.  Kalau soal Uni Djan, yang konon tak disukai banyak
orang di ranah, itu juga soal lain.  Namanya juga masyarakat pencinta
pariwisata, memang sebuah organisasi bottom up.  Kumpulan orang-orang
yang cinta pariwisata.  Tak ada salahnya juga si Uni ini memulai
mengumpulkan orang terlebih dahulu di Padang.  Kalau memang ada orang
ranah lain yang cinta pariwisata, dan tak cinta Ui Djan, harusnya
mereka bergerak juga.  Disitu mungkin Pak Saaf dan jajarannya perlu
bermusyawarah dengan para pendiri dan orang penting lain.  Carikan
jalan keluar yang pas.  Kalau pun nanti memang harus memilih satu
kelompok sebagai representasi resmi MAPPAS, ya harus dijalani juga.

Eniwei, kalau boleh bersaran tak perlu lah terlalu meributkan person
kepengurusan seperti banyaknya organisasi berbau minang yang lain. 
Yang semangat timbul, hanya ketika menyusun kepengurusan.  Berangkat
lah ke kerja nyata.  Tak perlu kerja besar.  Yang penting berhasil. 
Tau sama tau lah, karakter orang minang, pasti nanti akan banyak yang
membonceng.  Dan tak perlu dirisaukan (apalgi sampai manggok) juga
aksi para pembonceng itu kelak.

Kata mamak saya, orang minang kalau berkumpul thinknya local, "MAUNYA"
action global.  Cuma tak pernah dengan tereksekusi dengan benar.
"MAUNYA" seperti hendak membalikkan dunia. Makanya gagal terus. 
Mungkin MAPPAS bisa menjadi contoh, mulai berthinking global dan
beraction local.

Salam,

Mantari



--- In [EMAIL PROTECTED], "Dr.Saafroedin BAHAR"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Nanda Nanang nan juo ambo hormati,
> 
> Tarimo kasih ateh paratian dan saran Nanda. Karano program lomba
toilet barasiah dan homestay ko baru pado taraf nan paliang awal, dan
paralu ado nan manangani, ambo maharokkan Nanda jo kawan-kawan arsitek
di Ranah sato turun tangan, tamasuak dalam mambuek disain nan cocok
untuak jenis dan bantuak rumah-rumah di nagari kito. 
> 
> Ambo satuju untuak maadokan partamuan do Nanda dan kawan-kawan
arsitek. Tolong  agiah tahu dulu baliau-baliau, kalau bisa siapkan
macam-macam model, baiak panyamparonoan nan alah ado maupun nan dibuek
baru, disaratoi jo pakiraan biayanyo sakalian.
> 
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Jika anda, kirim email kosong ke >>:
berhenti >> [EMAIL PROTECTED]
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED]
digest: >> [EMAIL PROTECTED]
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke