Bu Nur, Ambo mengucapkan terimakasih banyak atas undangannya. Karano masih tarangah dek mangakeh, dan juga karena cukup jauh, alun mungkin ambo sato lai.
Dan kalau masih buliah untuak berpendapat, sesuai jo pandangan ambo sebelumnyo bahwa fungsi utama MAPPAS akan lebih sebagai "saluran", yang akan menampung masukan2 yang positif, memformulasikannya, lalu menjualnya kepada "pribadi2" yang duduk di berbagai area/bidang di pemerintahan. Kalau kita perhatikan kembali postingan2 dari member milis RantauNet 1 tahun terakhir ini - walaupun MAPPAS belum terbentuk, apalagi kalau ditambah sedikit dari surfing di internet, saya berpendapat bahwa bahan untuk di formulasikan sebagai "blue print" pariwisata Sumbar sudah mencukupi. Untuk menformulasikan ini, rasanya dilakukan oleh tim yang terdiri dari 3-4 orang saja sudah cukup. Entah kenapa, saya kok merasa bahwa kepengurusan MAPPAS cukup dibuat simple untuk keperluan formalitas saja. Bilamana MAPPAS mau mengadakan kegiatan penunjang seperti misalnya mau mengadakan lomba desain & kebersihan toilet, sebagaimana halnya pertemuan SSM yang baru saja berlangsung, bisa dibentuk panitia pelaksana. Dari kegiatan2 yang pernah saya ikuti di zaman masih sekolah dulu, walaupun kita sudah berusaha mengundang dan memasukkan sebanyak mungkin nama2 di kepengurusan dan/atau di kepanitiaan - dengan harapan bisa meringankan beban kerja. Pada saat rapat umumnya pada datang, tetapi yang benar2 bekerja hanya beberapa orang saja, dan orangnya itu2 lagi. Dan orang2 ini, seringkali tidak begitu peduli namanya mau di tarok di bagian apa atau sebagai apa, dan terkadang tidak peduli apakah namanya tercantum atau tidak. Dan saya yakin bahwa cukup banyak anggota milis kita ini (dan yang belum/bukan anggota) yang sangat concern dengan kemajuan ranah yang kita cintai, yang walaupun namanya tidak tercantum baik sebagai pengurusan ataupun sebagai panitia, sesuai dengan sikon & kemampuan masing2, akan dengan sukarela untuk mau ikut berkontribusi. Salam.. Defnil. On Oct 26, 10:04 am, "Nuraini B Prapdanu" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ass, wr,wb. > > Angku Defnil nan Ambo hormati , > > Tarimo kasih banyak Angku atas Urun rembug nan angku sampikan sangat > memberikan PENCERAHAN terhadap MAPPAS khususnya , dan masukan - masukan > seperti inilah yang diharapkan , Ambo sapandapek jo Angku mengenai Mappas > yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemerintah khususnya > pengembangan Pariwisata Sumbar , Ambo pribadi sebagai pemeduli tentang > banyak hal , apaloi nan menyangkut untuk perbaikan ranah minang tacinto, > dengan atau tanpa Mappas Ambo tetap peduli dan lakukan hal - hal nan dapek > ambo lakukan, untuk itulah pada awalnya Ambo tertarik untuk turut serta > dalam Mappas ini , karena Ambo merasa melalui Mappas inilah kita dapat > berkiprah dan memberikan sumbangsih kita , aspirasi kita bagi pembangunan > Ranah tacinto , .banyak yang dapek kito lakukan sebagai pemeduli dan untuk > itu mari sama - sama saling bahu - membahu , ringan sama dijinjing kok barek > samo dipikua , memang sulit untuk menyamakan persepsi apalagi dengan latar > belakang pendidikan, lingkungan yang berbeda, habitat behaviour, tapi > tentunya dengan adanya perbedaaan merupakan dinamika dan ciri dari demokrasi > , dan kesemuanya itu untuk kebaikan kita bersama . > > Mappas tentunya berbeda dan tidak bisa disamakan dengan LSm - LSM nan lain , > nan ado dukungan dananya antah dari NGO dan sebagainya , MAPPAS adalah > organisasi non profit dan sosial yang dapek berjalan dengan kepeduliaan dari > orang - orang yang peduli ,dan memang tidak mudah untuk mendudukkannya > persis seperti flatform yang kita maui , semua perlu proses bagaimana > membentuk Image Mappas dan pencitraan termasuk mengindtifikasi " Spoke > Person " yang dapat mewakili Mappas dan diterima publik baik internal maupun > external, hal ini perlu kerjasama dari orang - orang yang peduli , dan tidak > dapat dilakukan secara frontal untuk tidak menimbulkan polemik. > > Dalam waktu Dekat dalam Agenda Mappas akan menggelar FGD ( Focus Gorup > Discusion ) dari forum ini diharapkan akan melahirkan ide - ide , program 2 > yang bernas , pemetaan - pemetaan keungulan dan kelemahan yang dimiliki > Sumbar dan hal - hal yang harus yang dilakukan untuk pengembangan Pariwisata > sumbar , hal ini telah kami sampaikan kepada Kepala Dinas Provinsi > Pariwiisata Sumbar dan beliau sangat merespon , menanggapinya dengan > antusias untuk duduk sama - sama dalam satu forum , dimana berbagai unsur > dilibatkan , dari Pemerintah , Organisasi Profesi seperti Asita , > PHRI,Pemerhati Pariwisata , Tokoh Masyarakat, dll, sehingga dapat > diformulasikan suatu hasil kesepakatan dan rumusan untuk pengembangan > Pariwisata Sumbar , memiliki visi dan misi yang sama , dalam > mengimplementasikan hasil FGD tersebut kita dapat melakukan pemantaun > secara bersama, Ambo berharap Angku Defnil memenuhi undangan kami untuk > hadir berpartisipasi dan ambil bagian dalam acara tersebut. > > Sekali lagi Ambo mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian yang sudah > dunsanak berikan,, demi membangun ranah tacinto , Inysaallah kito masih > diberi energi lebih untuk melaksanakannya. > > Salam, > Nuraini > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On > > Behalf Of defnil > Sent: Thursday, October 25, 2007 8:00 PM > To: RantauNet > Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: MAPPAS di Padang..., DIGEMBOSI???? > > Ass. Wr. Wb., > > Sekedar ingin sedikit urun rembug... > > Menurut pendapat saya, baik MAPPAS, MPKAS, atau MP-MP lainnya, tidak akan > punya infrastruktur, kewenangan, dan dana untuk melaksanakan apa2 yang > menjadi hasil dari kepeduliannya. Realisasinya akan tetap ada di pundak > pemerintah, baik pusat, provinsi, kabupaten/kodya, dst. > Mudah2an kita sepakat dengan hal ini. > > Dalam hal ini, saya melihat fungsi utama dari MAPPAS akan lebih sebagai > lembaga yang akan menampung masukan2, kajian2, serta > pertimbangan2 dari berbagai aspek untuk kemajuan pariwisata oleh pihak > diluar lembaga pemerintahan, memformulasikannya sehingga muncul ide2, > rekomendasi2, program2 yang akan dikomunikasikannya dengan pihak pemerintah, > dengan harapan bisa ditindak lanjuti oleh pemerintah yang memegang source > untuk keberhasilan pelaksanaan dengan efektif. Fungsi/ program lain adalah > "melengkapi" aspek2 yang belum bisa dilakukan oleh pemerintah dengan baik > seperti membantu dalam hal promosi, sosialisasi, dll, sesuai source yang > dimiliki MAPPAS dan jaringannya. > > Dengan kompetensi2 serta referensi2 yang dipunyai masyarakat di berbagai > bidang/aspek yang tesebar dimana2, saya sangat yakin MAPPAS akan muncul > dengan ide2, rekomendasi2, dan program2 yang bernas untuk pemerintah. Dan > yang menjadikan kekhawatiran saya adalah, apakah pemerintah mau/bisa > mendengarkan, menerima, dan menindak lanjuti ide2, rekomendasi2, dan > program2 tersebut sampai ketahap implementasi ?. > > Kalau kita meminjam istilah bisnis, target market (customer) dari MAPPAS > adalah pihak pemerintah, dimana produk yang akan dijual adalah berupa ide2, > rekomendasi2, dan program2 untuk kemajuan pariwisata. > Kunci keberhasilanya hanya satu, apakah MAPPAS akan mampu menjualnya kepada > pemerintah ?. Keberhasilan menjual akan sangat tergantung kepada "profil" > dari sang "sales". Keputusan untuk melakukan pembelian "bukan" tegantung > kepada produknya, tapi lebih kepada "penjualnya". > Apakah "personality" dari si penjual bisa diterima atau tidak. > > Dalam kehidupan sehari2pun kita cukup sering diminta bantuan untuk > "berbicara" dengan seseorang - karen kita akan didengarkan oleh orang yang > dituju, atau kita yang diminta bantuan oleh orang lain (yang menurut kita > akan didengarkan orang yang kita tuju) untuk "bicara" > dengan orang tertentu. Terkadang, suatu perusahaan hanya perlu > mempunyai/mengirimkan 1-2 orang saja untuk bertemu dengan customer, dan > membukukan penjualan, walaupun perusahaan tersebut mempunyai ribuan > karyawan. Tanpa sales yang bisa diterima & didengarkan oleh pembeli, > penjualan produk baguspun berkemungkinan akan seret. > > Saya yakin MAPPAS sudah mengidentifikasi hal yang satu ini. > > Salam.. Defnil. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Jika anda, kirim email kosong ke >>: berhenti >> [EMAIL PROTECTED] Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] digest: >> [EMAIL PROTECTED] terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
