Mohon maaf baru sempat menulis kelanjutannya.
Angle lain dari cerita Mak Lembang Alam
Mungkin bagi sebagian dunsanak, adalah angle yang salah..
selamat membaca....

:::::::::::::::::::::::::::::



Bonaparte pernah berujar, jikalau dunia ini adalah sebuah negara tunggal,
Istanbul adalah ibukotanya. Mungkin ucapan ini terlontar karena keindahan kota
Istanbul, atau bisa jadi karena posisi geografis Istanbul yang memang cukup 
ideal
sebagai sebuah ibukota di masa itu.  Apalagi
dikaitkan dengan adanya benteng alami bernama selat bosphorous dan golden horn,
yang membuat perlindungan kota lebih gampang.  Di masa, dimana peperangan 
memang lumrah terjadi kapan
saja.


 


Bagiku, kedua alasan ini masuk akal. 
Istanbul memang indah dan strategis. 
Selama 5 hari di kota ini, aku menyempatkan diri mengenal keindahan
fisik dan eksotisme budayanya. 


 


Satu hal yang menggelitik selama berada disana adalah soal pemerintahannya.
 Baik di masa lalu, setengah lalu,
setengah kini dan saat ini.  Bagiku
Istanbul (baca Turki) sungguh sangat unik dan membuat ingin tahu.  
Perbincanganku dengan kawan-kawan penduduk
asli memperkaya pemahamanku jauh di luar informasi yang aku dapat selama ini
tentang Turki.  Kebanyakan yang kukenal
disana, adalah pendukung sekularisme. 
Sedikit saja yang masih berbau puritan.


 


Aku selalu memancing dengan pertanyaan kenapa Partai Islam yang menang di 
tengah prinsip dasar sekluarisme negara anda.  Aku berada disana ketika belum 
ada
kepastian pelantikan Abullah Gul sebagai Presiden.  Jawaban mereka sungguh 
beragam, sesuai dengann
latar belakang pandangan mereka terhadap sekularisme. Sebagian besar menjawab,
masyarakat memilih Erdogan (dan partainya) lebih karena bukti kinerjanya ketika
memerintah Istanbul.  Seorang kawan malah
mengatakan, karena keberhasilan Erdogan membersihkan Golden Horn (teluk
Istabul) ketika menjadi walikota. Sehingga sekarang ia jadi bisa memancing dari
pinggir jembatan, tak seperti dulu airnya sangat hitam dan pekat.


 


Satu orang yang menjawab karena, masyarakat Turki rindu akan sebuah sistem 
pemerintahan
Islam masa Ottoman.  Satu orang inilah
yang menemaniku di masjid biru, ketika aku bilang hendak mencoba Shalat Ashar
di mesjid tersebut.  Sementara yang kawan-kawan
yang lain menunggu di sebuah cafe sambil meminum bir khas turki ”efes”.  Sebuah 
minuman, yang aku juga suka.


 


Salam,


 


Mantari/28 tahun


Note: Ketika Transit dalam perjalanan pulang, terdengar berita kalau
Abullah Gul telah dilantik sebagai Presiden Turki.








__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Jika anda, kirim email kosong ke >>:
berhenti >> [EMAIL PROTECTED]
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED]
digest: >> [EMAIL PROTECTED]
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke