Pak Chaidir, nampaknyo indak bisa dihindarkan sagalo macam tanggapan akan masuak kalau topiknyo kito lapeh ka Rantau Net nan memang basifat tabuka ko. Kalau kito ingin agak babiliak ketek, kito buek mailing list baru nan dikendalikan dek moderator, baru bisa terarah. Jadi peranan milis RantauNet yo sarupo 'bazaar' tampek sagalo hal 'dijua' urang.
Ado juo caro lain, yaitu melalui 'chatting' nan bisa kita lakukan dari rumah kito surang-surang, atau melalui 'teleconference' tapi harus ka Telkom. Kalau kito nan baiyo bana, yo kito adokan seminar atau lokakarya, jo peserta nan tabateh. Wassalam, Saafroedin Bahar ----- Original Message ---- From: chaidir latief <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, October 28, 2007 10:47:14 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Persiapan Diskusi Panel Sejarah Perang Paderi, 1803-1837, bulan Januari 2008 pak Saf yang baik Sebelum kita seminar atau Loka Karya akan lebih efektif kita diskusi di melis Tapi terus terang ambo indak tau baa caronyo berdiskusi yang efektif dimelis ko Pembicaraan sering tidak terfokokus Ado sajo nan lain nan dikamukokan Sehinggo mengabiskan energi dan waktu Katakanlah mengenai HOME STAY Melantur kemana mana. Siapa bilang harus Rumah Gadang Macam macam sajo yang dikemukakan Bukankah yang penting adalah SUASANAnya Keakraban kita dikampung kampung yang masih tersisa Silaturrahmi yang tercipta Apakah anak kemenakan atau orang sumando apalagi orang asing ingin mengetahui lingkungan kita yang berbeda dengan mereka di manca negara atau nan lah lamo indak pulang Bahwa ada yang harus dipersiapkan dan diantisipasi JELAS Tapi indak itu yang dipermasalahkan dan diutarakan Apo saran jalan keluarnya Yang lain lain sajo yang disabuik Baa kok mamak harus berfungsi sebagai resepsionis dll Kalau tidak mau kan tidak dipaksa Iko alah dilakukan urang dimana mana Kita tentunya sesuaikan dengan kondisi kita Indak kasinan pembicaraan Melantur ka nan lain bakapanjangan Ini juga berlaku pada pada topik lain Jadi baa caronyo agar hemat waktu hemat energi nan dimakasuik sampai nan diama pacah Urang Minang terkenal kecerdasannya Seorang yang arif cukup setengah kata untuk mengerti menurut kata suatu pepatah Tapi kok batele tele ya sulit sekali untuk mengerti Kalau itu adalah menjadi penyakik kaula muda aaa parah kito Chaidir N Latief ----- Original Message ---- From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Saturday, October 27, 2007 2:31:00 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Persiapan Diskusi Panel Sejarah Perang Paderi, 1803-1837, bulan Januari 2008 Tarimo kasih, Al. Tolonglah dicarikan. Kok indak langkok, beko nyasar kama-kama. Wassalam, Saafroedin Bahar. ----- Original Message ---- From: Syafruddin Ujang <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Saturday, October 27, 2007 2:20:50 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Persiapan Diskusi Panel Sejarah Perang Paderi, 1803-1837, bulan Januari 2008 Untuk Pak Saaf Yth: Ambo pernah ka rumah Pak Rosihan di Jl. Surabaya. Nomornyo antaro 10 atau 11. Tilpon "Haji Waang" (gala beliau) tu ambo lupo. Terima kasih. ----- Original Message ---- From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Saturday, October 27, 2007 11:22:32 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Persiapan Diskusi Panel Sejarah Perang Paderi, 1803-1837, bulan Januari 2008 Tarimo kasih Bundo. Karajo ambo kan hanyo mandorong-dorong urang sajo. Kalau ado hasilnyo itu adolah barakaik karajosamo kito sadonyo. Ambo baminat taradok Perang Paderi ko khususnya dalam mandalami latar belakang ABG SBK, nan tagaiang-gaiang juo sampai kini. Bundo kan alah mangikuti wacana ambo jo Angku Azmi Dr Bagindo di RN ko. Masalah ko dibahas dalam Semiloka Masyarakat Hukum Adat Minangkabau di FH Unand bulan Juni 2007 nan lalu. Indak putuih juo. Ambo alun punyo alamat rumah jo tilpon Pak Rosihan. Memang tapek baliau kito undang. Kalau Bundo ado alamat baliau, tolong dikontaki dulu. Wassalam, Saafroedin Bahar ----- Original Message ---- From: Hayatun Nismah Rumzy <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Saturday, October 27, 2007 6:48:13 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Persiapan Diskusi Panel Sejarah Perang Paderi, 1803-1837, bulan Januari 2008 Pak Saaf yang terhormat, Setuju sekali dengan gagasan pak Saaf untuk pelurusan sejarah. Sesudah pak Saaf menggagas PDRI yang sekarang hasilnya sudah mulai kelihatan. Dengan diakuinya hari bela negara, dan beberapa gedung yang dinamakan Gedung Sjafrudin dan Insya Allah nanti dihari pahlawan 10 November pengakuan untuk Pahlawan Nasional maka jerih payah pak Saaf tersebut telah kelihatan. Sebaiknya juga pak Rosihan Anwar diundang dalam forum ini sebab saya membaca tulisan beliau yang berdasarkan arsip dari Belanda berbeda sekali dengan yang kita pelajari dari buku sejarah. Betul kata orang : SEJARAH DIBUAT OLEH ORANG YANG MENANG dan kita yang sedang dijajah oleh Belanda tentu saja memutar balikkan fakta. Wassalam Hayatun Nismah Rumzy "Dr.Saafroedin BAHAR" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta, Dalam kesempatan mengunjungi Pimpinan Arsip Nasional di Jalan Ampera Raya, Cilandak Timur, Jakarta, pada hari Jumat pagi tanggal 26 Oktober 2007 yang lalu untuk suatu acara yang terkait dengan kegiatan kearsipan nasional -- bersama dengan sahabat saya Dr Joko Affandi dari Badan Kepegawaian Nasional – saya mencoba menjajagi kemungkinan diadakannya pembahasan sejarah Perang Paderi, berdasar arsip-arsip Belanda yang ada di lembaga Negara tersebut. Penjajagan ini saya lakukan sehubungan dengan kesepakatan saya dengan Sdr Ir Mudy Situmorang dalam forum Rantau Net ini untuk menjernihkan sejarah Perang Paderi, yang penting bagi kedua suku bangsa Minangkabau dan Batak, ke forum ilmiah yang netral, khususnya ke perguruan tinggi. Sebelum ke Arsip Nasional, saya telah menghubungi dua sahabat saya pengarang buku ‘Sejarah Minangkabau’, 1970, yaitu Prof Dr Asmaniar Idris dan Drs Amrin Imran, mengenai masalah yang sama, yang syukur Alhamdulillah bersedia untuk memaparkan buku karangan beliau-beliau tersebut, termasuk mengenai sejarah Perang Paderi. Dapat saya sampaikan, bahwa saya juga telah mengadakan komunikasi mengenai masalah ini dengan sahabat saya yang sedang tugas belajar di Universitas Leiden, Suryadi, khususnya mengenai Piagam Bukit Marapalam, 1837. Seperti kita ketahui bersama, wacana ini bermula dari rencana Sdr Ir Mudy Situmorang untuk mengajukan petisi kepada Pemerintah RI mengenai gelar kepahlawanan Tuanku Imam Bonjol. Sebagai rujukan rencana petisinya, Sdr Situmorang menggunakan buku karangan Ir Mangaraja Onggang Parlindungan, 1964, Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao: Sejarah Teror Agama Islam Mashab Hambali di Tanah Batak, 1816-1833, Penerbit Tandjung Pengharapan, Djakarta. Buku ini telah disanggah oleh Prof Dr Hamka. Saya sangat bersyukur bahwa penjajagan saya tersebut mendapat sambutan baik dari Kepala Arsip Nasional Bp Drs Djoko Utomo, dan dari Ibu Dra Mona Lohanda, Deputi Kepala Arsip Nasional Bidang Konservasi Kearsipan.. Telah disepakati untuk menyelenggarakan sebuah diskusi panel tentang Sejarah Perang Paderi berdasar arsip-arsip Belanda yang ada di Arsip Nasional, pada bulan Januari 2008 yang akan datang, setelah sebuah pertemuan rutin dengan para sejarawan Belanda yang datang ke Jakarta . Persiapan diskusi panel tersebut akan dilakukan oleh Dra Mona Lohanda, yang antara lain akan menghubungi Prof Dr Taufik Abdullah dan Dr `Anhar Gonggong. Dalam hubungan ini beliau memberikan kepada saya sebuah copy buku karangan Basyral Hamdy Harahap, 2007, ‘Greget Tuanku Rao’. Penerbit Komunitas Bambu, Depok, yang kebetulan beliau miliki. Sesuai dengan penjajagan saya sebelumnya, saya menyarankan kepada Ibu Dra Mona Lohanda untuk juga mengundang Prof Dr Asmaniar Idris dan Dra Amrin Imran. Sudah barang tentu sesuai dengan visi dan missi Arsip Nasional sebagai simpul memori kolektif bangsa, maksud diadakannya diskusi panel tersebut bukanlah untuk menimbulkan konflik dan perpecahan, tetapi justru untuk mengambil hikmah dari pengalaman sejarah masa lampau tersebut.. Niat yang bersifat konstruktif ini juga disepakati dalam pertemuan saya sebelumnya dengan seorang peminat sejarah Indonesia , Saudara Batara Hutagalung. Untuk keperluan persiapan undangan, Saudara-saudara yang berminat untuk mengikuti diskusi panel ilmiah yang insya Allah akan diadakan bulan Januari 2008 tersebut, saya undang untuk mengirimkan nama lengkap, pekerjaan, alamat rumah, serta nomor tilpon/faks/HP melalui email ini kepada`saya. Wassalam, Saafroedin Bahar __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Jika anda, kirim email kosong ke >>: berhenti >> [EMAIL PROTECTED] Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] digest: >> [EMAIL PROTECTED] terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
