Siapkan Pariwisata Nyaman dan Aman Senin, 29-Oktober-2007, 09:13:09 Telah dibaca sebanyak 3 kali
Padang, Padek-Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar (Mappas) memiliki komitmen untuk memajukan dunia pariwisata Sumbar dengan memperhatikan potensi pariwisata Sumbar. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah dengan mempromosikan pariwisata Sumbar seraya mempersiapkan pariwisata yang aman, nyaman dan sehat. Hai itu diungkapkan Ketua Mappas Sumbar Hj. Zarnifa Asmara di ruang kerjanya, kemarin. Dikatakan, Sumbar memiliki sejumlah objek pariwisata yang indah, di antaranya pantai Padang, Jam Gadang Bukittinggi, Ngarai Sianok, Danau Maninjau dan wisata tambang Sawalunto. "Jika dapat dikelola dengan baik, akan dapat meningkatkan perekonomian Sumbar," kata Zarnifa Momen Silaturahmi Saudagar Minang (SSM) yang diadakan beberapa waktu lalu merupakan kesempatan bagi masyarakat Sumbar untuk meningkatkan pengelolaan pariwisata Sumbar. Orang Minang yang ada di rantau diharapkan mampu mempromosikan pariwisata Sumbar. "Mappas yang peduli dengan kemajuan pariwisata Sumbar akan melakukan kegiatan-kegiatan dalam rangka memajukan pariwisata dan akan memberikan masukan kepada pemerintah tentang pariwisata," ungkap H. Zarnifa yang biasa dipanggil Uni Djan. Ketua Umum Mappas, Safroedin Bahar mengatakan, Mappas merupakan komponen ketiga dari pariwisata yang mewakili masyarakat pecinta pariwisata. Menurut Safroedin, banyak hal yang harus dibenahi oleh pemerintah untuk menjadikan Sumbar sebagai kota Pariwisata. Contoh kecil saja, kata Safroedin, mengenai kebersihan toilet (WC), sejumlah objek pariwisata memiliki toilet yang kurang terawat. "Kebersihan merupakan sebagian dari iman, kebersihan mencerminkan kepribadian dan budaya seseorang atau daerah. Seharusnya hal-hal kecil seperti ini harus menjadi perhatian oleh pemerintah. Peran Mappas sebagai jembatan mewakili konsumen pariwisata untuk datang ke Sumbar," terang Safroedin. Kebersihan, kenyamanan dan keamanan sangat mutlak dibutuhkan oleh kota pariwisata. Dengan adanya ketiga komponen tersebut, kata Safroedin, wisatawan akan berbondong-bondong datang ke Sumbar. "Banyak yang bisa digarap untuk kemajuan pariwisata di Sumbar. Membangun Home stay di tempat-tempat wisata sangat berpotensi menambah lapangan usaha dan mengurangi pengangguran. Masyarakat bisa mendaftarkan rumahnya jika ingin dijadikan Home stay dan akan mendapatkan kredit ringan. Pemerintah juga harus memperhatikan objek wisata peninggalan Belanda. Bahkan, sekarang Padangpanjang sudah memiliki radio Belanda untuk mendeteksi bencana yang bernama radio Princes Cahtarina Amalia,"papar Safroedin. (mg5) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Jika anda, kirim email kosong ke >>: berhenti >> [EMAIL PROTECTED] Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] digest: >> [EMAIL PROTECTED] terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
