Sangat setuju untuk  menyudahi polemik ini. 
 
Atau mungkin  ada tangan-tangan lain yang sengaja memperkeruh suasana
untuk mengalihkan perhatian massa.
Karena seperti biasa setiap ada  issue yang hangat kemudian timbul lagi
yang lebih memancing emosi. Sehingga issue yang pertama mengendor hilang
tak tentu rimbanya
 
Misalnya kemaren ada issue  yang mendunia tentang mantan presiden kita
yang  dikategorikan sebagai orang yang telah menyalahgunakan wewenang
terbesar didunia.
 
Analisa awak dari parlemen palanta.
Kok baliau tu diproses sasuai jo issu tsb, tantu banyak nan ka balipek
kadainyo beko.
Kenyataan dilapangan jan kan issue itu diperhatikan pemerintah, yang ado
malah rombongan demi rombongan yang sungkem ka baliau. 
 
Sakali antaro INDON jo MALINGSIA  hanyo ratak-ratak bulu ayam. Kito
masih saling membutuhkan. 
 
Wass 
TR- 52+

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of jabok
Sent: Wednesday, October 31, 2007 10:07 AM
To: [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] sudahi perkara indonesia-malaysia


hahaha...

inilah yang selalu dikatakan orang-orang... suatu bangsa ditikam oleh
sejarahnya sendiri...

kalau masih ada juga orang indonesia apalagi minangkabau yang mencaci
maki tentang malaysia, ya sudahlah lebih baik kita berefleksi ke
belakang.. waktu PKI, PDRI, PRRI... kemana apak-amak kita bermigrasi... 

tan malaka jadi pahlawan di malaysia, gajah mada jadi tokoh
reunifikasi... sedangkan kita... indonesia tu sibuk dengan tokoh jawa...
kenapa gak bersukur kalau orang-orang hebat kita tercatat dalam sejarah
dunia ditempat lain...

udah sakit semua orang... T_T




         


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Jika anda, kirim email kosong ke >>:
berhenti >> [EMAIL PROTECTED]
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED]
digest: >> [EMAIL PROTECTED]
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke