Capres Muda Jangan Pinggirkan Orangtua Amien Rais usul usia minimal capres 40 tahun
JAKARTA Tokoh Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, sepakat figur pemimpin muda harus bisa merebut kesempatan sebagai calon presiden (capres) 2009. Tapi, ia minta, kaum muda jangan bersikap cengeng dengan merengek-rengek pada sosok pemimpin tua supaya minggir demi memberikan jalan lebar pada mereka untuk menjadi capres. Itu namanya remaja, bukan pemuda. Tapi di sini perlu ada kompetisi fair. Mudah-mudahan 2009 sudah ada (kaum muda) yang matang dan menggusur yang perlu digusur, kata Amien di sela acara deklarasi gerakan Jalan Baru Kebangkitan Indonesia oleh Komite Bangkit Indonesia yang dipimpin ekonom Rizal Ramli, Rabu (31/10), di Jakarta. Mantan ketua MPR itu lalu mengingatkan, calon pemimpin muda harus punya niat yang benar. Jangan menjadi hamba kekuasaan, bertingkah laku seperti pemimpin tua yang hobi menjual aset negara, atau menggadaikan kehormatan negara di depan pihak asing. Kalau kelakuannya masih sama, yang muda bisa lebih garang dan ganas daripada yang tua. Kalau cuma meneruskan subordinasi kepada kepentingan asing, lebih baik bunuh diri saja lebih awal, kata Amien. Tokoh reformasi dan kontestan Pilpres 2004 itu juga mengusulkan sebaiknya ada batas usia minimal 40 tahun bagi seorang capres. Sebab, umur 40 tahun sudah cukup membentuk karakter yang matang emosi dan mentalnya stabil. Istilah Amien, full grown man , ditambah berbagai pengalaman internasional. Kalau terlalu muda grusa-grusu, tapi kalau terlalu tua nanti buyutan, imbuh Amien. Sejarahwan Anhar Gonggong, juga sependapat bahwa kekuasaan itu harus direbut kaum muda. Namun kaum muda tak bisa meminta kaum tua untuk minggir karena yang akan menentukan pilihan adalah rakyat. Akhiri dikhotomi Sedangkan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Jenderal (Purn) Wiranto, meminta dikhotomi pemimpin tua dan muda ini diakhiri. Bagi salah satu peserta Pilpres 2004, pemimpin muda bukan jaminan. Apalagi generasi tua banyak yang masih sehat. Wiranto sendiri mengaku belum memutuskan apakah akan maju sebagai capres pada Pilpres 2009. Sebab, partai barunya hingga kini masih menunggu proses verifikasi di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Dephukham). Nantilah setelah verifikasi kami akan memutuskan. Tapi kalau partai mengusulkan ketua umumnya menjadi capres, itu adalah hal yang wajar, kata mantan Panglima ABRI itu. rto http://republika.co.id/koran_detail.asp?id=312133&kat_id=3 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Jika anda, kirim email kosong ke >>: berhenti >> [EMAIL PROTECTED] Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] digest: >> [EMAIL PROTECTED] terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
