Waalaikumsalam w.w. Sanak Anzori,
Kerjasama antara MAPPAS dan Pemda -- serta PHRI dan ASITA -- akan diwadahi
secara formal dalam 'West Sumatera Tourism Promotion Board' (WSTPB), yang sudah
disampaikan secara informal dalam kesempatan pertemuan di kediaman pan Fahmi
Idris beberapa waktu yang lalu. Secara pribadi saya mengusulkan agar Board ini
dipimpin oleh tokoh Sumbar yang berpengalaman dan berwibawa, antara lain Bp
Basril Djabbar [walau ada Sanak yang mempermasalahkannya].
Oleh karena pegiat MAPPAS adalah para sukarelawan pemeduli pariwisata, yang
secara pribadi mempunyai pekerjaan sendiri-sendiri, MAPPAS sendiri tidak akan
memasuki ranah pelaksanaan, tetapi lebih memusatkan perhatian pada upaya
memotivasi, memfasilitasi, mempromosi, dan jika perlu mengawasi dalam
batas-batas tertentu. Usaha konkrit promosi sudah dilakukan antara lain melalui
kerjasama dengan situs West-Sumatra.com yang dikelola oleh Nanda Nofrins, yang
secara pribadi mempunyai koneksi yang amat luas. Kenyataan menunjukkan bahwa
banyak wisawatan mencari informasi melalui internet, dan kita sudah bergerak ke
arah itu. Di daerah-daerah di luar Sumbar sedang dipersiapkan
perwakilan-perwakilan MAPPAS untuk melakukan promosi ini.
Pelaksanaan pariwisata itu sendiri jelas harus dilakukan oleh operator
wisata yang sudah profesional, yang tergabung dalam PSRI dan ASITA, ditambah
dengan memberi peluang kepada masyarakat sendiri, antara lain melalui program
'homestay' yang sedang dicarikan fasilitas kreditnya jika diperlukan.
Kelihatannya terhadap program 'homestay' ini ada resistensi karena khawatir
pada dampak negatifnya. Kita akan evaluasi beberapa daerah yang sudah
menyelenggarakan program tersebut seperti di Maninjau dan Palupuh.
Sedikit catatan Sanak, pelaksanaan kegiatan promosi yang kecil-kecil tanpa
'grand strategy' akan mubazir dan bisa tak tentu arah. Lagi pula, tujuan wacana
ini sama sekali tak ada motivasi atau aspek politisnya.
Wassalam,
Saafroedin Bahar
----- Original Message ----
From: Anzori <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, November 5, 2007 8:15:59 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Fw: 'Grand Strategy' Ajoduta untuak mangambangkan
pariwisata di Sumatera Barat
ass.wrwb.
Impian menjadikan Sumatera Barat sebagai ikon pariwisata akan sangat bagus
bila koordinasi antara MAPPAS dan PEMDA SUmbar bisa diwujudkan dalam langkah
konkrit.
Mulailah dari hal yang paling kecil lebih dulu.
Contohnya :
MAPPAS dan PEMDA bisa menjadikan Mes PEMDA di jl. Matrman sebagai COUNTER
TOURISM bagi para calon pelancong dengan memberikan Jasa Pelayanan Informasi
Pariwisata untuk para turis lokal dan internasional yang ingin berkunjung ke
Sumbar. Sekaligus di sana harus ada travel biro yang menjual paket-paket
pariwisata ke Sumbar termasuk pelayanan jasa transportasi dan akomodasi dengan
berbagai ragam pilihan. Seharusnya orang Minang lebih pintar menjual potensi
yang jelas-jelas tampak di mata. Ota ka ota di milis ini kalau tujuannya lebih
banyak politis gak ada gunanya untuk pengembangan pariwisata itu sendiri.
Pariwisata hanya akan berkembang kalau ada SALES & SERIVCES. Jadi
kembalinya ke hukum bisnis.
Kalau yang menyelenggarakan adalah MAPPAS dan PEMDA secara profesional
bisnis, tentu kepercayaan calon penikmat pariwisata bisa dibangun setahap demi
setahap.
Kenapa ini tidak dilakukan dengan aktif,? Memulai suatu ide dengan langkah
realisasi yang kecil lebih dulu. Grand Strategy hanya akan efektip kalau
dimulai dengan langkah awal yang realistis
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Jika anda, kirim email kosong ke >>:
berhenti >> [EMAIL PROTECTED]
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED]
digest: >> [EMAIL PROTECTED]
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---