Salam kenal...utk Pak Herman.. Adapun secara fakta dan hukum yang berlaku kita telah membuat negara Republik Indonesia Serikat saat itu, dan telah mengangkat Mr. Assaat sebagai presiden.. Bukan secara konsep NKRI nya yg kita lihat bahwa Assaat tidak diakui, namun secara yuridis, Assaat adalah Presiden saat itu, jika RIS tidak ada, apakah saat masa setahun RIS itu, Indonesia (NKRI) adanya dimana?? apakah di awang2?? Bukan kita membangga2 kan selaku oohh..ada orang Minang..makanya kita perlu..menunjuk2 atau maetong2..ada orang minang berpangkat.. Forum kita di mailing list ini..adalah forum orang minang..makanya sangat tepat kita membahas persoalan ini..Kalau salah kita maetong2..dan mensupport atau memotivasi rasa keminangan kita disini..maka mari kita kaji lagi keberadaan mailing list ini.. membangklik tarandam utk..keberhasilan orang minang..beda kalau kita berbicara di mailing list level profesi kita masing2..tentu kita tidak akan teralu mengedepankan etnis disana.. Ardian Hamdani, SH Witjakdono, Sudarso & Partners Wsm. Nugra Santana, Lt. 9 Jl. Sudirman JKT
Herman Jambak <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Tanggal: Mon, 19 Nov 2007 00:46:33 -0800 (PST) Dari: Herman Jambak <[EMAIL PROTECTED]> Topik: [EMAIL PROTECTED] Re: Indonesia Sudah Dipimpin Delapan Presiden Kepada: [email protected] Syafrudin tidak dianngap presiden karena sifatnya sementara/darurat,sedangkan Assa'at tidak diakui karena RIS tidak sesuai dengan konsep NKRI. Mungkin karena hal tersebut di atas pemerintah RI tidak menjadikan beliau-beliau sebagai The Real President. Wass.& Bgds., Herman Jambak Corp.Affairs & Services Koperasi KOKARGA Garuda Indonesia Building 7th Fl. Jl. Gunung Sahari Raya 52, Jakarta 10610 Indonesia Ph. (62-21) 4262058-4262060 Fax. (62-21) 4262061 E-mail: [EMAIL PROTECTED] http://www.kokarga.com Secretary of Board of Eldership Member Federasi Awak Kabin Udara Indonesia (FAKUI) & Indo-Beatlemania Club (IBC) Private E-mail: [EMAIL PROTECTED] +62811961908, +62818981259 http://www.saudagarminang.com http://www.indo-beatlemaniaclub.co.nr Send : [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] ----- Original Message ---- From: ardian hamdani <[EMAIL PROTECTED]> To: rantau net <[email protected]> Sent: Monday, November 19, 2007 4:25:49 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Indonesia Sudah Dipimpin Delapan Presiden Sumber : HR Pikiran Rakyat 28 Okt.2007 Koran Bandung yang mencoba ungkapkan kebenaran sejarah...bagaimana dengan koran di Sumbar?? Beranikah ungkapkan sejarah bahwa Putra Sumbar pernah jadi Presiden di Indonesia?? salam erat DanY Indonesia Sudah Dipimpin Delapan Presiden MUNGKIN masih banyak dari sobat-sobat yang beranggapan bahwa Indonesia hingga saat ini baru dipimpin oleh enam presiden, yaitu Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, dan kini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun hal itu ternyata keliru. Indonesia, menurut catatan sejarah, hingga saat ini sebenarnya sudah dipimpin oleh delapan presiden. Lho, kok bisa? Lalu siapa dua orang lagi yang pernah memimpin Indonesia? Dua tokoh yang terlewat itu adalah Sjafruddin Prawiranegara dan Mr. Assaat. Keduanya tidak disebut, bisa karena alpa, tetapi mungkin juga disengaja. Sjafruddin Prawiranegara adalah Pemimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) ketika Presiden Soekarno dan Moh. Hatta ditangkap Belanda pada awal agresi militer kedua, sedangkan Mr. Assaat adalah Presiden RI saat republik ini menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (1949). Pada tanggal 19 Desember 1948, saat Belanda melakukan agresi militer II dengan menyerang dan menguasai ibu kota RI saat itu di Yogyakarta, mereka berhasil menangkap dan menahan Presiden Soekarno, Moh. Hatta, serta para pemimpin Indonesia lainnya untuk kemudian diasingkan ke Pulau Bangka. Kabar penangkapan terhadap Soekarno dan para pemimpin Indonesia itu terdengar oleh Sjafrudin Prawiranegara yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kemakmuran dan sedang berada di Bukittinggi, Sumatra Barat. Untuk mengisi kekosongan kekuasaan, Sjafrudin mengusulkan dibentuknya pemerintahan darurat untuk meneruskan pemerintah RI. Padahal, saat itu Soekarno - Hatta mengirimkan telegram berbunyi, "Kami, Presiden Republik Indonesia memberitakan bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 djam 6 pagi Belanda telah mulai serangannja atas Ibu Kota Jogjakarta. Djika dalam keadaan pemerintah tidak dapat mendjalankan kewajibannja lagi, kami menguasakan kepada Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk Pemerintahan Darurat di Sumatra". Namun saat itu telegram tersebut tidak sampai ke Bukittinggi. Meski demikian, ternyata pada saat bersamaan Sjafruddin Prawiranegara telah mengambil inisiatif yang senada. Dalam rapat di sebuah rumah dekat Ngarai Sianok Bukittinggi, 19 Desember 1948, ia mengusulkan pembentukan suatu pemerintah darurat (emergency government). Gubernur Sumatra Mr. T.M. Hasan menyetujui usul itu "demi menyelamatkan Negara Republik Indonesia yang berada dalam bahaya, artinya kekosongan kepala pemerintahan, yang menjadi syarat internasional untuk diakui sebagai negara". Pada 22 Desember 1948, di Halaban, sekitar 15 km dari Payakumbuh, PDRI "diproklamasikan". Sjafruddin duduk sebagai ketua/presiden merangkap Menteri Pertahanan, Penerangan, dan Luar Negeri, ad. interim. Kabinatenya dibantu Mr. T.M. Hasan, Mr. S.M. Rasjid, Mr. Lukman Hakim, Ir. Mananti Sitompul, Ir. Indracahya, dan Marjono Danubroto. Adapun Jenderal Sudirman tetap sebagai Panglima Besar Angkatan Perang. Sjafruddin menyerahkan kembali mandatnya kepada Presiden Soekarno pada tanggal 13 Juli 1949 di Yogyakarta. Dengan demikian, berakhirlah riwayat PDRI yang selama kurang lebih delapan bulan melanjutkan eksistensi Republik Indonesia. Mr. Assaat Dalam perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB) yang ditandatangani di Belanda, 27 Desember 1949 diputuskan bahwa Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS). RIS terdiri dari 16 negara bagian, salah satunya adalah Republik Indonesia. Negara bagian lainnya seperti Negara Pasundan, Negara Indonesia Timur, dan lain-lain. Karena Soekarno dan Moh. Hatta telah ditetapkan menjadi Presiden dan Perdana Menteri RIS, maka berarti terjadi kekosongan pimpinan pada Republik Indonesia. Assaat adalah Pemangku Sementara Jabatan Presiden RI. Peran Assaat sangat penting. Kalau tidak ada RI saat itu, berarti ada kekosongan dalam sejarah Indonesia bahwa RI pernah menghilang dan kemudian muncul lagi. Namun, dengan mengakui keberadaan RI dalam RIS yang hanya beberapa bulan, tampak bahwa sejarah Republik Indonesia sejak tahun 1945 tidak pernah terputus sampai kini. Kita ketahui bahwa kemudian RIS melebur menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 15 Agustus 1950. Itu berarti, Assaat pernah memangku jabatan Presiden RI sekitar sembilan bulan. Nah sobat Percil, dengan demikian, SBY adalah presiden RI yang ke-8. Urutan Presiden RI adalah sebagai berikut: Soekarno (diselingi oleh Sjafruddin Prawiranegara dan Assaat), Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono. (Dewi S. Apriyanti/dari berbagai sumber)*** --------------------------------- Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers --------------------------------- Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now. --------------------------------- Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Jika anda, kirim email kosong ke >>: berhenti >> [EMAIL PROTECTED] Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] digest: >> [EMAIL PROTECTED] terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
