MANGKOK TANPA ALAS
Oleh ; K Suheimi
Kali ini saya mendengar Radio Classy dalam Resonansi Jiwa, ceritranya membuat
saya terenyuh dan tercendung dengan judul MANGKOK TANPA ALAS
Ceritra yg dirangkai oleh Yanti dan disampaikan oleh Adi sangat menyentuh
berulang kali saya dengar dan saya inapkan.
Disuatu pagi yang cerah , terlihat seorang raja bersama pengiringnya keluar
dari istananya untuk menikmati udara pagi,, Di keramaian, ia berpapasan dengan
seorang pengemis,,
Sang raja menyapa pengemis ini, "Apa yang engkau inginkan dariku?" Si
pengemis itu tersenyum dan berkata, "Tuanku bertanya, seakan-akan tuanku dapat
memenuhi permintaan hamba,,"
Sang raja terkejut, ia merasa tertantang, "Tentu saja aku dapat memenuhi
permintaanmu,, Apa yang engkau minta, katakanlah!"
Maka menjawablah sang pengemis,"Berpikirlah dua kali, wahai tuanku, sebelum
tuanku menjanjikan apa-apa,,"
Rupanya sang pengemis bukanlah sembarang pengemis,,
Namun raja tidak merasakan hal itu,, Timbul rasa angkuh dan tak senang pada
diri raja, karena mendapat nasihat dari seorang pengemis,, "Sudah aku katakan,
aku dapat memenuhi permintaanmu,, Apapun juga! Aku adalah raja yang paling
berkuasa dan kaya-raya,,"
Dengan penuh kepolosan dan kesederhanaan si pengemis itu mengangsurkan
mangkuk penadah sedekah,"Tuanku dapat mengisi penuh mangkuk ini dengan apa yang
tuanku inginkan,,"
Bukan main! Raja menjadi geram mendengar 'tantangan' pengemis di hadapannya,,
Segera ia memerintahkan bendahara kerajaan yang ikut dengannya untuk mengisi
penuh mangkuk pengemis kurang ajar ini dengan emas!
Kemudian bendahara menuangkan emas dari pundi-pundi besar yang di bawanya ke
dalam mangkuk sedekah sang pengemis,, Anehnya, emas dalam pundi-pundi besar itu
tidak dapat mengisi penuh mangkuk sedekah,,
Tak mau kehilangan muka di hadapan rakyatnya, sang raja terus memerintahkan
bendahara mengisi mangkuk itu,, Tetapi mangkuk itu tetap kosong,, Bahkan
seluruh perbendaharaan kerajaan: emas, intan berlian, ratna mutumanikam telah
habis dilahap mangkuk sedekah itu,, Mangkuk itu seolah tanpa dasar, berlubang,,
Dengan perasaan tak menentu, sang raja jatuh bersimpuh di kaki si pengemis,
ternyata dia bukan pengemis biasa, terbata-bata ia bertanya, "Sebelum berlalu
dari tempat ini, dapatkah tuan menjelaskan terbuat dari apakah mangkuk sedekah
ini?"
Pengemis itu menjawab sambil tersenyum, "Mangkuk itu terbuat dari keinginan
manusia yang tanpa batas,,
Itulah yang mendorong manusia senantiasa bergelut dalam hidupnya",, Ada
kegembiraan, gairah memuncak di hati, pengalaman yang mengasyikkan kala engkau
menginginkan sesuatu,, Ketika akhirnya engkau telah mendapatkan keinginan itu,
semua yang telah kau dapatkan itu, seolah tidak ada lagi artinya bagimu,,
Semuanya hilang ibarat emas intan berlian yang masuk dalam mangkuk yang tak
beralas itu,, Kegembiraan, gairah, dan pengalaman yang mengasyikkan itu hanya
tatkala dalam proses untuk mendapatkan keinginan,,
Raja itu bertanya lagi, "Adakah cara untuk dapat menutup alas mangkuk itu?"
"Tentu ada, yaitu rasa syukur kepada Tuhan,, Jika engkau pandai bersyukur,
Tuhan akan menambah nikmat padamu," Ucap sang pengemis itu, sambil ia berjalan
kemudian menghilang,,
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci_Nya dalam Al_Qur'an
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu:"Bersyukurlah
kepada Allah.Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya
ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka
sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". (QS. 31:12)
Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com
---------------------------------
Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Jika anda, kirim email kosong ke >>:
berhenti >> [EMAIL PROTECTED]
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED]
digest: >> [EMAIL PROTECTED]
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---