Kalau memang ada hasil survey yang mengatakan begitu mungkin perlu dipaparkan secara rinci sebagai masukan .............
Pemekaran daerah tentu akan memekarkan perangkat pelaksana pemerintahan secara administrative (eksekutif maupun legislative) _____ From: Herman Jambak [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Sunday, November 18, 2007 11:30 PM To: [EMAIL PROTECTED] Cc: Milis RantauNet Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: [SaudagarMinang] LangkahAwal Pembentukan KabupatenAgam Tuo Hasil survey menyatakan bahwa pemekaran daerah khususnya pada daerah tingkat II tidak banyak manfaatnya bagi masyarakat terutama pada daerah yang miskin sumber daya alam...................... Terbukti bahwa pemekaran daerah hanya akan memperkaya elite politik dengan menjadi anggota legislatif dan eksekutif........................... Negara-negara di Eropa Barat yang GNP melebihi RI gencar-gencarnya dengan Uni Eropa, Indonesia malah mau peceh-pecah, apakah ini tanda bahwa kurangnya kerja sama diantara kita khususnya Minang (Sumatera Barat)......................... PP 84 thn 1999........ apa isinya........... namun dari paparan mungkin salah satu penggagas atau kelompok yang memperjuangkan AGAM TUO dibawah, dimulai dari sejarah Nagari Agam itu sendiri ((Kecamatan Baso, IV Angkat Candung, Candung, Tilatang Kamang, Kamang, Magek, Palupuh, Banuhampu, Sungai Puar, IV Koto dan Malalak) adalah mengkristalnya rasa berkaum dan hubungan emosional yang tercipta secara alami dari nenek moyang dahulu kala . Ini wajar biasanya ditambah dengan tidak meratanya mendapat kesempatan baik sebagai PNS, anggota eksekutif daerah maupun legislative daerah (Kab Agam beribukota di Lb Basuang orang dari daerah Agam Tuo ndak kebagian apa apa ini yang kita lihat dimana mana seperti berdirinya Bangka Belitung kran di Palembang dulunya mereka tak pernah mendapat korsi dan pembangunan didaerahnya tidak segencar di Palembang, KEPRI berpisah dengan Provinsi Riau sama saja.... terjadi kesenjangan pembagian tampuk pimpinan dan legislatif serta minimnya perhatian pembangunan apoa saja di wilayah KEPRI) selanjutnya kelompok ini mengkaji kesenjangan ini dimana masyarakat Agam Tuo tidak merasakan derap pembangunan dan geliat ekonomi seperti yang mereka harapkan Hal lain adalah menghadangnya wacana pemekaran Bukittinggi yang mungkin warga Agam Tuo mengkhawatirkan mengecilnya wilayah Agam Tuo dan sulit untuk dimekarkan............... Permasalahannya mungkin adalah mengkaji dan mengakses hal hal yang muncul seperti, tidak meratanya pembangunan infra struktur dan ekonomi serta poendidikan, jauhnya jarak ke ibu kota Kabupaten Agam, beratnya medan ke ibukota kabupaten Agam tidak terwakili di tingkat eksekutif maupun legislative, banyaknya pegawai kantor bupati, kepala dinas yang tidak berdomisili di Lubuak Basuang (mondar-mandir Bukittinggi - Lb Basuang setiap hari)--> memakan biaya dan kerusakan mobil dinas Akan lebih baik membahas dengan pedoman apa yang indah dan baik saat ini, kekurangannya dimana peluangnya apa dan jika dilaksanakan hambatannya apa pula, bisa menggambarkan dimana keadaan Kabupatem Agam saat ini dan kemana mau dibawa dimasa mendatang. Bisa jadi bukan pemekaran yang mengemuka sebagai solusi pemecahan maslah yang dihadapi tetapi lebih kepada penegasan perwakilan Bupati yang definitf di Agam Tuo untuk membawa program kerja Agam Tuo di tingkat Bupati, bisa juga pemberian wewenang kepada LKAAM Agam tuo berperan menjadi lembaga bayangan legislatifnya Agam Tuo membawa aspirasi masyarakat Agam Tuo, dengan harapan program kerja KAbupaten Agam dapat mengakomodir program kerja yang dibutuhkan Kabupaten Agam merata ke Agam Tuo, Agam Tuo letaknya sangat strategis manfaatkan Kota Bukittinggi menjadi paru & jantung Agam Tuo, kerja sama wilayah, minta kota buklittinggi membangun fasilitas perekonomian, pusat pendidikan (Agam Tuo masih "perawan" pusat wisata, pusat penelitian pertanian dan perikanan air tawar, ikan, udang kepiting, pusat peternakan dan lainnya (ini tentu ada komitment Kabupaten Agam menata secara adil) Pembantu Bupati definitive sangat diperlukan dan SK Mendagri sama dengan Bupatinya mungkin delegetaion authoritynya Gubernur lah.... Mari melihat dengan mengenyampingkan hal hal standard, pemekaran mungkin belum diperlukan kita lihat kenegara besar Amerika Negara bagianCalifornia misalnya ada kota Sacramento, Sanfransisco, Los Angles, Sandiego dll masing masing kota ini berperan sesuai dengan karakteristik dasarnya kota pemerintahan, perdagangan local, internasional, kekuatan pertahanannya tersebar dan terbagi rata kemasing masing kota sehingga kota hidup dengan kekuatannya masing masing (maaf bukan sok ke Amerikaan, disana juga banyak masalah tetapi bagaimana menata sebuah komunitas pemerintahan. Lubuak Basuang menjadi ibu kota Agam silahkan kembangkan kota ini menjadi kota administrative rancang dengan matang semua keperluan apa saja dari seluruh Pembantu Bupati dan seluruh Camat di Kecamatan yang ada dibawah naungannya, buat system integrated administration system, bayar pajak apa saja, surat kelahiran dan beratus ratus surat lainnya orang tak perlu ke Lubuak Basuang, kembangkan juga untuk menampung kebutuhan Pariaman jalan diperlebar ada hubungan jalan ke Lb k Sikaping yang nyaman langsung, sehingga membuka akses masuk Sumbar dari 8 penjuru angina dari Medan ndak perlu ke Bukliottinggi bisa melingkar ke Lb Basuang, Pariaman, padang mungkin ke Jawa, jadikan Agam Belahan Barat ini menjadi daerah pertanian dan produk handal lainnya sesuai dengan kekayaan hutannya Bagian Timur Agam jadikan seperti yang diuraikan diatas dan siap pula menyambut kebutuhan Provinsi tetangga Riau baik kepulauan maupun daratan Nan Bukittinggi silahkan membangun di Agam Tuo kan ndak paralu dengan statement pemekaran kota Bukittinggi tetapi samo samo membangun di Agam Tuo nan marupokan bagian dari Kabupaten Agam (kik tinggi koto rang agam....., lagu lamo nan manjalehkan kik tinggi bukan koto rang Kurai, kik tinggi jo kurai babeda tetapi menyatu tak dapt dipisahkan dan tidak menimbulkan konflik (mengurangi rasa memiliki yang terlalu besar), lanjutkan warna ko ka Agam Tuo, Kurai Limo Jorong ndak bisa jadi anam, tujuah dst tatap 5 jorong tetapi Kik Tinggi bisa manjadi laweh secara emosional ka Agam Tuo, ma no sumangaik saciok bak ayam sadanciang bak basi, tatungkuik samo makan tanah tatilantang samo minum aia............. Sabash Agam, Sabash Kiktinggi & sabash SUMBAR, mafri bijak mambangun nagari ndak usah banyak banyak program karajo cukuik 2-3 sajo tetapi mempunyai multiplayer effect na kuaik misalnyao meningkatkan kualitas Pendidikan (1), peternakan & Pertanian (2) dan Perumahan (3) (1)Menjadikan Agam pusat Pendidikan berkualitas Nasional dan bertaraf Internasional akan melahirkan generasi yang tangguh & tahan uji --> bisnis menunjang pendidikan ini banyak dan Insya Allah akan berkembang ujuang ujuang no lapangan kegiatan ekonomipun berkembang, rumah kos lembaga kursus, percetakan, penerbit, pusat penelitian & pengembangan Pendidikan, IT center dll......... subhanallah (2)Menjadi Pusat Perikanan & Pertanian lingkungan kegiatan ekonomi yang masya Allah sangat mungkin ikut berkembang pulo, badan penelitian, sertifikasi, produk kemasan jangka panjang bisa di buang keluar SUMBAR, pabrik/industri menampuang CPO Riau manjadi sesuatu yang siap dipasarkan (3)Pembenahan Perumahan berujung kepada penataan tanah baik pribadi, ulayat, pemerintah (masalah tanah di Sumbar sangat spesifik) dan dunsanak awak memiliki rumah sehat sampai kakampuang kampuang ketek, tantu dengan program perumahan ko kito mampu mamanusiakan manusia serta berdampak kepada Penataan pertanahan, pembuatana sarana PAM, Listrik, sungai sungai ketek untuak irigasi dan pembangkit tenaga listyrik kecil2an didesa desa tertentu Efek raksasa dari tigo program ko adolah terujudnya secara alami daerah yang akan menjadi pusat perhatian public ditetangga sebelah, Riau Sumut, Jambi, Sumsel, manjadi kota alternative untuak berehat, disiko ado pulo dampak urang untuak membenahi tampek tampek wisata banyak hutan manduang di Kaluang Tirta sari juo di kaluang TILKAM masih belun terjamah, ngalau kamang antah baalah kiniko nantinyuo tantu paralu dikembangkan, pembuatan taman safari di Palupuah dan menutup kabun binatang di kik tinggi otomatis manjadi prioritas pulo dek rang Kurai kik tinggi Pembenahan Pembangunan kota bukittinggi nan mampu manyadiokan ruang parker oto ndak kadai petak sajo kasado lantaino banyak nan bisa dikambangkan kok sinergi ado di antaro pamimpin wak ko, berfikir "out of the box" io paralu pak Bupati pak Wali dan dunsanak dunsanak ambo di Agam Tuo Wassalam Azizar Aras Baraguang Ameh/61 Pertemuan sekitar 100 orang lebih masyarakat Agam Timur, yang terdiri dari Walinagari, ketua BPRN, ketua KAN, tokoh masyarakat dan pemuda, Senin (15/10) lalu di SMAN 1 Tilatang Kamang menghasilkan beberapa kesepakatan. Di antaranya menggalang apsirasi tentang Agam Tuo kedepan dan membentuk kepanitian pembentukan Agam Tuo, serta melahirkan tim sembilan yang akan menjembatani aspirasi masyarakat yang ada di Agam Tuo. <!--[if !vml]--><!--[endif]-->Upaya perjuangan terealisasinya Kabupaten Agam Tuo sebagai hasil pemekaran Kabupaten Agam merupakan mata rantai keinginan masyarakat di Agam Tuo selama ini. Di mana keinginan pemekaran Kabupaten Agam sebenarnya telah diawali sejak bergulirnya reformasi, sejalan dengan keinginan warga untuk kembali menata kehidupan bernegara yang lebih demokratis. Sebelum dicanangkannya Otonomi Daerah yang ditandai dengan lahirnya UU 22 Tahun 1999, warga Agam Tuo atau Agam Timur yang tergabung dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) telah menyampaikan aspiranya kepada pihak pemerintah. Hal ini kemudian semakin mengkristal dalam sebuah keinginan bersama seluruh warga, yang ditampung dan disalurkan oleh Badan Koordinasi Anak Nagari Agam Tuo yang kemudian berubah nama menjadi Lembaga Koordinasi Penampung dan Penyalur Aspirasi Anak Nagari Agamtuo (Limbago AGAMTUO) dengan surat pernyataannya No.03/BK-ANAT/ 9/1999 tanggal 22 September 1999. Namun, dengan lahirnya UU 22 Tahun 1999, dikeluarkanlah oleh Pemerintah Pusat PP 84 Tahun 1999 yang ditandatangani BJ Habibie (Presiden RI yang sedang demisioner saat itu), dengan sendirinya beralihlah perhatian masyarakat untuk menyikapi segala akibat dari pelaksanaan PP tersebut. Sejalan sikap warga untuk menolak PP 84 1999 tersebut diharapkan pula adanya konsekwensi pemerataaan pembangunan dan dekatnya pelayanan pemerintah terhadap masyarakat, serta rentang kendali administrasi pemerintahan dalam upaya pembinaan yang bermuara pada pemberdayaan segala aspek kehidupan masyarakat. Dari kenyataan yang dialami oleh masyarakat di Agam Tuo, ternyata persoalan-persoalan yang menyangkut hajat orang banyak tetap mengalami kekecewaan, sehingga wacana dan aspirasi yang telah dimulai oleh Limbago Agamtuo semenjak 1999 untuk pemekaran Kabupaten Agam kembali mengemuka sebagai alternatif atau solusi guna kemaslahatan anak nagari berada di pinggiran Kota Bukittinggi dan yang tersebar di pedusunan nagari-nagari di Agam Tuo. Karena, ibarat kata pepatah "Mengharap hujan dari langit, air di tempayan ditumpahkan" adalah suatu kenyataan pahit yang dirasakan rakyat Kabupaten Agam khususnya yang mendiami sekitar kawasan lereng Gunung Merapi, Singgalang maupun di kaki dan punggung Bukit Barisan. Setidaknya, hal ini ditandai dengan pertemuan Wali Nagari, BPRN, KAN dan tokoh masyarakat lainnya dengan Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Agam pada 5 Januari 2007 di Kantor Pusat Pelayanan Masyarakat Jl. Veteran 79 (Jirek) Bukittinggi. Suatu hal yang menjadi agenda penting saat itu sekaligus menjadi landasan selanjutnya lahirnya "Panitia Terbentuknya Kabupaten Agamtuo" sekarang ini adalah, adanya keinginan bersama peserta pertemuan untuk pemekaran Kabupaten Agam. Dasar pikiran dari kronologis sejarah perjuangan ke arah pemekaran Kabupaten Agam atau terbentuknya Kabupaten Agamtuo ini, adalah atas pertimbangan beberapa permasalahan yang sangat urgen. Signifikansi dari beberapa persoalan kedaerahan itu setidaknya adalah spirit Otoda, di mana titik tolak demokratisasi dan percepatan pembangunan di tanah air adalah mendekatkan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat. Dalam kenyatannya, dengan kepindahan Ibukota Kabupaten Agam ke Lubuk Basung sama sekali justru bertolak belakang dengan fungsi Otoda tersebut. Sehingga untuk urusan pemerintahan harus mengeluarkan ongkos, dan waktu yang sangat tersita. Belum lagi resiko dalam perjalanan. Hal serupa juga sangat dirasakan kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), terutama para guru Sekolah Dasar (karena Guru SD umumnya tersebar di pelosok pedusunan karena penyebaran SD Inpres pada masa Orde Baru) untuk berurusan segala sesuatu yang berhubungan dengan tugas dan kesejahteraannya ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Agam di Lubuk Basung kesulitannya juga sangat dirasakan sekali. Pada sisi lain, Pemkab Agam telah membuat kantor perwakilannya dengan nama kantor "Pusat Pelayanan Masyarakat" di Jalan Veteran 79 (Jirek) Bukittinggi, yang diperuntukkan untuk melayani berbagai keperluan masyarakat dan PNS di Agam Timur. Namun kenyataannya, tidaklah menyelesaikan masalah di samping tidak adanya tata aturan hukum di Indonesia yang mengatur untuk adanya pemerintahan perwakilan/perwalia n pada Pemkab/Pemko atapun semacam Kantor Pembantu Bupati seperti pada zaman Orde Baru. Sebaliknya, justru karena tidak ada landasan hukum tersebutlah maka kantor tersebut bernama "Pusat Pelayanan Masyarakat" dan bukan kantor "Perwakilan Pemerintah Kabupaten Agam", meskipun kantor tersebut difungsikan sebagai perwakilan Pemkab Agam untuk wilayah Agam Timur, namun karena keterbatasan SDM, Sarpras dan sebagainya, akhirnya masyarakat terpaksa juga berurusan ke pusat kota kabupaten di Lubuk Basung. Demikian pula halnya dengan adanya pelimpahan wewenang bupati terhadap camat-camat, juga tidak dapat melayani masyarakat secara maksimal, karena kepastian realisasi suatu urusan tersebut juga tergantung di tangan dinas terkait di Lubuk Basung. Apalagi kalau urusan dan keperluan masyarakat tersebut harus langsung ditangani Bupati. Misalkan SIUP, SITU dan sejenisnya, ternyata kekuatannya di mata hukum masih lemah, meskipun tidak dikatakan 'tidak laku' sebagai dasar pijakan mengembangkan bisnis masyarakat. Sebaliknya, dengan jauhnya rentang kendali untuk pembinaan kecamatan dan nagari-nagari oleh dinas-dinas terkait tidaklah maksimal. Begitu juga efektifitas dan efisiensinya juga sangat jauh dari yang diharapkan. Daratan Kabupaten Agam luasnya mencapai 2.230,30 km atau 5,29 persen dari luas Sumatera Barat 42.229,04 km, terdiri dari perbukitan dan dataran rendah yang sangat mempengaruhi pola hidup masyarakatnya. Berdasarkan Social-History, masyarakat Agam terdiri dari masyarakat Agam Tuo (Kecamatan Baso, IV Angkat Candung, Candung, Tilatang Kamang, Kamang Magek, Palupuh, Banuhampu, Sungai Puar, IV Koto dan Malalak) sebagai penduduk asli daerah darek dan penduduk yang berada di wilayah Barat. Sehingga dalam kultur Timur Minangkabau adanya ungkapan antara daerah 'darek' dan 'rantau'. Jadi secara kultur yang menjadi ciri di Kabupaten Agam antara masyarakat darek di Agam Tuo dan masyarakat rantau di belahan Barat adalah subkulutur Minangkabau yang tidak dapat disamakan dan dipersamakan. Kondisi ini juga mempunyai pengaruh kepada karakter dan SDM nya. Secara sosial Politik, istilah Agam Barat dan Agam Timur sebagai penunjuk batas geografi di Kabupaten Agam selama ini telah menjadi sebuah isu politik. Hal ini antara lain ditandai cara penetapan daerah pemilihan legislatif dalam Pemilu dan Pilkada di Agam. Misalnya bagi kandidat Bupati dan Wakil Bupati dalam mencari pasangan, jika Bupati-nya berasal dari Agam Timur maka biasanya dia akan mencari Wakilnya dari Barat, dan sebaliknya guna mengakomodir perolehan suara. Secara tidak langsung, disadari atau tidak, isu yang telah berubah ujud menjadi dikotomi tersebut pada awalnya sebagai konsumsi politik untuk mendapatkan dan mempertahankan legitimasi kekuasaan dan politik itu sendiri telah berakibat terjadinya defresiensi di tengah keberagaman dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Agam. Setidaknya, isu Agam Barat dan Agam Timur tersebut telah membawa dampak kecemburuan sosial kepada aspek keadilan pada dinas-dinas dan instansi pemerintah di Kabupaten Agam. Pemerataan pembangunan dan terutama pula pada aspek sosial ekonomi karena bersentuhan langsung dengan potensi hidup dan kehidupan masyarakat. Permasalahan lain yang menjadi pendorong semangat pemekaran Kabupaten Agam ini adalah keberadaan wilayah Agam Tuo pada posisi silang dan sebagai gerbang arus masuk dan keluarnya masyarakat dari Sumatera Utara, Riau dan Jambi. Sementara dari sisi sosial ekonomi, daerah Agam Tuo sejauh ini alamnya tidaklah banyak mengandung bahan mineral atau bahan tambang lainnya, namun masyarakatnya lebih banyak hidup sebagai petani, peternak, saudagar yang ditopang oleh 'home industri' berupa kerajinan konveksi dan sulaman/bordiran serta produk makanan ringan. Sehingga terkenallah Bukittinggi dari sisi sentra kerajinan rumah tangganya ke se-antero nusantara bahkan sampai ke negeri jiran dan manca negara. Dari data statistik yang menghidupi Kota Bukittinggi dari sisi ekonomi dan perdagangan tersebut 85 persen adalah penduduk yang berasal dari Agam Tuo, dan hasil produksi rakyat Agam Tuo sendiri. Prospek pertumbuhan perekonomian ini secara tidak langsung sangat didukung oleh letak Agam Tuo berada pada posisi silang antara Padang-Pekan Baru, Padang Medan, dan Medan-Jambi serta kota-kota kecil di sekitarnya, seperti Padang Panjang, Solok, Payakumbuh, Bangkinang, Lubuk Sikaping dan Binjai. Sedangkan dari sektor lapangan kerja, dengan berdirinya Kabupaten Agamtuo sudah dapat dipastikan akan terbukanya lapangan pekerjaan baru dan atau setidaknya akan dibutuhkan penambahan tenaga kerja (SDM), yang diasumsikan akan semakin tumbuh dan berkembangnya para investor dalam membangun ekonomi. Terjaminnya rasa aman masyarakat karena dekat dengan pihak keamanan dengan fungsinya sebagai pengayom, pembina sekaligus sebagai wadah kontrol terhadap masalah-masalah yang akan merongrong keberlangsungan NKRI. Maka, pertemuan kelompok penggagas dengan Wali Nagari, BPRN, KAN, Cerdik Pandai dan Pemuda, Senin (15/10) di SMA 1 Tilatang Kamang menyimpulkan tetap menolak pemberlakuan PP 84 Tahun 1999 tentang pemekaran Kota Bukittingi ke sebahagian wilayah Kabupaten Agam (Agam Timur). Kemudian menginginkan lahirnya Kabupaten Agamtuo sebagai hasil pemekaran Kabupaten Agam, dan segera dibentuknya sebuah kepanitiaan sebagai satu-satunya wadah yang akan memperjuangkan pemekaran Kabupaten Agam dan berdirinya Kabupaten Agamtuo dengan nama "Panitia Kerja Pembentukan Kabupaten Agamtuo". _____ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia <http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http:/id.yahoo.com/> yang baru! __._,_.___ Messages in this topic <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/message/2564;_ylc=X3oDMTM1 ZGQxdmVtBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARt c2dJZAMyNTY0BHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTE5NTM4MjAyNgR0cGNJZAMyNTY0 > (1) Reply (via web post) <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/post;_ylc=X3oDMTJxajFlYWQ4 BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARtc2dJZAMy NTY0BHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTE5NTM4MjAyNg--?act=reply&messageNu m=2564> | Start a new topic <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/post;_ylc=X3oDMTJmOWNjZG5m BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDZnRy BHNsawNudHBjBHN0aW1lAzExOTUzODIwMjY-> Messages <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/messages;_ylc=X3oDMTJmcTE0 ZzA2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMD ZnRyBHNsawNtc2dzBHN0aW1lAzExOTUzODIwMjY-> | Files <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/files;_ylc=X3oDMTJnZDlsNG5 hBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDZnR yBHNsawNmaWxlcwRzdGltZQMxMTk1MzgyMDI2> | Photos <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/photos;_ylc=X3oDMTJmcXBrbn N1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDZn RyBHNsawNwaG90BHN0aW1lAzExOTUzODIwMjY-> | Links <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/links;_ylc=X3oDMTJnNHE5cG5 iBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDZnR yBHNsawNsaW5rcwRzdGltZQMxMTk1MzgyMDI2> | Database <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/database;_ylc=X3oDMTJkMXZt YjA2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMD ZnRyBHNsawNkYgRzdGltZQMxMTk1MzgyMDI2> | Polls <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/polls;_ylc=X3oDMTJnOWxsZXZ 2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDZnR yBHNsawNwb2xscwRzdGltZQMxMTk1MzgyMDI2> | Members <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/members;_ylc=X3oDMTJmMDA5c TE4BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDZ nRyBHNsawNtYnJzBHN0aW1lAzExOTUzODIwMjY-> | Calendar <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/calendar;_ylc=X3oDMTJlOWo0 Y3FsBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMD ZnRyBHNsawNjYWwEc3RpbWUDMTE5NTM4MjAyNg--> Yahoo! Groups <http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlZWJ1YXBoBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkA zE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTE5N TM4MjAyNg--> Change settings via the Web <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/join;_ylc=X3oDMTJnZjA3Mzdp BF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDZnRy BHNsawNzdG5ncwRzdGltZQMxMTk1MzgyMDI2> (Yahoo! ID required) Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest <mailto:[EMAIL PROTECTED]:% 20Digest> | Switch format to Traditional <mailto:[EMAIL PROTECTED] very%20Format:%20Traditional> Visit Your Group <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang;_ylc=X3oDMTJlbDI1YjdzBF9TA zk3NDc2NTkwBGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDZnRyBHNsa wNocGYEc3RpbWUDMTE5NTM4MjAyNg--> | Yahoo! Groups Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> | Unsubscribe <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Recent Activity * 7 New Members <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang/members;_ylc=X3oDMTJnYWt2c HUxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDd nRsBHNsawN2bWJycwRzdGltZQMxMTk1MzgyMDI2> Visit Your Group <http://groups.yahoo.com/group/SaudagarMinang;_ylc=X3oDMTJmZDVwbmlvBF9TA zk3MzU5NzE0BGdycElkAzE3MzA4NjE0BGdycHNwSWQDMTcxMTE5NzA3OARzZWMDdnRsBHNsa wN2Z2hwBHN0aW1lAzExOTUzODIwMjY-> Yahoo! Finance It's Now Personal <http://us.ard.yahoo.com/SIG=12j1h9qut/M=493064.10729649.11333340.867457 8/D=groups/S=1711197078:NC/Y=YAHOO/EXP=1195389226/A=4507179/R=0/SIG=12de 4rskk/*http:/us.rd.yahoo.com/evt=50284/*http:/finance.yahoo.com/personal -finance> Guides, news, advice & more. Fitness Edge on Yahoo! Groups <http://us.ard.yahoo.com/SIG=12jdp6u77/M=493064.11135487.11710473.867457 8/D=groups/S=1711197078:NC/Y=YAHOO/EXP=1195389226/A=4776373/R=0/SIG=11k0 23rmb/*http:/advision.webevents.yahoo.com/endurancezone/> Learn how to increase endurance. Yahoo! Groups HD The official Samsung <http://us.ard.yahoo.com/SIG=12j02nrge/M=493064.10972170.11554072.867457 8/D=groups/S=1711197078:NC/Y=YAHOO/EXP=1195389226/A=4706130/R=0/SIG=11f8 fj6tf/*http:/tech.groups.yahoo.com/group/samsunghd/> Y! Group for HDTVs and devices. . <http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=17308614/grpspId=1711197078/ msgId=2564/stime=1195382026/nc1=4507179/nc2=4776373/nc3=4706130> __,_._,___ _____ Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. <http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http:/www.yahoo.com/r/hs> --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Jika anda, kirim email kosong ke >>: berhenti >> [EMAIL PROTECTED] Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] digest: >> [EMAIL PROTECTED] terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
