From: Boby Lukman
Sent: Monday, November 26, 2007 5:22 PM
 

Assalamualaikum...Sanak Mantari Sutan dan Dunsanak lainnya di RN..

 

Pertama membaca postingan ini..bukannya bangga yang saya rasakan, namun
sedih, marah dan kecewa...saya sedih karena begitu mudahnya kita memberikan
gelar kepada seseorang yang bukan anggota keluarga kita..begitu mudahnya
kita menebar gelar kepada orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan
kita...

 

 

St.P Berkomentar:

Begitu besarkah harga gelar di rang awak itu? Apa ada syarat tertentu bagi
seseorang yang mau diberi gelar? 

 

Malah, ada ketentuan adat di kampuang, malah dapat memberikan "suku", kepada
orang yang mau mengaku kemenakan. Adat ini dinamakan malakok.

 

Bagi saya, yang bukan ahli apa-apa ini, tidak ada masalah memberi gelar
kepada siapa saja, asal ada manfaatnya. Pemberian gelar kepada Gubernur
Lampung, jelas ada manfaatnya bagi warga Lampung keturunan Minangkabau.

 

Kemudian ada manfaatnya buat kampung di Ranah, paling nggak, pemberian gelar
itu berbiaya, ada pembelanjaan uang di ranah, uang yang berasal dari rantau.
Ini berarti menambah devisa buat ranah, sehingga akan menambah uang beredar
di ranah. Makin banyak peredaran uang maka "iduik makin lapang" kata orang
ekonom.

 

Yang saya heran, kenapa ya kita selalu berfikiran negatif saja atas apa yang
dilakukan orang. Apa ada kerugian buat kita. Kalau ada kerugian ya coba
komplain secara resmi, baik resmi secara hukum psitif maupun resmi secara
adat. Biar keluar energi positif untuk pengembangan adat itu sendiri.

 

Ini katanya lho (The Secrets). Kalau kita selalu berfikiran negatif, maka
energi negatif itu akan selau tersimpan dalam alam bawah sadar kita,
sehingga lama-lama akan menyebabkan kehidupan kita jadi negative.

 

Kalau nggak percaya, coba teliti dalam pergaulan, orang yangselalu tidak
bersetuju dengan orang lain, maka dia akan mempunyai kesilitan dalam
berteman.Bila teman sudah kurang sekali maka dunianya akan sempit. Pepatah
ranah: duduak surang basampiksampik, duduak basamo balapanglapang. Orang
yang tidak atau sedikit teman maka akan susah hidupnya. Apa lagi setelah
pension. Mau bukti, bagi pekerja boleh buktikan dengan pensiun dulu.

 

Beribu maaf, berpendapat agak lain.

 

Salam

St.P 54


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: 
[EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke