Dunsanak sapalanta
Masalah kereta api adalah masalah NASIONAL MPKAS mancubo nan ketek dulu Baa
caronyo KA di Sumbar jan sampai mati Sakali mati SUSAH hiduik kembali Di
Jakarta dan Surabaya alah dipersiapan jaringan nan idial sekali seabad yang
lalu oleh Belanda MATI Kini kelabakan Banyak contoh lain Ambo masih mengalami
pupuk karateh semen perkebunan batu baro diaankut kereta api dengan merepa
punya lok gerbong sendiri Kini 18 km truk bus dan kendaraan lainnyo antre
manunggu di Bakahuni Sedangkan ado jalur ka sampai minimal sampai Palembang
dan Lubuk Linggau Rakyat keluh kesah minyak bumo Sia nan peduli
Alah tau menurut perhitungan tahun 2014 kalah perbandingan pertumbuhan jalan
raya dan pertumbuhan kendaran masih seperti sekarang urang ounyo mobil akan
hanya untuk dihidupkan mesinnyo
Di DKI pitihnyo sagarobak Baa nasib daerah lain nan {ADnyo cukuik makan sajo
Sumatra Barat akan dimulai dengan KA wisata dulu sebagai langkah awal Sebagai
urang kereta api ambo sanagat terharu semangat adiak dan anak anak ambo nan
mudomudo Nofrin Kurnia cs indak ado latar belakanhg kereta api Dengan duit
sendiri bo;ak balik
MOHON dengan manyusun jari nan sapuluh jan sampai dipatahkan semangat mereka
Chaidir N Latief
Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamualaikum w.w.,
Tarimo kasih Ajo. Insya allah ambo serius kok utk mundur kalau belum juga
bergerak KA Wisata kita ini. Kalau belum juga muncul indikasi akan jalan, mau
sampai brp lama lagi kita "buang waktu dan biaya" utk mendorong itu. Walaupun
rasanya ambo dan kawan2 MPKAS belum optimal berkorban untuk itu. Apalagi jika
dibandingkan dg rekan-rekan kita di IRPS, siang malam mereka fokus memikirkan
renovasi KA. Milis mereka penuh dg "diskusi dan kerja nyata" utk KA...
Justru krn bkn jabatan publik, lebih murah costnya. Kalau itu jabatan publik,
brp puluh milyar lagi tuh biaya Pilkada ulang. Makanya pejabat yang gagal di
Indonesia tidak ada yang mundur, krn mereka justru memikirkan rakyat. Makin
miskin rakyat nanti kalau dibuat pemilihan baru lagi ha..ha...
Wassalam,
Nofrins
----- Original Message ----
From: dutamardin umar <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Sunday, November 25, 2007 2:33:16 AM
Subject: [Wisata Minang] [EMAIL PROTECTED] KA Wisata Padangpanjang Dipertanyakan
Alaikumsalam dinda Nof dan sanak lainnyo.
Salut ambo malihat perjuangan adiak ambo Nofrins nan indak kenal
lelah dan menyerah. Tapacak aia mato ambo mambaco niat mundur
dari sekjen MPKAS, kalau KA Wisata tak meluncur waktu PB 2008.
Sebenarnya itu indak perlu. Seban jabatan sekjen itukan bukan jabatan
publik. Cuma kerja sukarela. Jadi tak perlulah pakai mengundurkan diri.
Dulu itu ajokan cuma bagarah. Justru nan mamacik jabatan publik
pemegang keputusan yang seharusnya meletak jabatan kalau tak
mampu bekerja.
Dengan keterlibatan DPRD janganlag kita menaryh harapan yang
terlalu tinggi, melihat kinerja mereka selama ini. Kalau berhasil
bersyukurlah awak. Kalau indak samo maklum sajolah.
Wassalam
ajoduta
Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
Andi & Dunsanak kasadonyo,
Thanks atas dukungannya. Koreksi sedikit, tp dampaknya besar. MPKAS diminta
buat surat bukan utk mencairkan dana. Tetapi MPKAS diminta membuat surat ke
Ketua DPRD Sumbar, Komisi III & IV tembusan Gubernur utk mempresentasikan
segala aspek ttg KA Wisata ini. Kalau KA utk Pariwisata, Dewan insya allah
mendukung kata beliau. Tetapi KA Bandara, nanti dulu. Terlalu besar biayanya
dan belum tepat untuk dimulai saat ini. Itu pendapat Dewan. Jadi kalau
presentasi ini nanti bisa meyakinkan Dewan, persetujuan utk mengucurkan dana
perbaikan bantalan KA Wisata sebsar Rp. 1 milyar ini bisa dilakukan secepatnya.
Saya juga ingatkan bahwa dulu sebetulnya sudah ada dari MPKAS (Kurnia) yg
presentasi di DPRD. Sangat bagus responnya waktu itu. Tapi beliau yang juga
membidangi termasuk Pariwisata belum tahu rupanya. Makanya yang akan datang ini
akan dibuat lebih serius dan lebih formal sehingga diharapkan akan keluar
keputusan Dewan.
Saya tadi sore ketemu beliau selama 1 jam disalah satu Hotel berbintang 5
gara-gara tulisan dan foto di halaman depan Harian Padeks ini. Ada seseorang
yang bersimpati dan membukak "pacokian" kito ke beliau. Sehingga tiba2 saya
diminta menghadap beliau langsung sore tadi jam 4. Krn ambo alah diluar rumah,
tapaso mambana krn ambo masih pake celana jeans belel dan Polo Shirt sajo.
Masih untung setengah jam sblmnya ambo masih sempat mencetak foto2 seukuran 10R
4 buah: KA Wisata di Lembah Anai, Poster Pulang Basamo 2008, Brosur Pulang
Basamo 2008 dan "Vandel" MPKAS. Beruntung file foto2 tsb ada di dlm Flash Disk
ambo di kantong.
Masih agak asing beliau mendengar rencana Pulang Basamo 2008. Semakin kaget
ketika ambo tunjukkan Poster PB2008 tsb. Tetapi responnya sangat positif dan
lgs memberikan bbrp saran. Belum selesai itu, ambo kejutkan lagi beliau dg info
bahwa kita dapat bantuan Stasiun Radio FM dari Radio Nederland utk edukasi
Mitigasi Gempa yg sudah mulai mengudara uji coba sejak 1 minggu lalu di Padang
Panjang. Frequency 107,8 FM. (cerita Radio ini, nanti terpisah lagi lah.
Panjang juga soalnya...).
Anggota Dewan yang saya temui tadi sore itu adalah orang yang "membantai"
KaDisHub dalam pengusulan KA Bandara dan KA Wisata sebelumnya. Makanya sebelum
bertemu, saya telpon dulu Pak KaDisHub tsb menanyakan status terakhir waktu
presentasi di DPRD tsb. Siang tadi KaDisParBud juga telpon saya mengatakan
bahwa sedang di Bandung dg BA-1. Ada diskusi soal anggaran tahun depan. Skln
saya titip lebih utk PB2008 dan rencana acara 1000 Penari Songket di Ngarai
Sianok atau Lembah Harau, utk menyalurkan ide Mas Johan Backir, wakil Ketua
MAPPAS membuat sejarah di Sumbar. Beliau bilang belum ada, baru utk acara
menerima para Pesilat Seluruh Dunia yang masuk katanya. Yang jago buat
proposal, tolong segera diajukan. Apakah nanti jadi diterima atau tidak, urusan
nanti. Yg penting usaha dulu. Wakil Kadispar tadi juga merespon melalui sms
bahwa beliau siap ikut mendampingi ke DPRD katanya. Alhamdulillah. ..
Selesai pertemuan tadi, saya langsung telpon KaDisHub 2x, tapi gak diangkat.
Lalu Kadivre KAI Sumbar. Beliau menyambut gembira dan siap mendampingi maju ke
DPRD nanti. Saya minta agar Kadivre menyiapkan data2 rencana perbaikan tsb.
Senin ini Kadivre akan ke Jkt dan koordinasi dg Direktur PT KAI. Tapi terselip
juga pertanyaan Kadiv tadi: "Kok jadi KAI yang disalahkan Padeks...?". Saya
jawab: "SMS saya semua isinya sama ke semua orang. Tapi wartawan punya cara
sendiri menginterpretasikan nya...". Saya gak tahu apakah beliau pusa atau
tidak dg jawaban saya.
Malam ini juga saya terima sms respon dan harapan dari BA-1 thd rencana
presentasi ke DPRD ini agar bisa segera bisa terwujud keinginan kita untuk
mengaktifkan lagi KA ke Sawahlunto.
Sekaligus saya juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan media
cetak yang telah mendukung perkembangan yang saya sampaikan melalui SMS yang
saya kirimkan. Semakin luar biasa apresiasi saya ketika menerima balasan SMS
dari salah satu redaktur harian di Padang sbb: "Samo2 bang. Wak bangun sumbar
basamo..".
Semoga perkembangan ini juga merupakan doa dan obat buat orang tua kita Pak
Chaidir, promotor utama membangkitkan KA di Sumbar. Amin. Rencananya beliau
besok sudah bisa pulang kerumah anak beliau di Jakarta.
Sekian dulu. Mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Saya manusia
biasa yang masih banyak kekurangan disana sini. Terima kasih.
Wassalam,
Nofrins St. Batuah / 47
Sekjen MPKAS
http://mpkas. west-sumatra. com
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---