Semoga berguna info berikut ini..
   
  Salam 
   
  DanY

ola michel <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Kepada: forahmi <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED],
unparhukum91 <[EMAIL PROTECTED]>,
"James Purba SH." <[EMAIL PROTECTED]>, Rini Riani <[EMAIL PROTECTED]>
Dari: ola michel <[EMAIL PROTECTED]>
Tanggal: Wed, 5 Dec 2007 20:59:13 -0800 (PST)
Topik: [forahmi] Fw: BBM dari air laut

        ----- Forwarded Message ----
From: galih permadi <bumblebee6p13@ yahoo.com>
To: sansa <[EMAIL PROTECTED] com>
Sent: Tuesday, December 4, 2007 5:33:20 PM
Subject: Fw: BBM dari Air Laut ditemukan Orang Indonesia (Laporan dari
UNFCCC 2007-Bali)

JAWA POS Jumat, 30 Nov 2007 

Penemu Blue Energy Warga Nganjuk 

Berbahan Dasar Air, Dipamerkan dalam Konferensi PBB

NGANJUK- Tak banyak yang tahu, 

penemu bahan bakar blue energy yang sedang dikampanyekan Presiden
Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata berasal dari Nganjuk. Dia adalah
Joko Suprapto, warga Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso. 

Kemarin, tim uji coba kendaraan berbahan bakar tersebut mengunjunginya.
Mereka dipimpin staf khusus Presiden SBY, 

Heru Lelono. Rombongan itu dalam perjalanan dari Cikeas, Bogor menuju
Nusa Dua, Bali, tempat digelarnya United Nation Framework Conference on
Climate Change (UNFCCC) 2007. 

"Luar biasa. Ini mobil Mazda Six punya Patwal Mabes (Polri) yang bisa
berkecepatan 240 kilometer per jam ini kami coba lari 180 kilometer per
jam tanpa ada persoalan. Jadi, moga-moga apa yang kita uji coba ini
benar-benar bermanfaat. Insya Allah," ujar Heru begitu turun dari Ford
Ranger B 9648 TJ.

Untuk diketahui, pertemuan kemarin berlangsung di salah satu hotel di
Nganjuk. Rombongan Heru tiba sekitar pukul 09.00. Mereka mengendarai
lima unit kendaraan untuk menguji bahan bakar berbahan dasar air
tersebut.
Yakni, dua pikap double cabin Ford Ranger, satu sedan Mazda 6, satu
bus, dan satu truk pengangkut blue energy. 

Sebelumnya, rombongan dilepas oleh Presiden SBY, Minggu lalu, dari
kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor. Rencananya, blue energy itu
juga akan
dipamerkan kepada dunia dalam UNCFCCC atau Konferensi Kerangka Kerja
PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali .

"Kita ingin membuktikan kepada dunia internasional bahwa kita bukan
bangsa kere yang terombang-ambing harga minyak dunia. Bangsa Indonesia
bisa menemukan (bahan bakar, Red) sendiri," tandas Heru bangga.

Kepada puluhan wartawan yang sejak pagi menunggu kedatangan rombongan,
Heru mengungkapkan bahwa bahan bakar hasil penelitian belasan tahun
Joko itu sangat irit. "Sekitar satu lima belas (1 liter dibanding 15
kilometer, Red). Tadi kami mencatat, untuk menempuh 374,5 kilometer,
hanya
butuh 25 liter," tutur staf khusus Presiden bidang otonomi daerah itu.

Selain hemat dan mampu meningkatkan performa kendaraan, lanjut Heru,
keunggulan bahan bakar tersebut adalah rendahnya emisi karbon yang
dihasilkan. Ini sesuai dengan pesan UNFCCC yang digelar 3-14 Desember
mendatang.

"Sudah dicoba sendiri oleh Bapak Presiden. Beliau kemarin sempat duduk
di belakang knalpot bus ini sambil menciumi asapnya. Paspampres
(pasukan pengamanan presiden) sempat kerepotan takut Presiden
karacunan, tapi
tidak. Coba saja," tantangnya. 

Penasaran, Wakil Bupati Nganjuk Djaelani Ishaq yang kemarin ikut
menyambut kedatangan rombongan langsung mencoba mencium asap dari moncong
knalpot bus. "Sama sekali tidak ada baunya," kata Djaelani setelah
berkali-kali setelah mengisap asap tersebut. 

Ditemani Joko, Heru kemarin juga mengungkapkan bahwa untuk memakai blue
energy, mesin tidak perlu dimodifikasi. "Sama sekali tidak perlu ada
modifikasi apa-apa. Ini kami bawa mobil berlainan tahun, semua bisa
pakai," tandasnya. 

Bahkan, lanjut Heru, ada yang sebelumnya menggunakan solar dan di
tengah jalan langsung diganti 100 persen dengan blue energy.
"Mobilnya malah
semakin tidak ada getaran," lanjutnya bangga.

Sementara itu, Joko Suprapto yang selama ini terkesan misterius soal
kedekatannya dengan SBY, kemarin mulai blak-blakan. Terutama soal
aktivitasnya sebagai peneliti dan penemu blue energy. Dia bahkan sempat
sedikit membeber teknologi yang mulai ditelitinya sejak 2001.

"

Intinya adalah pemecahan molekul air menjadi H plus dan O2 min. Ada
katalis dan proses-proses sampai menjadi bahan bakar dengan rangkaian
karbon tertentu," terang peneliti yang mengaku mengambil ide dari ayat2
Alquran itu. 

Untuk mesin dengan bahan bakar premium, solar, premix, hingga avtur,
Joko mengaku telah menyiapkan bahan bakar pengganti sesuai dengan
mesinnya. "Tinggal mengatur jumlah rangkaian karbonnya. Mau untuk mesin
bensin, solar, sampai avtur ya sudah ada," kata ayah enam anak itu.

Yang menarik, 

bahan dasar air yang digunakan adalah air laut. "Kalau air tanah bisa
menyedot ribuan atau jutaan meter kubik. Kasihan masyarakat, paling
bagus nanti bahannya air laut," terang pria yang selalu menyembunyikan
identitasnya, termasuk almamater tempatnya meraih gelar insinyur, itu.
(jie) 
    
---------------------------------
  Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.  

__._,_.___   Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new 
topic 
  Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
  
   
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 

      Recent Activity
    
      2
  New Members

Visit Your Group 
      Y! Messenger
  Quick file sharing
  Send up to 1GB of
  files in an IM.

    Official Samsung
  Yahoo! Group for
  supporting your
  HDTVs and devices.

    Curves on Yahoo!
  Share & discuss
  Curves, fitness
  and weight loss.



  .

 
__,_._,___                         

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: 
[EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke