para dunsanak
   
  Iko;ah yang paralu jadi  perhatian nan modo mudo Urang datang indak melihat 
kemajuan nan dicapai tapi ado apo kok uramg Minang kini raja kaki lima Apo nan 
awak  banggakan Kalau bicaro mengenai beberapa toloh yang dibanggakan beberapa 
anak mudo di melis  ko seperti Firdaus Basko Asril Das dan tokoh nan ado dalam 
buku SSM07 dll   mereka nyata nyata mengatakan mereka tidak paralu pjian Justru 
seperi Basko Firdaus bakaukiking maajak maniru dan mentempurnakan apo nan 
permah dialaminyo  Dakam kedudukan kito MUMPUNG ado  kesempatan baa kito 
mangaja ketiggalan  Banyak juo nan mido mudo walau ketek  tapi positif dan 
kreatif Mainformasikan lowongan kerja mainformasikan kerja sama mainformasi 
belajar dilua negro dan  lan lain Apakan cara ini tidak perlu dokembangan 
mengejar ketinggalan kia
  Chaidir N Latief 

auliah azza <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  mungkin para beliau-beliau itu suka melihat kaki lima yang isinya orang 
Sumbar, Pak Nofrins.

Mereka bidang penertiban, berarti berurusan dengan K5. K5 itu didominasi sama 
orang Sumbar. Beberapa waktu lalu, dimilst ini pernah memberitahu soal 
pengusuran K5 di DKI Jakarta. 

Wah, hebat yach setengah dari orang Sumbar ada di DKI .... pantes kampuang ambo 
kalau bukan hari rayo idul fitri sepi bona. Tapi kalua hari rayo, panuah 
saparti pasar malam ....

  On Dec 8, 2007 3:28 PM, Yulnofrins Napilus < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
        Assalamualaikum ww

Satu lagi pe-er Pemda Sumbar dan mungkin pe-er kita semua juga adalah bagaimana 
mengurangi jumlah orang Minang merantau ke Jakarta...? Bagaimana meningkatkan 
ekonomi di Sumbar...?

Barusan saya diinform temen bahwa 2-4 Desember lalu, 15 orang anggota DPRD DKI 
dg staff2nya dari Komisi A (Bidang Penertiban, dll.) berkunjung ke Sumbar 
bertemu dg DPRD Sumbar utk mendiskusikan, bagaimana mengurangi jumlah eksodus 
orang Sumbar ke DKI. Krn DKI katanya melihat bahwa penduduk Sumbar sktr 5 juta 
jiwa, tetapi 2,5 juta nya ada di DKI. Kelihatannya mereka mau membantu Sumbar 
mencarikan jalan keluarnya agar orang Sumbar tidak perlu keluar Sumbar, 
khususnya ke DKI untuk bekerja dan menetap. 

Ada gak dunsanak yang tahu tentang isu ini....? Ada yg punya angka/statistik yg 
lebih tepat? Apakah orang Sumbar sudah membuat susah DKI...?  

Mudah-mudahan bukan itu alasannya. Mungkin aja sebetulnya mereka ingin 
jalan-jalan menikmati indahnya alam Ranah Minang sampai ke Bukittinggi... Krn 
sebagian besar Anggota Dewan tsb alah terlalu acok bana mancaliek foto-foto 
keindahan Sumbar di www.west-sumatra.com ha..ha... 

Wassalam,
Nofrins



  
---------------------------------
  Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
  






-- 
http://auliahazza.com/
http://auliahazza.belajar-islam.com/




       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: 
[EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke