Mamak, uda , uni, dunsanak sadonyo, 
Menarik juo carito sejarah ttg babalah tsb, ambo berpendapat bisa jadi itulah 
bentuk awal dari perantauan orang minang.

Menurut tambo, kumpulan pertama komunitas minang bermula di seputaran dataran 
tinggi Agam, antah yg disebut Agam tuo, atau sekitaran pariangan padang 
panjang. Konon dari sana mereka mulai menyebar ke area yg kita kenal dg istilah 
luhak nan tuo ( Agam, limapuluh koto, tanah datar ). Entah lah mana yg lebih 
senior diantara ketiga luhak tsb.

Tapi ketiga luhak di dataran tinggi agam itulah yg banyak dikenal sebagai , 
sentral ranah minang di masa lalu, dg pusat seputaran bukitinggi – 
padangpanjang - batusangkar.
Jaman dulu, masih ada semacam anggapan bahwa mereka yg berasal dari seputaran 
agam, sebagai lebih tinggi kedudukan nya di banding mereka yg tersebar jauh.

Sebagai contoh, ayah ambo yg berasal dari canduang , dekat bukittinggi arah ke 
baso – payakumbuh, saat akan menikah dg ibunda yg berasal dari palembayan . 
Sebagian orang2 tua di canduang seperti agak melarang karena menganggap orang 
palembayan yg jauh di balik bukit dekat hutan, “peradaban” nya lebih rendah 
dari canduang misalnya. ( itu mah cerita jaman dulu )
Kemudian menyebar ke luhak2 yg lain nya  ( saat ini mungkin kabupaten ), jadi 
kalau dulu dari bukittinggi ke padang sudah dianggap merantau pula.

Demikianlah seterus nya sampai timur ke arah bangkinang riau , ke selatan arah 
jambi.
Namun, masih menjadi pertanyaan mengapa ekspansi nya tak begitu jauh ke arah 
utara 
( tanah batak ) , padahal ke arah timur, sampai ke seberang laut, negeri 
sembilan.

Komunitas minang yg merantau tsb, di tempat perantauan nya mengembangkan 
entitas budaya tersendiri, mengacu ke ranah minang atau mengembangkan varian 
baru.

Sebenarnya banyak nya orang minang yg merantau ke Jakarta misalnya adalah 
bentuk actual dari pola lama tsb. Saking banyak nya orang minang di Jakarta, 
dan mengembangkan varian komunitas tersendiri , sebenarnya sudah tak bisa lagi 
dianggap kalau kita pergi ke Jakarta sebagai merantau.
Untuk saat ini yg nama nya merantau, mungkin kalau pergi ke luar negeri, spt 
Australia, amerika, eropa, negeri arab dll.

Jadi ada semacam tambah melebarnya migrasi orang minang yg berasal dari pola 
babalah tsb, namun sayang nya bentuk budayanya tak berkembang mandiri, semisal 
orang minang di negeri sembilan Malaysia.

Orang2 minang di Jakarta / bandung, terutama generasi kedua ( semisal anak2 
ambo ) sudah tak merasa lagi sebagai orang minang. Bisa jadi orang minang di 
rantau spt di kota2 besar pulau jawa, hanya bertahan 1 generasi yaitu mereka yg 
lahir di minang . Sedangkan anak2 keturunan nya, sudah tak lagi mendapatkan 
pola budaya minang, walau masih bisa kita lihat dalam karakter nya spt 
pemberani, pintar ngomong, banyak protes dll. Minang seolah telah menjadi masa 
lalu bagi mereka.

Sabananyo awak pai ka dunia maya ko ( internet ) semacam pengembaraan pula, 
walau hanya pikiran kita yg terbang, tak seluruh badan, tak sepenuh hati
Sehingga terbentuk pula semacam pola baru, karakter orang minang di dunia maya, 
dimana berbeda jauh dg dunia nyata.
Semisal di milis ini ambo like sejak dulu , jarang yg bisa bertahan lama, turn 
over nya ( keluar masuk ) sangat tinggi. Kita ingin seperti di dunia nyata 
dimana silaturahmi bisa bertahan lama, tapi ternyata tak bisa berlaku di dunia 
maya, semacam milis rantaunet ini. 
Sabana nyo ambo rindu bana, ingin basuo baliak yo dunsanak2 di milis ko nan 
sering berkumpul sekitar thn 2003 di Jakarta,. Tapi ternyata memang beginilah 
dunia  maya, susah sekali menjaga keakraban dan kedekatan di dunia maya, tapi 
jangan diratapi, karena demikianlah ada nya. Ke dunia maya kita tak masuk 
sepenuh hati, hanya angan2 yg melayang di sini, kemudian terbang lagi entah 
kemana.

Satu hal nan ambo fahami dari sejarah orang minang, ialah tingginya tingkat 
adaptasi dan perubahan, yg tetap bertahan mungkin karakteristiknya. Orang 
minang saat ini berbeda dg yg dulu, pikiran urang gaek jauh beda yo pikiran 
anak mudo kini, itulah dinamika nyo.

Sampai ambo pado kesimpulan, bagi ambo kini minang adalah warisan logika dan 
pola pikir nya yg khas, semacam falsafah “Alam terkembang jadi guru” dan 
falsafah2 hidup lain nya yg kontinyu sepanjang masa.

Sedangkan hal2 spt budaya, adat istiadat, bahasa dll, akan selalu berubah 
karena di sana lah dinamika orang minang, mimpi untuk selalu seperti dulu, akan 
membuat kita semua bagaikan terkungkung dalam nostalgia masa lalu yg tidak 
produktif.

Nampaknya kita perlu menemukan sebuah definisi baru ttg minang dan orang minang 
, karena memang dari dulu memiliki sifat yg dinamis

Ondeh, maaf kok jadi pai kama2 carito jadi nyo, sakian dulu dari ambo mohon 
dimaafkan kalau ada nan tasilap

Salam hangat dari tengah keheningan kebun teh gunung Malabar yg berselimut kabut
Bandung selatan 

Hendra Messa ( 37 )
http://hdmessa.wordpress.com
http://hdmessa.multiply.com
http://www.flickr.com/photos/hdmessa

-------------

Oleh : Marthias Pandoe, Wartawan Senior
 
 HAMPIR setiap nagari di Sumatera Barat, satu kaum
 dari suku Tanjung
 misalnya punya balahan di nagari lain. Bisa saja
 dalam satu wilayah
 kecamatan, atau satu wilayah kabupaten, atau satu
 wilayah propinsi.
 Contohnya orang Tanjuang Saba atau Banda Buek turun
 dari Solok. Orang
 sekitar Lubuk Minturun dan Sungai Lareh Keamatan
 Koto Tangah Padang,
 konon sebagian berasal dari Koto Sani, juga di
 daerah Solok.
 
 Sebagian orang sekitar Kampung Dalam-Pariaman,
 kabarnya berasal dari
 Bukittinggi/Agam. Di Sicincin ada pepatah yang
 menyatakan: Ikua darek
 kapalo rantau. Orang dari kawasan Batusangkar
 babalahan ke Payakumbuh.
 Beberapa kaum dari Kayu Tanam datang dari Jao
 Padangpanjang. Dari
 Kecamatan Matur berbagi ke salingka Danau Maninjau
 dan Palembayan.
 Balahan adalah pecahan satu kaum yang mendiami satu
 kampung, yang
 tempo doeloe sudah padat dan sawah ladang yang
 mereka garap makin
 sempit. Kaum ini mengambil putusan untuk berbagi
 menyebar ke tempat
 lain, yang masih tersedia tanah garapan. Sekarang
 namanya mungkin
 transmigrasi lokal-spontan.


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke