ANAK MANUSIA KORBAN POLITIK (5)

Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
 
Nan nomor 5 ariko. sarupo dibawahko potongan caritono.....
 
Caritoko kini ambo latakan pulo di
 
http://lembangalam.multiply.com dan www.palantalembangalam.blogspot.com 
 
5. SAUDARA KEMBAR
 
......................................
 
Dimulainyalah kehidupan baru di kampung.  Sebahagian besar kampung dan nagari 
sudah berada dibawah kontrol tentara APRI. Tentara PRRI makin menghindar ke 
hutan-hutan. Dengan kondisi seperti itu, Burhanuddin kembali menggeluti usaha 
lamanya, berdagang tembakau di Paya Kumbuh.
 
Semua berjalan lancar-lancar saja. Meskipun pada awalnya perdagangannya sangat  
mundur dibandingkan dengan sebelum pecah perang, tapi sedikit demi sedikit 
geliatnya terasa makin membaik. Burhanuddin tetap tinggal di kampung dan 
mengurus perdagangannya bolak balik dari kampung ke Paya Kumbuh. Ada terbersit 
di hatinya untuk pindah menetap di Paya Kumbuh sementara, tapi selalu saja 
ditunda-tundanya. Rasanya belum habis rasa rindu kepada keluarga dan saudara 
kembarnya sesudah berpisah sekitar tujuh bulan.
 
Lalu terjadilah mala petaka itu. Pada suatu malam, lewat tengah malam pintu 
rumahnya diketok orang dan namanya dipanggil. Suara yang memanggil itu 
dikenalnya. Itu adalah suara seorang temannya di pasukan. Burhanuddin tidak 
berprasangka apa-apa. Dia bangun dan membukakan pintu. Empat orang tentara 
PRRI, teman-temannya sepasukan tempohari masuk secara kasar.
 
Burhanuddin mempersilahkan orang-orang itu duduk. Mereka terlihat sangat kasar, 
tidak sama seperti waktu dulu ketika masih sama-sama di hutan. Yang satu 
bercarut-carut di tengah malam buta itu mengatakan bahwa Burhanuddin 
pengkhianat. Istrinya yang terbangun dan ikut keluar mendengar suara 
ribut-ribut, didorong tentara itu agar kembali masuk kamar. Istrinya sangat 
ketakutan dan mendengar saja dari dalam kamar apa yang terjadi diluar. Tentara 
yang satu orang masih saja bercarut-carut dan menuduh. Burhanuddin kaget 
mendengar tuduhan seperti itu. Dia masih mencoba membantah dengan mengatakan 
bahwa dia telah ditinggalkan ketika dia dalam keadaan sakit di tengah hutan. 
Jadi bukan dia yang berkhianat. Keempat orang itu memaksa dia agar sekarang 
ikut lagi ke hutan bersama mereka. 

....................................
 
Catatan
 
Sebuah cerita fiktif. Kesamaan nama dengan nama yang sebenarnya dalam cerita 
ini bukanlah disengaja. Cerita ini  masih sedang dalam proses kelanjutannya.
 
Lembang Alam
 

Nan langkok caliak di http://lembangalam.multiply.com dan 
www.palantalembangalam.blogspot.com 




Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.





Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.


Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Selalu mematuhi Peraturan Palanta RantauNet lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-palanta-rantaunet
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: 
[EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount

-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke