Assalamualaikum Wr.Wb. yth. Ibu2/ Bapak2 sarato para Dunsanak di Palanta. Dek Damam Perhubuangan, amba layangkan baritonyo. Sila pambaco2 nan budiman mambaco dan mambuek kasimpulan masiang2.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX Haryo Damardono | Nasru Alam Aziz | Jumat, 3 Februari 2012 | 00:07 WIB MONTREAL, KOMPAS.com — Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono di sela-sela kunjungan kerja ke kantor International Civil Aviation Organization (ICAO) di Montreal, Kanada, Kamis (2/2/2012), menjajal kereta bawah tanah Metro Montreal. Naik dari Stasiun Bonaventura, transit di Stasiun Berri Quam, Bambang turun di Stasiun McGill, salah satu kawasan pendidikan di Montreal. Kemudian, kembali ke hotel dengan naik dari Stasiun McGill transit di Lionel Groulx untuk kemudian turun di Stasiun Square-Victoria. "Cukup nyaman, masih ada ruang untuk berdiri, meski kita menaikinya saat jam sibuk," ujar Bambang. Dengan hanya ditemani dua staf kedutaan, juru bicara Kemhub Bambang S Ervan, dan Atase Perhubungan (sekaligus Wakil Indonesia di ICAO) Agoes Soebagio, Bambang naik dan mengamati dengan detail Metro Montreal. "Wah, goncangannya sangat besar ya," ujar Bambang. Metro Montreal yang terinsiprasi oleh Paris Metro memang menggunakan kereta dengan desain ban karet. Jadi seolah, Metro Montreal merupakan rangkaian bus yang berjalan di bawah tanah. Namun dengan goncangan tersebut, penumpang terlihat tak terganggu karena Metro Montreal merupakan sarana transportasi massal tepat waktu yang dapat diandalkan. Dengan suhu permukaan di Kota Montreal mencapai -10 derajat celsius, Metro Montreal juga merupakan sarana bertahan dari cuaca pada musim dingin. Metro Montreal, yang dioperasikan oleh Société de transport de Montréal (STM), telah mulai beroperasi sejak 14 Oktober 1966. Pada awalnya, Metro Montreal mengoperasikan 26 stasiun, yang terbagi dalam tiga jalur terpisah, tetapi kini dioperasikan dengan 68 stasiun dalam empat jalur dengan panjang total 69,2 kilometer. Tiap hari Metro Montreal melayani 1,11 juta pergerakan per penumpang, lebih tinggi dari KRL Jabodetabek dengan hanya sekitar 500.000 penumpang per hari. Padahal, penduduknya kurang dari 2 juta orang. XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX Kasimpulan ambo, pak Wakia Mantari iko kabanyo basis disiplinnyo Sipil ITB, kudian hinggo S3 Planologie di Berkeley. Biasonyo, manuruik pengetahuan ambo, sarjana Sipil nan bagian Konstruksi (Structural Designer Eng.) tanpa mahetong lah tahu kalau mambuek trowongan itu maha, memang technically feasible tapi economically maha bana maupun ecologically merusak. Ataukah inyo urang nan fan fanatik ka tekenik murni tanpa kaikan ekonomie, atau memang orang planologie yang kurang paham struktural, dek iko bukan bidangnyo kooweeh. Atau apo mukasuik baliau, menJAJAL Metro tasabuik, Wallahualam, nan pasti tantu sajo Metro Montreal buatan Paracih dek Montreal kan wilayah Francophonie. Kalau ambo indak lupo mantan president Parancih Valéry Giscard d'Estaing, hilang pamornyo dek mangikrarkan " Viva la France..." disiko. sakitu sein lah dulu ota ota dari ambo. Wassalam, Muljadi Ali Basjah -- Empfehlen Sie GMX DSL Ihren Freunden und Bekannten und wir belohnen Sie mit bis zu 50,- Euro! https://freundschaftswerbung.gmx.de -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
