Sabtu, 11 Februari 2012 21:23 WIB | Dibaca 1136 kali Batusangkar, Sumatera Barat (ANTARA News) - Atraksi anak nagari "pacu jawi" atau balap sapi di atas areal berlumpur di Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, diburu sejumlah fotografer mancanegara. Jadi, jika Madura punya karapan sapi, maka andalan Tanahdatar adalah pacu jawi itu.
"Ini perkembangan luar biasa karena hari ini hadir hampir mencapai 300-an fotografer, di antaranya dari Singapura, Taiwan, Malaysia, India, dan Jerman untuk mengabadikan momen pacu jawi," kata Pengurus Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar, Nofrin Napilus, di Tanahdatar, Sabtu. Ia menjelaskan, fotografer mancanegara tersebut hadir hanya ingin menyaksikan secara langsung dan mengabadikan momen pacu jawi. Maka itu, pacu jawi sekarang ini tidak lagi hanya gelaran setempat, karena setiap digelar selalu ada wisatawan luar negri yang datang. Tugas selanjutnya, kata Napilus yang ikut mendorong pacu jawi menjadi ikon pariwisata itu, pihak terkait agar dapat menjadikan area atraksi menjadi lebih nyaman untuk dinikmati oleh wisatawan maupun fotografer. "Karena fotografer yang memotret pacu jawi tidak terlepas dari lumpur, pasti mereka terkena lumpur, namun tempat membersihkannya tidak ada selain air aliran sawah," tambahnya. Ia juga menyarankan, baiknya kawasan tempat gelaran pacu jawi dapat ditata dengan rapi, terutama bagian tempat berjualan pedagang agar juga dapat dinikmati wisatawan luar. Selain itu, jadwal digelarnya pacu jawi juga diharapkan bisa diatur, karena kini sudah digelar setiap bulan sehingga pengunjung bisa bosan. Sementara itu, pada kesempatan sama, fotografer hobi dari Singapura Pingky mengaku dirinya tertarik datang ke Sumbar memotret pacu jawi karena tidak ada atraksi seperti itu di tempat lain. Pingky menggambarkan kondisi sapi yang berlarian dengan jokinya di atas bekas sawah dengan lumpur yang berciprat-cipratan sangat menakjubkan. (KR-IWY) http://m.antaranews.com/berita/296912/pacu-jawi-diburu-fotografer-mancanegara Wassalam Nofend | 35-L | Cikasel Sent from Pinggiran JABODETABEK® -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
