Di daerah Sidinginan- Tanah Putih Rokan Hilir ikan paweh/tawes nan ditangkok di Sungai Rokan mereka jamua utk dikeringkan dan dijua samo jo maco sapek nan banyak juo disitu
Kalau ikan mati itu indak habih diserap pasar, mungkin caro pengeringan dijamua dibawah cahayo mato ari atau diasap jadi ikan salai seperti ikan selais/baung rancak juo dilakukan Karano masih ado nilai ekonomisnyo dari pado dibiakan busuak nan malah marusak ekosistem pulo --TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "Nofend St. Mudo" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 11 Feb 2012 23:11:02 To: RN - Palanta RantauNet<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Puluhan Ton Ikan di Danau Maninjau Mati Masalah yang terus terulang setiap tahun.. Lagi.. Dan lagi.. -------- Minggu, 12 Februari 2012 05:25 WIB Foto : Dok MI/ip AGAM--MICOM: Petani keramba jaring apung di Danau Maninjau, Agam, Sumatra Barat, merugi sekitar Rp1,2 miliar akibat puluhan ton ikan mati terkena tubo balerang atau racun belerang. Sekretaris Badan pengelola Kawasan Danau Maninjau (BPKDM) Kabupaten Agam Kasman di Lubukbasung, Sabtu (11/2) mengatakan dengan asumsi harga ikan Rp16.000,00 per kilogram, kata dia, mereka merugi sekitar Rp1,2 miliar. Namun, kerugian yang dialami petani bervariasi, mulai dari Rp10 juta sampai Rp100 juta. Jenis ikan yang mati akibat racun belerang itu, diantaranya ikan nila, ikan mujahir, dan mas. "Kemungkinan jumlah ini akan bertambah karena untuk saat sekarang baru dua dari sembilan nagari yang membudidaya ikan ini," katanya. Kasman mengatakan, setelah angin kencang pada hari Kamis (9/2), kodisi air di permukaan danau berwarna putih dan berbau belerang. Salah seorang petani, Hendra mengatakan bahwa dirinya tidak sempat panen karena ikan yang ada di keramba jaring apungnya sudah membenam ke dasar keramba. "Saya tidak sempat untuk memanen ikan ini karena semuanya membenam dalam keadaan mati. Akibat tubo balerang ini, saya mengalami kerugian Rp40 juta dari 40 petak keramba jaring apung," katanya. Di tempat terpisah, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Agam Ermanto mengatakan bahwa kematian ikan ini akibat angin kencang yang terjadi pada Kamis malam sehingga membuat naiknya permukaan air yang menyebabkan udara di permukaan air menjadi hampa. "Ini disebabkan karena amoniak sisa pakan yang terpendam di dasar perairan ini menjadi naik," katanya. (Ant/OL-04) http://m.mediaindonesia.com/index.php/read/2012/02/12/297850/126/101/Puluhan_Ton_Ikan_di_Danau_Maninjau_Mati?utm_medium=twitter&utm_source=twitterfeed Wassalam Nofend | 35-L | Cikasel Sent from Pinggiran JABODETABEK® -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
