Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Bung Armen, Ajo Duta dan seluruh dunsanak nan elok hati yang kami hormati.

Terlebih dahulu kami mengaturkan terima kasih atas segala perhatian yang 
diberikan berkenaan dengan bencana banjir bandang / banjir galodo yang menimpa 
kenagarian Simpang dan Alahanmati.

Sebagai informasi untuk para Rantau-Netter catatan sementara bencana tersebut 
menimpa:


1. Rumah penduduk                174 buah (>100 rusak berat)
2. Los Pasar                                 4 unit rusak berat

3. Rumah ibadah                          6(1 unit ludes/habis disapu banjir)

4. Jembatan                                13 

5. Sawah dan kebun                221 HA
6. Irigasi                                       18
7. Puskesmas                               1

8. SD                                              1 

9. Jalan Kabupaten                  500 m
10. Jalan Negara                      250 m
11. Mesin Penggilingan padi       1 unit (habis disapu banjir)


Angka-angka tersebut dikutip dari akun Riza Syafni Eriza pegawai Dinas 
Kependudukan Pemda Kab. Pasaman yang mengutip dari data sementara Posko Pemda 
Kab. Pasaman

Sementara itu padi (gabah) milik warga yang dititipkan di healer (mesin 
penggilingan padi) tersebut di atas sebanyak kurang lebih 50 ton juga habis 
ludes disapu oleh banjir galodo tersebut bersamaan dengan mesin penggilingan 
padi yang sudah tinggal tanah bekasnya itu.

Yang amat disayangkan adalah bahwa gabah atau padi milik penduduk tersebut 
seyogiya sebagai persedian menjelang datangnya musim panen yang diperkirakan 
antara 60 - 80 hari yang akan datang.

Akan halnya maksud Bung Armen untuk turun langsung ke nagari tersebut kami 
mengaturkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi. Namun kami juga 
menyarankan agar maksud baik tersebut sebaiknya diurungkan saja, karena dalam 
beberapa hari ini sebagian dari para perantau Simpang yang tinggal di Sumbar 
dan sekitarnya sudah banyak yang mengambil cuti dan terjun langsung membantu ke 
lapangan. Demikian juga beberapa mahasiswa kami juga sudah ada yang turun ke 
lapangan memberikan bantuan kepada para pihak terkait yang menanggulangi 
masalah bencana ini.

Kepada para dunsanak kami Rantau-Netter yang terpanggil untuk meringankan 
penderitaan para korban bencana baik moril dan materil terlebih dahulu kami 
mengucapkan terima kasih dan bila nanti bantuan yang terhimpun itu sudah mau 
disalurkan nanti dapat menghubungi kami dan akan kami beritahukan ke nomor 
rekening mana dan atau nomor rekening siapa yang dapat dipakai sementara untuk 
memfasilitasi bantuan itu untuk dapat disampaikan kepada yang berhak dan patut 
menerimanya. Dan insyaallah dalam hitungan detik bantuan tersebut akan sampai 
ditangan admin jaringan kami di lapangan dengan ongkos yang juga sangat rendah. 


Sementara kami sendiri akan tetap berada di Jakarta mengatur dan mengontrol 
komunikasi dengan para perantau kami yang berada diberbagai penjuru, karena hal 
yang demikian tidak mungkin dilakukan dari daerah (maksudnya dari lokasi 
bencana) karena berbagai hambatan.

Akhirul kalam kepada seluruh dunsanak yang peduli sekali lagi kami mengaturkan 
banyak terima kasih.

Wassalam,

Ambiar Lani
Jakarta - Bekasi,

HP: 081382996295,  08158312054,  Telepon: 02188987840.-
e-mail: [email protected].


________________________________
 From: ajo duta <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Saturday, February 25, 2012 4:00 AM
Subject: Re: [R@ntau-Net] Galodo Hantam Pasaman Ratusan Rumah Hanyut
 
Sanak dermawan RN,

Kalau ado tagarak hati ka mambantu musibah di Pasaman ko melalui YPRN,
silahkan. Iko noreknyo Yayasan Palanta RantauNet; Rek No. 0221919932
Bank BNI '46.

Semoga Allah mambaleh sebagai amal ibadah. Amin.

On 2/24/12, Armen Zulkarnain <[email protected]> wrote:
>
>
> Assalamualaikum wr wb
>
> Angku, mamak, bundo sarato adi dunsanak sapalanta RN nan ambo hormati,
> Nagari Simpang & Nagari Alahan Mati di kec. Simpati nan ko adolah kampuang
> dari pak Dt Masdar nan bamukim di Bengkulu sarato pak Ambiar Lani di
> Jakarta. Ambo turut berbelasungkawa mandaga kaba buruak nan ko. Kok mungkin
> ado nan bisa dipabuek oleh RN atau YPRN, dek ambo baru sajo pulang dari
> Pariaman sajam nan lalu, insya Allah jo tanago sarato wakatu ambo siap
> untuak turun ka nagari mantun, baa gak ati?
>
> wasalam
>
> AZ/lk/33th/caniago
> asa nagari Kubang, 50 Koto
> babako ka Canduang Koto Laweh, Agam
>
>
>
> ________________________________
>  Dari: Nofend St. Mudo <[email protected]>
> Kepada: [email protected]
> Dikirim: Kamis, 23 Februari 2012 9:23
> Judul: [R@ntau-Net] Galodo Hantam Pasaman Ratusan Rumah Hanyut
>
> Tanggal 23 February 2012
>
> Pasaman, Singgalang
> Bencana banjir bandang atau galodo melanda Kecamatan Simpati, Pasaman.
> Sedikitnya lima jorong luluh lantak dibuatnya. Diperkirakan ratusan
> rumah warga rubuh dan sebagian lainnya hanyut, termasuk satu unit
> mobil milik PT Pos.
> Suasana di daerah bencana itu mencekam. Gemuruh galodo tengah malam
> masih terdengar. Pandangan mata amat terbatas, sebab malam benar-benar
> gelap. Hujan terus turun, sementara listrik padam total.
> Di tengah kegelapan pada Rabu malam (22/2) kemarin, sekitar pukul
> 21.45 WIB, pekik histeris dan isak tangis terdengar pilu. Terlihat
> warga mondar-mandir mencari anggota keluarganya.
>
> Bencana banjir yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, selain
> meluluhlantakkan lima jorong juga menghanyutkan sejumlah kendaraan
> roda dua dan roda empat serta ternak dan merubuhkan satu jembatan.
> Namun hingga berita ini dikirim belum diketahui adanya korban jiwa.
> Menurut salah seorang warga Simpati, Afrizal (30) kepada Singgalang,
> bencana itu terjadi akibat longsornya Bukit Macang, yang berada persis
> di ulu
> Batang Buluah. Sebelumnya daerah itu diguyur hujan lebat selama dua jam
> lebih.
> Akibat longsoran perbukitan tersebut, selain membawa air bah juga
> sekaligus membawa material tanah dan pasir serta kayu bekas tebangan
> ke aliran sungai, sehingga Batang Buluah meluap menjadi-jadi, warga
> menyebutnya galodo.
> Galodo tersebut muncul secara tiba-tiba, setelah beberapa saat warga
> mendengar adanya suara gemuruh dan dentuman yang diperkirakan
> bersumber dari longsoran
> Bukik Macang tersebut.
>
> Perkampungan yang disapu bencana itu antara lain Kampung Sianok,
> Melayu, Sawah Laweh, Pasa Simpang, Kampuang Anau, Jorong Marambuang
> dan Simpang Tigo. Yang terparah Pasa Simpang. Di sini nyaris semua
> rumah penduduk dan los pasar selain hanyut tak sedikit pula yang
> rubuh.
> Sampai tadi malam sejumlah warga masih terlihat berbondong-bondong
> mengungsi untuk menyelamatkan diri dengan mencari tempat ketinggian.
> Salah satu jorong yang menjadi sasaran pengungsian warga yakni Jorong
> Kampuang Padang.
> Bupati Pasaman H. Benny Utama, serta pihak terkait lainnya begitu
> mendapat informasi langsung turun ke lokasi. Hingga tadi malam Benny,
> terlihat larut dengan warga korban bencana banjir di lokasi
> pengungsian.
> Humas Pemkab Pasaman, Budi Hermawan melaporkan, jumlah korban belum
> diketahui. Masyarakat mengungsi ke bukit-bukit di tengah guyuran
> hujan. Sementara gemuruh galodo terdengar menakutkan.
>
> Hujan turun sejak pukul dua siang dan galodo mulai menggila sejak
> pukul 18.00 WIB.
> Galodo sebesar sekarang pernah terjadi pada 1980-an. Bupati Benny
> telah menelepon gubernur untuk minta bantuan. Di lokasi juga terlihat
> Kapolres, Joko Purnomo. (216)
>
> http://hariansinggalang.co.id/galodo-hantam-pasaman-ratusan-rumah-hanyut/
>
> --
> Wassalam
> Nofend | L-35 | CKRG
>
> --
> .
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke