Yang saya tahu, model analisis dengan ekonometrika yang dipakai oleh sekelompok peneliti ekonomi itu adalah menggunakan simulasi yang isinya, jika kenaikan harga BBM sekian terjadi kenaikan angka kemiskinan menjadi sekian persen. Lalu, dilanjutkan dengan simulasi, setelah subsidi dikurangi (dengan menaikan harga BBM) dikeluargkan dana kompensasi sekian triliun maka kemiskinan kembali turun menjadi sekian. Diantara pilihan-pilihan besaran dana kompensasi itu, nanti ada angka yang besarannya bisa menurunkan angka kemiskinan. Itu teori yang dipakai sekelompok ekonom yang terlalu mendewakan model ekonometrika mereka. Mungkin model ini dijadikan lagi alat dan pembenaran oleh Pemerintah untuk membuat kebijakan yang akan diambil pada 1 April 2012 ini.
TETAPI, saya sejak tahun 2005 menolak kebenaran metode tersebut untuk memperkirakan angka kemiskinan. Alasan saya, model itu miskin dengan asumsi, atau mengabaikan asumsi-asumsi yang juga perlu, seperti asumsi tentang perilaku politik elite, kesempurnaan kelembagaan, keandalan birokrasi, dan sebagainya. Model ekonometrika yang dipakai itu akhirnya terbukti gagal meramalkan angka kemiskinan. Tahun 2006, angka kemiskinan ternyata naik dari 16,4% pada tahun 2005 menjadi 17,5% pada tahun 2006. Padahal, Dana Kompensasi sudah dikeluarkan sebesar yang direkomendasikan setelah menggunakan model ekonometrika tadi. Begitu sedikit dari saya untuk Ajo Duta. Salam, Andrinof A Chaniago 2012/3/8 ajo duta <[email protected]> > Analisa kenaikan BBM > > Ada yg punya analisa dan menyimpulkan bahwa kenaikan harga BBM > dapat mengakibatkan jumlah rakyat miskin turun…?!</3 > > Kayak yg dibilang **sensor** “Bahwa dengan adanya korelasi kenaikan > BBM sebesar 10% > dapat menurunkan jumlah rakyat miskin sampe 14%”.</3 > > “Penurunan jumlah rakyat miskin ini bisa mencapai 100%, > apabila kenaikan BBM tersebut mencapai 100%. atau bahkan lebih” > >:O </3 :/ :'( :& >=) X_X > > Contoh Analisanya ssb: > 1. Harga BBM naek, tadinya rakyat miskin yg naek Bis sekarang jadi jalan > kaki… > trus ketabrak sama metro mini yg ngebut karena nguber setoran trus mati. > >:O </3 :/ :'( :& >=) X_X > > 2. Tadinya rakyat miskin makan sehari 1x > trus jadi makan 1x tapi untuk 3 hari (karena daya belinya turun)… > Lama2 mati kelaparan > > 3. Tadinya rakyat miskin pada saat sakit masih bisa beli obat generik… > trus karena BBM naek jadi nggak bisa beli lagi… akhirnya mati. > >:O </3 :/ :'( :& >=) X_X > > 4. Ada rakyat miskin yang jadi strees… mikirin BBM yg naek, > saking mikirnya… ampe lupa makan dan minum … > akhirnya mati juga > > 5.Ada rakyat miskin yg kreatif dan berinisiatif… > buat menuhin kebutuhan dia nyolong bebek tetangga… > ketengkep, digebukin masa…. Ampe mati juga > >:O </3 :/ :'( :& >=) X_X > > 6. Atau rakyat miskin td ketangkep > tapi nggak digebukin dan diserahin ke ktr polisi, > eh... di penjara dia gantung diri… mati juga > >:O </3 :/ :'( :& >=) X_X > > 7. Atau yg nyolong bebek td lolos alias nggak ketangkep, > tapi bebeknya penyakitan… lantas bebek curiannya itu dimakan… > akhirnya kena flu burung… mati juga > > >:O </3 :/ :'( :& >=) X_X > > Langkah pemerintah mau naekin BBM sudah cukup tepat… > hanya saja naeknya masih kurang tinggi > (katanya kisaran Rp.1000-1800/liter) > Coba kalo dinaekin tinggi2… (Rp.20.000/liter) > pasti makin cepat lagi pengurangan rakyat miskin di negeri ini. > Semoga pemerintah kita membaca analisa ini… > dan segera saja naekin tuh BBM > Just for info >:O </3 :/ :'( :& >=) X_X > > Dari Republik Antah Berantah > > -- > Sent from my mobile device > > Wassalaamu'alaikum > Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), > suku Mandahiliang, > lahir 17 Agustus 1947. > nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. > rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA > ------------------------------------------------------------ > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
