Aww. Ddn DY jo kawula Dunsanak Ranah jo Rantau nan dikasihi Allah, aaa) Batobatlah kapado Allah supayo kalua dari Krisis Multi Dimensional bangsoko. Secaro nampak di koran iyolah heibat suri teladan dst.nya
bbb) Kato rang awak nan di Yogya baiko bunyinyo :Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani ccc) Pahapus karingeik dingin dek benzin lah kanaik pulo. Hukum logika benzin naik harago, ongkos transportasi naik pulo, harago sambako maningkat pulo, dst.nya. Baliek ka pokok carito, oke2 sajolah seorang Leader berikan tuladan, tapi kato SBY santun dan baik2, ambiek rambuik didalam tapung jaan baserak sadoa nyo. Wassalam dan maaf kami, HAASMA. ________________________________ Dari: dedi yusmen <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Dikirim: Selasa, 20 Maret 2012 0:19 Judul: Re: [R@ntau-Net] Dahlan Iskan - Masuk Tol Gratis Apakah ini salah satu contoh keburukan diberangus dengan cara keburukan. Pergantian shift yang telat adalah salah, apapun alasannya dari Jasa Marga. Membuang kursi keluar adalah buruk Menggratiskan mobil masuk ke Tol, apakah baik??? Kesantunan dari Pemimpin yang sudah kurang... Akan dibalas pula oleh Kekurang Santunan dari Para Kawula.. Pantas berhukum Baik Hancur berhukum Buruk. Inikah yang menjadi tauladan kita???? Kebaikan yang kita lihat belum tahu itu sebuah Kebenaran Keburukan yang tampak belum tahu itu sebuah Ketidakbenaran Tapi.... Lakak men dulu.... bekoh dipikiakan... Tabik DY From: Dedi Nofersi <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Tuesday, 20 March 2012, 10:08 Subject: [R@ntau-Net] Dahlan Iskan - Masuk Tol Gratis detikcom - Jakarta, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sempat memperbolehkan mobil yang mengantri di pintu tol dekat Semanggi arah Slipi masuk secara cuma-cuma alias gratis. Ia menilai, jalan tol tersebut tidak melayani dengan baik sehingga tidak perlu membayar. Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Kementerian BUMN Faisal Halimi, lebi dari 100 mobil diminta lewat begitu saja di gerbang tol tanpa perlu membayar. Ia mengatur langsung arus mobil di pintu tol itu sendirian setelah sebelumnya membuka paksa gerbang yang tidak beroperasi. "Pak Dahlan langsung turun dari mobil dan memeriksa ternyata periksa dua loket masih kosong, hanya satu loket manual dan satu otomatis yang dibuka," kata Faisal kepada detikFinance, Selasa (20/3/2012). Setelah itu mantan Direktur Utama PLN itu masuk ke dua loket yang tutup dan membuang kursi yang ada di dalam. Lalu ia masuk loket satunya untuk juga membuang kursinya. "Tidak ada gunanya kursi ini," kata Faisal menirukan ucapan Dahlan. Sesaat kemudian, Dahlan melihat antrian tambah panjang. Secara cepat dia putuskan membuka penghalang pintu dan minta agar mobil yang antri segera masuk lewat loket kosong itu secara gratis. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 6.10 WIB. Dahlan yang hendak berangkat ke rapat koordinasi tiap selasa di kantor PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) itu mengamuk karena padatnya antrian di pintu tol yang seharusnya bisa dihindari jika seluruh loket tolnya dibuka. Baitulah kalau power dipagunoan. Bak cando power steering yang bafungsi, sahinggo manyetir oto taraso enteng...(dn) Dedi N - 50"Berusaha untuk Qona'ah" -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
