Bisa dikatokan hampia sadonyo pedagang di pasako urang awak. Kalau galeh tu diasuransikan, kerugian tantu bisa dihindari. Sayang urang awak alun "insurance minded"
-------------------------------------------- Pedagang Pasar Cipulir Merugi Pingkan E Dundu | Nasru Alam Aziz | Dibaca : 639 kali Rabu, 4 April 2012 | 21:44 PM  Suasana Pasar Cipulir, Jakarta Selatan yang lantai dasarnya terendam banjir, Selasa (3/4/2012). Banjir akibat luapan air Kali Pesanggrahan itu mengganggu aktivitas perdagangan di pasar tekstil tersebut. Photo: KOMPAS/PRIYOMBODO JAKARTA, KOMPAS.com -- Sebanyak 726 pedagang Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, merugi akibat banjir merendam pasar tradisional tekstil itu, sejak Selasa (3/4/2012). Setelah banjir surut, Rabu (4/4/2012), mereka mulai merapikan kios. Sebagian besar pedagang tidak bisa menyelamatkan barang dagangannya karena banjir datang begitu cepat pada dinihari. Puluhan kodi atau ratusan potong pakaian terendam banjir. "Saya datang merapikan dagangan pukul 01.00. Belum selesai dirapikan, eh banjir sudah masuk ke kios," kata Bakri, pedagang celana santai di kios B Lestari, Rabu. Peristiwa itu membuat Bakri tidak bisa menyelamatkan 20 kodi (1 kodi berisi 20 potong celana) miliknya yang diletakkan pada rak bagian dasar kiosnya. Satu kodi, biasanya dijual seharga Rp 400.000 - Rp 500.000. Samsir, pedagang pakaian anak-anak lelaki mengatakan, pesanan 20 bal (satu bal berisi 20 lusin) batal dikirim dua hari terakhir. Satu lusin pakaian anak dijual seharga Rp 700.000. "Seharusnya kemarin dan hari ini saya mengirim 20 bal pakaian ke daerah (Palembang dan Lampung), tetapi karena Selasa banjir dan Rabu ini masih berbenah, saya tidak bisa mengirim pesanan itu," jelas Samsir. Manajer PD Pasar Jaya Unit Pasar Besar Cipulir Johana Damar menjelaskan, 726 usaha berada di lantai dasar, terdiri dari 698 kios dan 28 konter. "Semua terendam banjir," kata Johana. -- Sent from my mobile device Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
