Berita Singgalang | Padang, Utama STOP PRES! Cakak Banyak di Padang Tanggal 10 April 2012 Padang, Singgalang Diduga tidak menerima lahannya diambil, Anak Nagari Pauh, Kota Padang cakak banyak, Senin (9/4). Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB membuat kawasan Pisang, Kecamatan Pauh mencekam. Ratusan orang terlihat berkelompok. Mereka ada yang mempersenjatai diri dengan berbagai senjata tajam dan benda-benda keras lainnya. Persoalan itu dipicu, saat kelompok Jamalus yang saat itu sedang melakukan rapat permasalahan limbah PT. Semen Padang di Yayasan Igasar Indarung, datang kelompok Anto cs dan melakukan intimidasi saat rapat itu berlangsung. Akibatnya, Jamalus menderita luka robek di bagian pipi, dan luka gores di bagian punggung, dibacok oleh kubu Anto cs. Salah seorang saksi mata Nandi (35), warga Pasar Baru kepada Singgalang mengatakan, se-belum kejadian itu kelompok Jamalus sedang melakukan rapat di Yayasan Igasar sekitar pukul 14.00 WIB. Kemudian datang segerombolan orang dari kelompok Anto cs dan melakukan intimidasi saat rapat berlangsung sehingga rapat dibubarkan. “Anto cs tidak menerima rapat itu, lantaran semenjak tahun 2008 hingga sekarang mereka yang mengambil proyek tersebut. Sebab, bukan mereka saja anak nagari, makanya kami merapatkan kembali masalah limbah PT Semen Padang itu,” kata Nandi kepada wartawan di Mapolresta Padang. Dikatakan, setelah itu rapat kembali dilanjutkan di Kantor KAN Pauh, Pasar Baru sekitar pukul 19.00 WIB dan kelompok Anto cs kembali mendatangi. Sesampai di Kantor KAN itu kelompok Anto cs kembali melakukan intimidasi kepada anggota rapat. Akibatnya peserta rapat tersulut emosi. Di sanalah puncak permasalahan terjadi, sehingga terjadi kata sepakat untuk melakukan cakak banyak. Tidak hanya itu, mereka juga menentukan lokasi cakak banyak itu di SPBU Pisang. “Karena kami ditantang, kami pun merundingkan kepada anak nagari. Sebanyak enam nagari pun sepakat untuk meladeni kelompok Anto cs. Sebanyak 50 orang kami langsung mendatangi lokasi yang telah ditentukan,” ujarnya. Sesampai di lokasi, setengah jam kemudian datang mobil patroli Polsekta Pauh, dan berhenti di sana. Tiba-tiba saja, datang puluhan orang dengan bersenjatakan samurai, golok dan benda tajam lainnya langsung menyerang kelompok Jamalus. Mendapat serangan mendadak, kelompok Jamalus kewalahan, sehingga mengakibatkan Jamalus terkena sabetan samurai dari kelompok Anto cs. “Bang Jamalus mengalami luka robek di bagian pipi, sebanyak 14 jahitan di bagian pipi. Selain itu, ia juga mengalami luka gores di bagian punggung. Jamalus diserang dua orang dari kelompok Anto cs dengan menggunakan samurai dan golok,” kata Nindi. Merasa tidak senang korban bersama saksi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Padang. Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Sugeng kepada Singgalang mengatakan, saat ini laporan korban telah diterima dan akan diserahkan ke Satuan Reskrim. “Kita akan menyerahkan kasus ini ke Satuan Reskrim. Saat ini korban telah diambil visum di rumah sakit. Kita belum bisa memastikan siapa yang salah di antara dua kubu ini, sebelum berkas-berkas dan bukti lengkap,” ujar Sugeng. (408)  Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
