Assalamualaikum WW. Pak TR dan dunsanak di RN

Baitulah kalau anggota dewan ko kurang wawasan/pengetahuan dalam hal konservasi 
lingkungan dan pelestarian Sumber Daya Alam.
Kok co iko para wakil rakyat kito iyo sansailah nagari awak tu.

Pai ka rimbo indak pulo babawok GPS, Map (Peta) kawasan. Kok indak baraja ka 
Palu, buliah ambo bawo kalua masuak   rimbo Sulawesi. hehehehe

Wassalam,
Ramadhanil Pitopang







----- Pesan Asli -----
Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Cc: 
Dikirim: Rabu, 11 April 2012 7:38
Judul: [R@ntau-Net] Anggota Dewan ‘Hilang di Nan Tarang’


Demi pelestarian alam, menembak burung ini sebaiknya dihentikan

TR

-----------------------------------




Rabu, 11 April 2012 01:57 
TERSESAT SEHARIAN DALAM HUTAN
SOLOK, HALUAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok 
Kasmudi Z  bersama tiga warga lainnya ‘Hilang di Nan  Tarang’ di kawasan hutan 
Bukit Sungai Baracek Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti.


Tiga rekan Kasmudi yang ikut tersesat di dalam hutan belukar sebelah Timur 
Sungai Nanam  itu adalah Joni Aspil Kepala Jorong Sapan Munggu Tigo, Masrijal 
Malin Bonsu mantan kepala jorong di Sungai Nanam dan Us. Mereka tersesat 
sepanjang Sabtu (7/4) lalu. 
Kasmudi, anggota Fraksi Partai Golkar itu mengatakan kepada Haluan, Senin (9/4) 
petang bahwa mereka sempat terluntang lantung tak tentu arah di dalam kawasan 
hutan belantara yang masih perawan itu. “Tapi alhamdulilah, kami berhasil 
menemukan kembali arah jalan keluar dari kawasan hutan dan kembali ke lokasi 
perkampungan warga,” katanya.


Kasmudi menuturkan saat itu kondisi fisik mereka sudah jauh menurun karena 
kelaparan dan stres berat. Apa lagi katanya perbekalan makan dan minum yang 
mereka bawa saat itu hanya sedikit dan tak cukup untuk persediaan makan minum  
saat mereka tersesat dalam hutan seharian.
Awalnya kata Kasmudi dia dan 3 rekanya tersebut diatas bermaksud menelusuri 
tepian kawasan hutan Bukit Sungai Baracek untuk berburu burung dengan membawa 
senapan angin.

Namun dalam perjalanan berburu itu tanpa disadari mereka berempat ternyata 
sudah masuk terlampau jauh ke dalam kawasan hutan bukit Sungai Baracek yang 
selama ini belum penah mereka tempuh.

Hingga akhirnya mereka pun tersesat dalam hutan yang masih banyak binatang 
buasnya sepeti babi dan harimau.

“Pokoknya drama kami tersesat dalam hutan di siang hari itu ceritanya bak 
penggalan lagu minang yang populer belakangan ini yakni Hilang di Nan Tarang “ 
tutur Kasmudi.

Dikatakan Kasmudi untuk bisa keluar dari dalam kawasan hutan rimba itu dan 
menemukan kembali arah jalan keluar, mereka harus menaiki puncak bukit yang 
cukup tinggi.

Tak hanya itu kata Kasmudi memaparkan dia dan 3 rekanya yang lain bahkan harus 
berjalan di areal jalan setapak dengan kondisi perbukitan yang terjal.

Hingga akhirnya berkat kesaba­ran dan peruntungan dari yang maha kuasa, dia 
mereka berhasil menemukan kembali jalan keluar dan bisa bertemu dengan sejumlah 
warga yang bermukim disekitar tepian kawasan hutan.

”Alhamdulilah pak, akhirnya kami bisa selamat dan tak hilang berhari-hari dalam 
kawasan hutan tersebut “ paparnya sambil menera­wang.

Ulah peristiwa itu Kasmudi pun tak bisa menghadiri sidang paripurna DPRD 
setempat dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Solok ke 99 pada Senin 9 April 
lalu karena kondisi fisiknya yang masih belum pulih benar.(h/ris)

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke