Menurut saya, sebaiknya dibaca teks pidato yang dibicarakan: http://wapresri.go.id/index/preview/pidato/132
Yang diributkan hanyalah satu paragraf dari sekian banyak hal yang disampaikan. Redaksinya pun menurut saya bukan suatu pelarangan, namun saran agar pihak yang lebih kompeten untuk membahasnya. Tidak saya lihat ada kebencian atau permusuhan terhadap azan (beda halnya dengan beberapa tempat yang melarang azan sama sekali). Sepatutnya sebagai muslim kita mengutamakan prasangka baik ke sesama muslim. Yang lebih pas adalah melakukan kajian dari sudut pandang syariat (yang tentu juga terkait masalah keselamatan). Beberapa bacaan: http://islamqa.info/en/ref/23443 http://islamqa.info/en/ref/68826 http://islamqa.info/en/ref/103438 http://islamqa.info/en/ref/3309 http://islamqa.info/en/ref/38521 http://ieeexplore.ieee.org/iel5/5523174/5542651/05542672.pdf?arnumber=5542672 Allahu Ta'aala a'laam. Wassalaam, -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
