Oh Padangpanjang Kota kelahiranku yang langitnya selalu berawan Dan hujan turun sepanjang musim Betapa aku selalu merindukanmu
HDB-SBK, Depok ======= Suir Syam Bicara Kesehatan di Myanmar Padang Ekspres . Selasa, 01/05/2012 10:56 WIB . (adv) . 307 klik http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=28213 Padang, Padek-Padangpanjang yang berjulukan kota sehat telah mendunia. Setidaknya untuk kawasan ASEAN, kota ini sudah dikenal sebagai kota sehat, kota tertib rokok dan kota bebas penyakit tidak menular, seperti; stroke, darah tinggi, liver, kanker, gula, asma kronis bronchitis. Ini ditandai dengan didaulatnya Wali Kota Padangpanjang, dr H Suir Syam MKes MMR sebagai pembicara oleh organisasi kesehatan dunia (WHO/World Health Organization) di Yangon, Myanmar, 24 April lampau. Suir Syam diundang Kantor Perserikatan ASEAN di Kuala Lumpur atas rekomendasi Kementerian Kesehatan RI, dengan biaya tanggungan WHO bersama sembilan pembicara lainnya di ASEAN. Hadir pada kesempatan itu perwakilan seluruh negara ASEAN: Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Myanmar, Laos, Kamboja dan Vietnam. Wako Padangpanjang ini tampil sebagai pembicara dari Indonesia dan dia satu-satunya kepala daerah yang mewakili negaranya. Negara lain diwakili para praktisi kesehatan dari departemen dan perguruan tinggi. Tampilnya Suir Syam menjadi penyaji di Myanmar dalam bahasa Inggris, itu karena Kementerian Kesehatan RI sangat terkesan dengan program kesehatan Padangpanjang yang telah banyak mengukir prestasi. Prestasi itu pula yang membuat Wali Kota Padangpanjang diundang sebagai pembicara dalam masalah kesehatan ke berbagai daerah di nusantara, antara lain: Makassar, Manado, Balikpapan, Pontianak, Mataram, Denpasar, Bandung, Bogor, Jakarta, Medan, Palembang, dan Yogyakarta. Program pencegahan penyakit tidak menular di Padangpanjang dijadikan percontohan dan pilot project di Indonesia. Dengan keberhasilan pelaksanaan program ini di Padangpanjang, WHO berpendapat perlu disebarluaskan dan dikembangkan di negara-negara lain, seperti kawasan ASEAN. WHO sangat terkesan dengan program kesehatan Padangpanjang dengan adanya kelompok masyarakat pencegah penyakit tidak menular di setiap kelurahan. Selain itu, juga ada program pengobatan gratis kepada masyarakat. (adv) [ Red/Redaksi_ILS ] -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
