Assalamu'alaikum,wr,wb. Ajo Duta, itulah kami ....... URANG AWAK WONG KITO JUGO. Kalau hal nan dakek2 ka maksiat, kami tulak basamo-samo jo anggota Dewan dan etnis/paguyuban lainnyo nan ado di Palembang. Indak salah kami ma angkek mamak ka beliau Gubernur Sumsel nan ngotot sewaktu di SSM2007 nan lalu di Padang agar SSM nan samo diadokan pulo di Palembang dalam rangka Visit Musi Year 2008. Tapi kalihatannyo hal itu indak terkabul. Kami kini sadang mempersiapkan pagelaran klosal seni dan budaya Minang sebagai gantinyo yaitu maarak dan oyak TABUIK dari Griya Agung (Kediaman Gubsumsel) sapanjang jalan protokol manuju Benteng Kuto Besak (dipinggir sungai Musi). Disampiang TABUIK, akan ado pestival TAMBUR Nasional nan ikuik diarak pulo dalam parade TABUIK tadi. Akan ado pulo iring-iringan Bundo Kanduang nan menunjunjuang Bungo Siriah dan lain sebagainyo. Tarimo kasih Jo ateh pujiannyo. Semoga kami indak gadang kapalo dek karano hal tersebut.
Best Regards, Mulyadi Dt.Marah Bangso Tenaga bantuan Engineer dari PT.Pusri pada : Mechanical Dept. PT. REKAYASA INDUSTRI - Jakarta Jl.Kalibata Timur I No.36, Jakarta - 12740 Phone : +62-21-7988700 ext. 2215 Fax : +62-21-7988701 mobile : 08127834825 atau nomor baru 081932450588 email : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED] atau : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED] _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of dutamardin umar Sent: Friday, January 25, 2008 6:36 AM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Fwd: Sumsel Berani Tolak 'Miss Indonesia' Baanyeh kalau dipindahkan ka Sumbar, tapi dengan syarat sadonyo miss2 tu harus berpakaian adaik Minang. Setujuuuu? Salut untuk Sumsel, hidup Marah Bangso. Wassalam ajoduta ---------- Forwarded message ---------- From: <[EMAIL PROTECTED] <mailto:fitri.anto%40us.tel.com> tel.com> Date: 2008/1/24 Subject: [Imsa] Sumsel Berani Tolak 'Miss Indonesia' To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:imsaus%40googlegroups.com> .com AslmWrWb Palembang ini gak ngerti pluralisme dan kebebasan nih. Masa' Miss Ina dilarang...:)) "Ia mempersilakan pemerintah untuk memilih tempat atau kota lain yang sudah akrab dengan kemaksiatan. " Wassalam fitr tanjuang http://www.republik <http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=320963&kat_id=3> a.co.id/koran_detail.asp?id=320963&kat_id=3 Sumsel Berani Tolak 'Miss Indonesia' Khawatir mengandung banyak mudharat dan mengundang azab. PALEMBANG -- Rakyat Kota Pempek bersyukur, Dana Rp 1,9 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatra Selatan (Sumsel), tidak jadi terbuang untuk acara Grand Final 'Miss Indonesia 2008', 25 Juni nanti, di Palembang. Meski anggaran ini disetujui Menteri Dalam Negeri, Gubernur Sumsel Syahrial Oesman akhirnya membatalkan ajang pemilihan 'putri-putrian' Indonesia itu, yang tadinya masuk dalam agenda Visit Musi 2008. Syahrial mengaku sudah menginstruksikan pembatalan tersebut kepada Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Rahman Zeth. ''Rencana pemilihan Miss Indonesia 2008 di Palembang sudah saya batalkan. Alasannya, memang tidak pas saja untuk digelar di Palembang. Anggaran yang telah disiapkan bisa dialihkan ke pos lain, seperti dana bantuan sosial,'' katanya, Rabu (23/1). Sejak Desember 2007, masuknya grand final pemilihan Miss Indonesia 2008 dalam agenda Visit Musi 2008, memicu kontroversi. Majelis Ulama Indonesia (MI) Sumsel bersama ormas Islam, dengan tegas menyatakan menolaknya. Aspirasi mereka mendapat dukungan kuat dari DPRD. ''Kendati Indonesia dikenal sebagai negara nomor dua di dunia dengan pornoaksi dan pornografinya, tapi sebisa mungkin tidak masuk Sumsel,'' kata Ketua MUI Sumsel, KH Sodikun. Sikap ulama terhadap kegiatan Miss Indonesia, lanjut Sodikun, jangan diartikan sebagai kebencian terhadap pemerintah. Ia mempersilakan pemerintah untuk memilih tempat atau kota lain yang sudah akrab dengan kemaksiatan. ''Ulama cinta dengan Sumsel dan sayang dengan pemerintah. Grand Final Miss Indonesia 2008 dikhawatirkan banyak mudharat atau maksiatnya sehingga akan mendatangkan musibah dan bala bencana. Jadi kami minta tolong, jangan kotori Sumsel yang darussalam (kampung damai dan agamis) ini,'' ujarnya. Dalam Rapat Paripurna DPRD Sumsel akhir 2007, Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga menyatakan menolak pelaksanaan Miss Indonesia di Palembang. Mereka menganggap acara tersebut hanya menghambur-hamburkan dana APBD, tidak memberikan manfaat kepada rakyat, dan bukan prioritas pembangunan. ''Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13/2006 menyatakan, setiap penganggaran harus didasarkan landasan hukum dan kejelasan manfaat,'' kata juru bicara Fraksi PKS, KH Tol'at Wafa Ahmad. oed --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . __,_._,___ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Selalu mematuhi Peraturan Palanta RantauNet lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-palanta-rantaunet - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
