Sudah menjadi suatu hukum sejarah bahwa pada suatu kurun waktu ada kekuatan super power yg mendominasi dunia, Sejak jaman Alexander the great sampai Amerika ( US) di jaman sekarang. Namun jarang orang yg mengetahui ada juga satu suku bangsa tertentu yg terkenal sebagai bangsa pejuang tangguh, jagoan perang yg tak bisa ditaklukkan oleh berbagai kekuatan super power tersebut, sejak dulu. Itulah bangsa Pasthun atau dikenal juga dengan nama Pathan yg tinggal di daerah sekitar Afganistan/Pakistan sekarang. Mereka telah tinggal di sana, ribuan tahun lamanya, menarik menyimak cerita sejarahnya. Dalam kisah sejarah ada diceritakan Alexander the great, Raja Eropa yg ingin meluaskan kekuasaan nya sampai ke timur jauh ( Asia) Dari berbagai kemenangan perang sepanjang peperangan di berbagai negeri, saat sampai ke asia tengah dekat India di negeri orang Pasthun inilah tentaranya kalah, Dan setelah itu Alexander the great memutuskan untuk mengakhiri expedisinya dan kembali ke negeri nya. Saat tentara Jengish Khan dari negeri Mongol ingin pula mengembangkan kekuasaannya sampai ke daerah selatan, di negeri orang pasthun ini pula lah mereka mendapat perlawanan kuat. Saat jaman kolonial, penjajah Inggris yg bercokol di India, ingin juga mengembangkan daerah kekuasaanya sampai ke utara, mereka pun tak bisa Mengalahkan para pejuang Pasthun tersebut . Sampai kemudian Uni soviet coba ekspansi kekuasaan nya kesana, terpelanting juga dan terakhir tentara Amerika dengan NATO datang ke sana di akhir abad 21, Sama mereka mendapat perlawanan berat juga sampai saat ini, para pejuang Pasthun tersebut ( Taliban) susah ditaklukkan. Sungguh menakjubkan mengetahui sejarah suku bangsa tersebut, bangsa pejuang yg telah berhasil melawan kekuasaan dunia sejak Alexander the great sampai US di jaman kini, sebuah perjalanan sejarah panjang yg membanggakan. Walau negeri mereka selalu dilanda derita peperangan dan berbagai masalah lain nya, mereka tetap bangga dengan kepahlawanan nya.
Cerita tambahan yg tak kalah serunya lagi, ada yg mengatakan bahwa mereka lah ( para pejuang Pasthun tersebut) yg akan jadi salah satu kekuatan tentara Imam Mahdi dalam peperangan besar di akhir jaman ( Armagedon) , sebuah cerita yang kontroversial dan belum terbukti, tapi sebagian besar orang meyakininya, demi menyimak sejarah kepejuangan mereka sepanjang sejarah. Ada sebagian hadits ttg Imam Mahdi yg menyatakan, bahwa Imam Mahdi dan pengikutnya akan timbul dari daerah timur, ada yg menyebut berasal dari daerah Khorasan asia tengah, ada juga menyebut dari daerah orang pasthun tsb yg berada di sebelah timur jazirah arab, menguatkan argument tsb ( note : hadits ini masih jadi bahan perdebatan ttg keshahihan nya ) Cerita lainnya, menyebutkan mereka adalah salah satu dari 10 suku bani Israil yg hilang , semenjak kerajaan nabi Sulaiman hancur. Sebagian menyebar sampai ke timur dan kemudian menjadi muslim yg taat. Ada bukti sejarah & budaya yg membuktikan nya. Cerita inilah yg menjadi kaitan bahwa ia akan muncul lagi saat perang besar di akhir jaman tersebut. Cerita menarik ini saya dengar dari obrolan dg Husen, orang Pathan, supir langganan yg biasa mengantar saya ke airport Abu Dhabi saat pulang mudik ke Bandung. Si Husen yg senang ngobrol, suka bercerita sepanjang perjalanan , bercerita ttg bangsanya, tentang negerinya, menarik sekali ceritanya , kisah selengkapnya, bisa dibaca di link berikut ; http://hdmessa.wordpress.com/2012/05/17/seuntai-kisah-dari-negeri-pastun/ Salam dari gurun pasir Abu Dhabi HM Lembayung senja mewarnai kuning menyala di batas cakrawala langit dengan ujung hamparan gurun pasir, saat mentari sore mulai sirna. Husen , sopir langganan yg menghantar saya dari airport Abu dhabi ke rumah di ruwais, bilang ia akan berhenti sebentar di pinggir jalan, ia pun meminggirkan mobilnya di tempat istirahat pinggiran jalan raya luar kota ini, ternyata disana sudah banyak juga mobil2 lain yg berhenti mulai dari mobil kecil sampai bis dan truk. Dia pun keluar membawa surban putihnya dan segelas air mineral, ia bersuci di atas pasir dan kain surban nya di hamparkan di atas pasir, ternyata ia hendak sholat magrib, saya pun ikut dengan nya. Di hamparan pasir di luar tempat pemberhentian sementara ini ternyata sudah banyak orang2 lain yg bisa saya kenali adalah para supir bis, truk dan sebagian penumpangnya. Si Husen pun menghamparkan sorban nya diatas pasir, begitu pula yg lain nya, melihat hal itu, barulah saya tahu betapa multifungsinya sorban besar yg selalu dibawa si Husen dan org2 pakistan umumnya. Saya perhatikan disana sudah banyak pula yg hendak sholat. Dari pakaian longgarnya yang khas, dengan perawakan nya yg tinggi besar ,serta membawa sorban yg biasa diselendangkan ke bahu atau diikatkan di kepala. Saya bisa kenal sebagian besar yg sholat adalah org2 Pashtun atau dikenal juga dg nama Pathan, salah satu etnis besar di bagian utara Pakistan dan Afganistan. Di UAE sini, komunitas orang Pathan cukup banyak, di Abu Dhabi sini mereka dikenal memiliki profesi sebagai supir, mulai dari supir taksi sampai bis & truk. Selesai sholat, kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah, sepanjang jalan si Husen yg memang suka ngobrol, banyak bercerita ttg negerinya, dan orang Pathan, etnis di Pakistan utara yg dibanggakan nya. Akhirnya saya jadi tahu, betapa dulu sekali2 suka melihat bis dan truk berhenti di pinggir jalan saat waktu sholat dan org2 sholat di hamparan pasir,ternyata sebagian besar mereka adalah org2 patan yg memang kebanyakan berprofesi sebagai supir, dan dikenal sebagai muslim yg taat. Di tempat kerja saya ada teman kerja org patan juga, dan dikenal memang mereka muslim yg taat. Banyak ngobrol2 dg nya , saya jadi banyak tahu ttg orang patan tsb. Menarik sekali menyimak ceritanya, saya serasa dibawa mengembara ke negeri mereka, Waziristan, Peshawar , dan kota2 lain di dataran tinggi Pakistan utara berbatasan dengan Afganistan. Etnis Pathan/pashtun memang tinggal dan menyebar di kedua negara tersebut. Mereka tinggal di daerah dataran tinggi yg indah alam nya, di sebagian tempat gunung2 nya berlapis es di musim dingin ( lihat foto diatas) Dengan bangganya ia bercerita betapa bangsa mereka, Pashtun , bangsa yg pemberani dan jago perang sejak jaman dulu. Menurut sejarah bangsa tersebut telah tinggal di daerah tersebut sejak hampir ribuan tahun lama nya. Saat expedisi Alexander the great dari Eropa menyebarluaskan kekuasaan nya sampai ke arah asia timur, mereka pun menghadapi perlawanan yg berat dari bangsa di daerah tsb. Dan disanalah tentara Alexander the great mengalami kekalahan besar, sehingga ia dan tentaranya memutuskan untuk kembali lagi ke negaranya setelah sekian tahun lamanya berperang. Saat tentara Tatar Jengis Khan dari Mongol Asia tengah, menyerang kea rah selatan, mereka pun mendapat perlawanan berat dari tentara2 dari daerah tersebut. Sampai selanjutnya terjadi asimilasi dg penduduk setempat dg org Mongol tsb yg kemudian melahirkan dinasti raja2 Mogul yg menjadi raja2 di anak benua India ratusan tahun lamanya. Nama Khan pada org Pakistan dan india ( misal bintang film india, shah rukh khan) , adalah salah satu warisan dari pengaruh dinasti Mongol tersebut, dimana salah satu raja besar nya yg terkenal bernama, Jengish Khan & Kubilai Khan. Saat jaman kolonialis, penjajah Inggris yang berkuasa di India, ingin meluaskan daerah kekuasaan jajahan nya sampai ke arah India utara, mereka pun mendapatkan perlawanan yg kuat dari para pejuang bangsa Pastun dan Punjab di India Utara ( kemudian jadi Pakistan ) di penghujung abad ke 20, tentara Uni Soviet dari utara pun merangsek maju ke selatan ingin menguasai Afganistan, terjadilah peperangan yg lama sampai akhirnya Uni Soviet pun terusir dari sana, oleh para pejuang Taliban yg kebanyakan adalah org2 Pastun juga. Di awal abad ke 21, Amerika dan tentara Nato pun menggempur lagi Afganistan. Kota Kabul ibukota Afganistan memang bisa dikuasai, tapi tetap saja para pejuang Afganistan tak bisa ditaklukkan habis, bertahun2 lamanya peperangan, mereka tak menyerah dan tetap memiliki kekuatan militer. Sungguh menakjubkan mendengar cerita sebuah bangsa yg selalu berperang , diserang kekuatan besar dunia sejak jaman dulu, namun tetap tegar sampai sekarang. Itulah yg membuat mereka bangga, sebagaimana bangganya si Husen menceritakan nya pada saya. Rasanya tak begitu percaya mendengar obrolan si Husen, saya pun coba menelusuri lebih jauh ngobrol dengan teman2 lain nya dan juga cari info di internet, google, wikipedia, ternyata benar adanya apa yg disampaikan nya, walau sebagian masih kontroversi, tapi sebagian ahli sejarah membenarkan nya. Ngobrol2 dengan teman kerja org Pakistan, saya jadi lebih mengenal karakter mereka. Orang2 Pathan adalah org pekerja keras, konsisten dan taat pada perintah, fisiknya pun kuat, tinggi besar, namun mereka juga adalah orang yg baik hati, jarang mengganggu orang lain. Karena karakter seperti itulah mereka menjadi pejuang yg tangguh dan berani, begitu pula halnya dalam praktek keagamaan, mereka dikenal sebagai muslim yg sangat taat. Salah satu contohnya ialah taatnya mereka melaksanakan perintah sholat, mereka akan sholat dimana saja waktu sholat tiba, walau di pinggir jalan sekalipun seperti yg saya temui dalam perjalanan tsb. Orangnya pekerja keras yg rajin, sehingga disenangi untuk melakukan pekerjaan2 berat, selain itu mereka orang yg taat pada atasan, akan menurut apa yg diperintahkan. Tapi mereka juga org yg keras dan berani. Kalau merasa dirinya benar, saat menerima sebuah tantangan atau hambatan ia akan melawan dengan sepenuh tenaga sampai akhir.Walau kuat dan berani, mereka bukanlah orang yang suka mengganggu orang lain, tak ada dalam sejarahnya mereka melakukan penjarahan ke negeri lain. Dalam catatan kepolisian Abu Dhabi, para supir orang Pathan ini mendapat penilaian positif tersendiri pula, yaitu bahwa dibanding bangsa2 lainnya, orang Pathan terkenal suka menolong orang yg kecelakaan atau bermasalah di jalan. Kalau kita berada di jalan raya dan butuh tumpangan ke suatu tempat, tak mudah mendapatkan kendaraan yg mau berhenti memberi tumpangan, biasanya supir2 orang Pathan lah yg mau berhenti dan memberi tumpangan pada orang di jalan. Saya merasakan sekali selama ini suka menggunakan jasa dia untuk mengantar ke airport abu dhabi saat pulang ke Indonesia. Husen selalu menepati janjinya saat janjian berangkat atau menunggu di airport,ia konsisten dg janjinya. Saya sebagai konsumen, akan dihargainya, seolah2 dianggap seperti atas. Namun iapun bisa keras, saat di jalan raya, ada mobil lain yg menyalip dg cara yg berbahaya ia pun marah dan mengejar kendaraan tersebut. Melihatnya saya kaget juga, saya bilang, Husen sabar2, mengalah saja lahAkhirnya ia pun mau sabar dan mengalah. Ia bilang, karena saya sebagai konsumen yang menurutnya adalah atasan dia di kendaraan ini, ia mau menurutinya, apalagi di kendaraan ada keluarga, anak & perempuan, ia bilang dalam budayanya keluarga sangat dihargai dan harus dijaga. Di tempat kerja, selain teman kerja, banyak pula saya temui para pekerja kontraktor, yg berasal dari daerah pakistan utara tersebut. Dan saya tahu sendiri mereka adalah orang2 pekerja keras, taat pada perintah, mudah diajak kerjasama, baik hati, suka tersenyum. Saat waktu sholat berjamaah di mushola tempat kerja, saya sering bertemu dengan mereka, mereka memang dikenal sebagai muslim yg taat. Dari belahan bumi asia tengah ini baru tahu saya ada org2 pemberani dan taat pada perintah seperti orang Pathan ini, bangsa lain nya terkenal berani dan taat perintah juga ialah orang2 Nepal, yang terkenal dg tentara gurkha nya di legion asing tentara kolonial Inggris dulu. Di Abu Dhabi sini saya banyak temui org Nepal jadi tentara dan sekuriti. Beda dengan org2 Pathan yg tinggi besar, org2 Nepal / Gurkha, badannya kecil, lebih pendek dari rata2 org Indonesia , tapi mereka adalah org2 pemberani, mereka org yang baik, tak mengganggu orang lain, tapi jangan sekali2 usik mereka, ia akan mempertahankan diri. Syukur juga saya bisa mengenal dan dekat dengan orang2 Pathan ini, orang yg memiliki karakter yang baik dan mempunyai sejarah panjang kepahlawanan. Walau negara nya saat ini banyak masalah mulai dari masalah ekonomi sampai politik, tapi mereka pantang menyerah dan tetap bangga dengan sejarahnya. Mengenai karakter mereka saya coba pelajari lebih, ngobrol dg teman dan juga searching di internet ttg mereka, ternyata selain sebagai muslim yg taat yg menerapkan perilaku akhlak karimah ( karakter/perilaku yg baik ), secara budaya mereka juga memiliki semacam kode etik budaya ( code of conduct), yg dikenal oleh mereka dg nama Pasthunwali, semacam tata aturan hidup & perilaku yg disampaikan secara turun temurun dan telah berlaku ribuan tahun lamanya. Ada banyak tata aturan , namun secara garis besarnya terbagi dalam 4 prinsip dasar sbb; 1) Keramahan, menghargai orang lain 2) Keadilan 3) Perlindungan terhadap keluarga, wanita, harta benda & daerah 4) Kebebasan diri ( kemerdekaan ) Alam terkembang jadi guru, kita pun bisa belajar dari sejarah dan karakter orang2 berbagai bangsa yg ditemui dalam jalan perantauan ini. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
