Bung Armen nan baik, Mungkin karena adat kita pembelakuannya " Salingka ", maka adatpun bisa diberlakukan salingka kaum. Contoh, trah pagaruyung mempraktikkan pemberian gelar sasangko kepada kalangan cendekiawan dan pejabat. Hal ini dilakukan demi eksistensi trah tersebut yang hampir pudur. Apakah saat pemberian gelar sasangko, trah ini memberlakukan adat diisi limbago dituang kepada yang diberi? Entahlah. Dampaknya eksistensi pagaruyung tetap ada dan lebih populer di mancanegara. Waktu tahun 2008, saya mengkritisinya di forum yang berbahagia ini, ketika pagaruyung menyebut diri sebagai pemangku adat alam minangkabau. Benarkah demikian ? Siapa sesungguhnya pemangku adat alam minangkabau ini. Bagaimana proses penunjukkannya ? Karena ada tambo yang mengisahkan 2 orang datuk pendiri adat. Kita dapat menyimpulkan, minangkabau merupakan ranah dua warna, karena ada Luhak dan ada Rantau. Ada Nagari ada kerajaan. Urang nan ba nagari ada suku ada penghulunya. Lantas nan barajo ada rajonyo. Ternyata nan barajo ado nan indak basuku. Contoh, nan barajo tapi indak basuku ada di kerajaan pasaman yang sudah pudur. Konon mereka matrilinial meski raja terkadang turun ka anak ujung ameh. Info ini saya dapatkan dari pak Reza yang ternyata dia hanyalah anak ujung ameh semata dari kerajaan itu. Dia menyatakan tidak bersuku. Saya katakan padanya, anda bukan minangkabau dong ?
Jika kita mengulas esensi pemberian gelar/gala, maka menurut hemat saya, gelar adalah unsur kepemimpinan, yang diturunkan dilingkungan anggota kaum. Pemberian gelar pada anak laki2 yang menikah bertujuan untuk mengukuhkan dirinya sebagai calon ninik mamak. Bukan sekedar ketek banamo gadang bagala. Permasalahannya, karena gelar sudah menjadi simbol martabat sehingga kita tidak bisa membedakan mana yang gelar sako dan mana gelar kehormatan. Dibalahan asal kami (Solok), ada 20 gelar unsur 4 jinih yang dipersiapkan untuk anak/kemenakan di Rantau. Kaum membuat komitmen, tidak boleh memakai gelar Datuak diawal nama. Contoh, anak laki2 saya bergelar Rajo Alam tidak boleh menyebut datuak rajo alam. Ketika demi kebersamaan, anak ujuang ameh kami yang beribukan non minang meminta gelar pula. Alhamdulillah datuak kami menyediakan gelar kehormatan. Keluarga protes karena gelarnya dianggap kurang bagus. Gelarnya Bandaro panjang. Ada yang mentertawakan kalau bandara memang panjang (bandara Sutta). Namun itulah kenyataannya anak ujuang ameh tetap menerima pada akhirnya, ketika dijelaskan makna bandaro itu. Kami isi kewajiban kami kaum padusi, adat babako babaki meski ia anak laki2. Penutup : karena gelar berlaku salingka kaum, inilah realita minangkabau saat ini. Bukan saja Ranah dua warna tapi sudah menjadi ranah multi warna. Karena kita tidak punya pemangku adat alam minangkabau yang menjadi tempat kita bertanya, meluruskan kejanggalan, dll Mohon maaf jika ulasan saya terlalu panjang. Terima kasih Wassalam, Evy Dj Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: Armen Zulkarnain <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 27 May 2012 01:49:27 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Bls: [R@ntau-Net] Ado Datuak Indak Basuku, Indak Bakamanakan Mungkin iyo baitu mak. Sabab nan jangga adolah nan mambarikan gala nan ko bukan limbago adat nagari, saroman keluarga Pagaruyuang, LKAAM ataupun pemerintah daerah. Antah dimano pulo asa warih ko bajawek ataupun limbago adat mano pulo nan batuang. Talabiah pulo apokah LKAAM nan ko marupokan perwakilan 523 KAN nan ado di ranah minang. Dek baitu kito harus mangarati pulo apo esensi gala mantun, siapo nan bisa mambarikannyo sahinggo jaleh apo nan dibahas. Kalau di Jawa, nan mambarikan gala ko adolah pihak keraton dek sabab azas nan bapakai adolah manitiak dari langik. wasalam AZ/34th/lk/caniago Padang Bintungan - Piaman iyo sabana laweh asa nagari Kubang, 50 Kotobabako ka Canduang Koto Laweh, Agam ________________________________ Dari: Asmardi Arbi <[email protected]> Kepada: [email protected] Dikirim: Sabtu, 26 Mei 2012 21:28 Judul: Re: [R@ntau-Net] Ado Datuak Indak Basuku, Indak Bakamanakan Iyo bu Tuti, Kalau Kepentingan pribadi/kelompok nan badaulukan , ikolah akibatnyo. La balupokan bahaso awak badusanak, nan paralu bana kompak kalau dirantau. Salam, AA -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
