Syukurlah ada Orang Besar yang menyuarakan anti gagasan tak keruan itu. Kalau Nyit Sungut mengatakan "gagasan ubah zona waktu" itu sebagai "indak kojo nak kojo, lai kojo 'ncighobie!" si penggagas mungkin tidak akan mendengarnya. Terima kasih Pak Jusuf Kalla.
Salam, -- Nyit Sungut --- In [email protected], "Darwin Bahar" <dbahar@...> wrote: > > Abun Sanda | Marcus Suprihadi | Rabu, 23 Mei 2012 | 18:09 WIB > > JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla berpendapat, rencana > menyatukan zona waktu sebagai gagasan berlebihan, cari perkara saja, dan > tujuannya tidak masuk akal. Oleh karena itu, jangan atau tidak perlu mengubah > zona waktu. > .... > (lengkapnya di > http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/05/23/18091611/JK.Jangan.Ubah.Zon > a.Waktu) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
