Iko berita di Detikcom, tabaco penertiban ko dilakukan oleh SatPol PP jo
masyarakat.Logika ambo kalau SatPol PP nan turun berarti itu Pemda nan
malakukam penertiban, Cuma nampak no ado oknum marinir nan jadi backin
tampaik mesum tu.

Wassalam
Tan Ameh (53)


Ricuh Penertiban 'Pondok Maksiat', Wartawan Minta Marinir Kembalikan Kamera
Indra Subagja - detikNews
Rabu, 30/05/2012 11:55 WIB
Jakarta Penertiban 'pondok maksiat' di Padang, Sumbar, pada Selasa (29/5)
ricuh. Saat itu sejumlah rombongan Satpol PP dan warga tengah menertibkan
bangunan liar yang diduga dijadikan tempat mesum. Penertiban itu pun diliput
sejumlah wartawan. Namun jalannya penertiban berujung ricuh dengan sejumlah
anggota Marinir.

"Kamera saya dirampas dan sekarang belum dikembalikan," kata wartawan Sindo
TV, Budi Sunandar, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (30/5/2012).

Budi sempat dilarikan ke rumah sakit. Dia mendapatkan 7 jahitan di kupingnya
karena ditarik seorang anggota Marinir yang bermarkas di Teluk Bayur. Saat
itu Budi mengambil gambar seorang wartawan Metro TV yang kamera dan isi
filmnya ditarik aparat.

"Saat itu saya dikejar, kemudian kuping saya ditarik," terang Budi.

Budi bercerita, awalnya penertiban ini bermaksud membongkar bangunan liar
yang ada di sekitar kawasan itu. Nah, salah satu pondok urung dibongkar
karena ada anggota Marinir.

Saat itu pembongkaran tidak dilanjutkan. Satpol PP dan warga menyisir lokasi
yang lain. Namun saat usai melakukan pembongkaran di tempat lain dan
melintas kembali di sekitar lokasi, ada puluhan Marinir yang menghadang.

"Terjadi kericuhan, tentu sebagai wartawan saya mesti melakukan peliputan,"
tambahnya.

Budi beraksi. Sebagai wartawan dia mengabadikan peristiwa itu, termasuk
pelucutan kamera milik wartawan Metro TV. Tapi akhirnya Budi juga menjadi
sasaran.

"Saya langsung ke rumah sakit dan sudah melapor ke Lantamal. Sekarang saya
ingin kamera dikembalikan, itu buat saya bekerja," jelasnya.

(ndr/nrl)

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Mulyadi Dt MB
Sent: Wednesday, May 30, 2012 4:37 AM
To: [email protected]; [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Pembongkaran lapak di Lubuak Bagaluang

Info nan di liek dari RCTI malam ko bahaso telah terjadi pembongkaran lapak
nan biaso dijadikan tampek mesum di Lubuak Bagaluang (?) oleh masyarakat.
Tapi nan sangat kito sesalkan kok ado aparat nan mamakai baju marinir
menghalangi dan bahkan menganiya wartawan TV Swasta serta menghancurkan
kameranyo.
Mohon kapado Pak Gubernur, ado apo iko subananyo?, apo memang ado
pendekingan terhadap usaho2 mesum macam itu di kampuang kito kini ? 
Subananyo apo visi - misi pak Gubernur tentang hal iko ? Kok hal sarupo iko
masih ado di ranah Minang ? 

Wassalam,
HMDTMB (55+)  
Di tapian Sungai Musi Palembang
http://www.sulita.net
HMDTMB
Sent from my BlackBerryR smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke