Assalamualikum w.w
 
Angku  HM.Dt.Marah Bangso, Ibu Evy sarato dunsanak
di panlanta nan ambo hormati
 
Sabalunnyo
ambo mohon maaf karano agak talambek ambo manjawab peratnyaan angku Dt.Marah
Bangso dan Ibu Evy, belakangan ko ambo memang agak saketek sibuk. Nan partamu 
ambo ucapakan terima kasih ateh perhatiang
angku terhadap acara atau kursus adat  nan
lah dilaksanakan beberapa kali dan di siarkan malalulai radio Cimbuak di
Jakarta dan angku lai marile  malalui
radio Ros di Palembang.. Dan selanjutnyo tatang pertanyoan nan angku dan Ibu
Evy kamukokan,   bersama ini ambo
sampaikan Sbb :
 
        1. Mengenai kelanjutan Kursus Adat, 
(1)   Pado bulan Mei 2012 memang  alun dilaksanakan lai, hal tersebut sesuai
dengan pembicaraan pada awal akan mengadakan acara tu, dibicarokan dan kemudian
disepakati, bahwa acara ko Sebagai Kursus Adat, mako akan dibuatkan Kurikulum
dan Silabusnyo, dan  telah ado nan  menyanggupi akan membuatnya, mungkin karena
kesubukan hal  alun terlaksana
(2)   Seperti ambo kamukokan sabalunnyo bahwa ambo hanyo
sebagai calak-calak kaganti asah manti tukang alun tibo atau sebagai hanyo
untuyak mamulai sajo, itu memang alah terlaksana 4 (ampek ) kali pertemuan,
moko untuak indak mambosankan bagi nan mandanga, sebaiknyo ado nan lain nan
ikuik sebagai nara sumber, apolai acara tu di siarkan melalui radio cimbuak
yang di dengan di seluruh dunia nan ado urang awak, dan diriley pulo oleh radio
Ros di Palembang   
        1.  Mengenai Pemberian Gelar Datuak atau Panghulu Pemangku Adat kepada 
pihak luar yang tidak mempunyai hubungan kekerabatan, yaitu Matrilinial, hal 
tersebut sudah sering kita bicarakan di milis nangko,  selanjutnyo ambo akan 
cubo menyampaikan pendapek Sbb:
(1)   Dalam istilah adat ado yang disebut berdiri panghulu
sepakat kaum, berdiri adat sapakat nagari. Panghulu tidak akan berdiri jika
tidak ado kaum nan bersepakat, oleh karena itu jika ada pengangkatan seorang
Datuak yang tidak didahului oleh kesepatan anggota kaum, maka hal tersebut  
terlepas dari sestim dan tata nilai adat
Minangkabau dan tidak ada kaitannya dengan kaum atau suku serta tidak berhak
ikut  bermusawarah di Balai Adat atau di
Balerong Adat
(2)   Maka jika ada pemberian gelar Datuak atau panghulu
kepada pihak luar. Pertanyaanya gelar siapa yang di berikan kepada orang
tersebut, dan bagaimana caranya? Jangan kan
gelar Datuak Panghulu Pemangku Adat, gelar Sutan saja diberikan kepada orang
luar, harus terlebih dahulu orang tersebut dilakokkan kepada sebuah suku di
Minangkabau dan dari suku itulah diambilkan gelarnya. Itulah yang disebut tibo
tampak punggung bajalan tampak muko, adat di isi limbago dituang Hal ini tentu
tidak akan bermasalah pada suku yang bersangkutan, karena gelar sutan itu kan
jumlahnya banyak, sedangkan gelar Datuak panghulu pemangku adat hanya satu pada
setiap kaum atau suku. Jadi jika pemberian gelar seorang datuak yang dilakokkan,
apakah mereka mau memberikan gelar Datuak Panghulu Pemangku Adat, yang hanya
satu dalam setiap kaum atau suku di Minangkabau  
(3)   Memang dalam kenyataan banyak pihak luar
yang berkehinginan untuk mendapatkan gelar Datuak dari Minangkabau, apa lagi
pada saat akan pemilihan anggota DPR atau PILKADA. Dengan caramangakeh-ngakeh 
banda sundai mencari iliran aia nan
taganang. Dan banyak pula kelopok atau pihak-pihak yang berusaha memmanfaatkan
hal tersebut demi kepentingan pribadi atau kelompok, yang di sebut “ kuning
karano Kunik, lamak karano santan”  baudang di baliak batu 
(4)   Sebagi tambah inpormasi terlapir ambo sampaikan
kesepakatan niniak mamak yang tergabung dalam LAKM Jakarta, tentang penolakan
pemeberian gelar “panghulu pemangku adat nan bagala datuak” kepada pihak  yang 
tidak berhak
Demikianlah ambo sampaikan, mohon maaf bilo aqdo
kekilapan dan terima kasi ateh sagalo peratian.
 
Wsalam,
Azmi Dt. Bagindo (60)
Sekum LAKM Jkt
 
HASIL
MUSYAWARAH 
 NINIK
MAMAK  MINANGKABAU PROP. D.K.I JAKARTA
 
            Pada hari ini Sabtu tanggal 11
Desember 2004 bertepatan dengan 28 Syawal 1425 H, bertempat di kantor B.K.K.I
Jl. Sabang no.19 A Jakarta Pusat. Telah diadakan Musyawarah Ninik Mamak
Minangkabau   Prop. D.K.I Jakarta dan
sekitarnya. Musyawarah tersebut dihadiri oleh 24 orang peserta yang terdiri
dari niniak mamak penghulu pemangku adat nan bagala datuak dari Lauak Nan Tigo
dan Rantau ( daftar hadir terlampir ) yang dilaksanakan oleh Forum Kominikasi
Adat Kebudayaan Minangkabau (FKAKM) *
Musyawarah di mulai pada    :  Jam  9,15  Wib selesai  Jam 15,30 wib.
Musyawarah di pimpin oleh :
Engku Yus Dt.Parpatiah Guguak, sebagai ketua  Bidang Adat.
 
Pokok Bahasan :
Tentang
Pembirian Gelar Kehormatan,“ Gelar Ninik Mamak Panghulu Pemangku Adat Nan 
Bagala Datuak” Kepada Pihak Luar  yang tidak berhak atau yang tidak  mempunyai 
jalur atau garis sesuai dengan
system Matrilinial yang  di anut oleh  masyarakat  Minangkabau. Setelah 
musyawarah di buka oleh
pimpinan sidang, maka pembicara Utama menyampaikan makalah atau pendapatnya
sesuai dengan pokok bahasan tersebut diatas, yaitu :
     1.   Engku Drs.H.F.M.Dt.Bagindo.M.Si.
2.   Engku Amir MS Dt. Manggung Nan Sati.
3.   Engku Azmi Dt.Bagindo.
4.      Engku
M.Dt.Sipado.
5.      Engku
MS.Dt.Incek Malako.
 
Setelah
mendengar paparan dari ke  5 (lima)
pembicara diatas, 4  (empat)  dari pembicara menyatakan tidak setuju dan
menolak pemberian gelar kehormatan“Gelar Ninik Mamak Panghulu, Pemangku
Adat nan Bagala Datuak”   kepada pihak luar yang tidak mempunyai
hubungan betali darah menurut garis keturunan ibu atau Matrilineal, dan 1 (satu)
orang berpendapat secara Ilmiah dapat mempertimbangkan, yaitu engku H.Farhan
Muin Dt.Bagindo.M.Si. Kemudian seluruh peserta musyawarah menyampaikan pendapat
masing-masing sehubungan dengan pokok bahasan tersebut diatas.
 
Kesepakatan  :
Setelah
para pembicara menguraikan pokok-pokok fikirannya dan dilanjutkan dengan
tanggapan dari para peserta; maka  akhirnya musyawarah menghasilkan kesepakatan
sebagai berikut :
        1. Tidak setuju dan menolak setiap pemberian Gelar Kehormatan “Gelar 
Ninik Mamak, Penghulu Pemangku Adat nan Bagala Datuak”kepada Pihak luar yang 
tidak mempunyai hubungan batali darah menurut garis keturunan Ibu atau 
Matrilineal. Karena sebutan ninik mamak itu di Minangkabau, adalah kumpulan 
dari para Panghulu, dan Panghulu itu adalah datuak nan mamacik gala pusako 
didalam kaumnya.
        2. Pemberian Gelar Kehormatan “Gelar Ninik Mamak, Penghulu Pemangku 
Adat nan Bagala Datuak”sebagaimana disebutkan pada point 1 diatas, yang telah 
terlanjur diberikan oleh perhimpunan Masyarakat Minang dirantau atau dikampung 
atau oleh Kerapatan Adat Nagari tertentu, dianggap telah melanggar perinsip 
adat dan harus dinyatakan “tidak Syah”.
        3. Adapun Gelar Kehormatan “Gelar Ninik Mamak, Penghulu Pemangku Adat 
nan Bagala Datuak”  yang diberikan oleh Kerapatan Adat Nagari, yang diberikan 
kepada warga dalam Nagari yang bersangkutan, hal tersebut  di anggap “Adat Nan 
Salingka Nagari”, kecuali ada protes atau keberatan dari Nagari atau warga 
nagari yang bersangkutan.
        4. Gelar kehormatan kepada seseorang yang berstataus non-minang/ yang 
diberikan atas penilaian  tertentu tersebab telah mengharumkan nama 
Minangkabau, atau sebagi Sumando, hanyalah gelar setingkat “SUTAN”  atau 
gelar-gelar lain yang bukan milik para pemangku adat atau ninik mamak. 
Pemberian  tersebut dilakukan dengan cara malakok ke sebuah suku yang ada di 
Minangkabau, sesuai dengan istilah, “tibo tampak muko kok bajalan tampak 
punggung”, atau “inggok mancukam tabang basitumpu” kemudian baru “adat di isi 
limbago di tuang”
        5. Kesepakatan ini, kiranya dapat di jadikan pedoman bagi masyarakat 
Minangkabau, dalam rangka mempertahankan serta melestarikan nilai-nilai dasar 
adat Minangkabau, sesuai dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak basandi 
Kibullah (ABS-SBK).
Demikianlah
kesepakatan ini  kami buat atas dasar
musyawarah mufakat, alah di karuak  sa-abih saung alah diawai sabih  raso, 
bulek aie alah ka pembuluah bulek kato alah jo  mufakat, oleh kami ninik mamak 
Minangkabau
yang tergabung didalam “FORUM KUMUNIKASI ADAT DAN KEBUDAYAAN
MINANGKABAU”(FKAKM)  Prop.D.K.I  Jakarta.
 
                                      Forum
Komunikasi Adat dan Kebudayaan 
                                      Minangkabau Bidang Adat Prop.D.K.I  
Jakarta.
                                    
D.T.O                                               
D.T.O                                            
                                     
                    Yus Dt.Parpatiah
Guguak                     Azmi
Dt.Bagindo
                                    
Ketua.                                           Sekretaris.      
                                                          Mengetahui,
                                                                  D.T.O
                                       Lym Campay Sidi Sri Maharajo Lelo
                                                   Ketua Umum FKAKM
 
·        Sekarang telah berobah nama menjadi Lembaga Adat Kebudayaan 
Minangkabau,
disingkat (LAKM) Jakarta.
 


________________________________
 Dari: Mulyadi Dt MB <[email protected]>
Kepada: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected] 
Dikirim: Jumat, 25 Mei 2012 1:53
Judul: [R@ntau-Net] Kursus Adat Minangkabau melalui Radio Cimbuak bulan ko apo 
ado ?
 
Assalamualaikmu.w.w.
Sanak pegiat radio streaming dan internet di Jakarta nan ambo hormati dan 
banggakan, maaf dek karano sibuak dinas malam beberapo minggu belakangan ko, 
ambo alun tabaco pemberitahuan apokah Kursus Adat Minang melalui Radio Cimbuak 
untuak bulan Mei ko apo masih akan ado dilaksanakan ? 
Kalau memang masih ado, apo hari Jum'at malam bisuak ko akan diadokannyo ? 
Kami dari pengelola ROS (Radio Online Sulita) akan selalu siap sedia melakukan 
sinerji siaran dengan merilai dari Radio Cimbuak agar kursus adat Minangkabau 
ko semangkin meluas didanga dek warga kito nan barado di perantauan tarutamo 
bagi generasi mudo nan terlahir dan gadang dirantau nan haus akan bimbingan 
tentang adat istiadat kito ko.
Kok dapek topik tentang pengangkatan Datuak dan mengaku Datuaknyo seorang 
petinggi Kota Bengkulu nan amaknyo asli urang Bengkulu tapi bakonyo berasal 
dari sabuah daerah di tapian danau Singkarak seperti nan diangkek dek dunsanak 
TGM kapatang di milis RN ko paralu kito tanyo kan ka Angku Azmi Datuak Bagindo 
nan merupakan Sekretaris LKAM DKI Jaya itu. 
Sifek manantilah kami.
Wassalam,
HM Dt.MB (55+). 
HMDTMB
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke