Dinda Duta, Dinda Fashridjal sarato Sanak Sa Palanta Nan Ambo hormati 

Nagari awak "a piece of heaven on earth"?, 

Dinda Duta,  it sounds like another “orang bilang tanah kita tanah surga"
:), surga bagi koruptor-koruptor kakap, surga bagi para pengedar dan napi
narkoba, surga bagi korporasi multinasional yang menguasai dan mencekik
hampir seluruh sektor perekonomian, surga bagi produk-produk impor dari
kentang sampai show-show artis superpopuler yang bayarannya
bermiliar-miliar, surga bagi kelompok-kelompok orang yang gemar melakukan
pemaksaan kehendak melalui pengerahan masa dan perilaku anarkis, baik yang
berjubah atau bukan.

Setantang  pernyataan  KH Hasyim Muzadi, saya sangat meragukan bahwa SMS itu
berasal dari beliau. Yang ada dan beberapa pernyataan yang mirip dengan SMS
tersebut adalah pernyataan PB NU yang disampaikan KH Said Aqil Siroj, seusai
bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Selasa
(29/5/2012) yang bersumber dari KB Antara dan dikutip oleh beberapa Media,
yang akan saya lewakan ke Palanta berikut ini.

Kesangsian saya itu, pertama sangat ganjil jika Kyai Hasyim selaku Presiden
WCRP (World Conference on Religions for Peace) dan Sekjen ICIS
(International Conference for Islamic Scholars) mengeluarkan pernyataan
beliau melalui media SMS. beliau kan dapat mengeluarkan pernyataan resmi
atau mengeluarkan pers release.

Kedua sejumlah pernyataan Kyai Hasyim seperti “Indonesia lbh baik
toleransinya dr Swiss yg sampai skrg tdk memperbolehkan Menara Masjid, lebih
baik dr Perancis yg masih mempersoalkan Jilbab, lbh baik dr Denmark, Swedia
dan Norwegia, yg tdk menghormati agama, krn disana ada UU Perkawiman
Sejenis. Agama mana yg memperkenankan perkawinan sejenis ?” IMHO, sangat
naïf dikemukakan oleh seorang Kyai Hasyim yang dikenal sebagai ‘kiyai
intelektual’ yang pernah jadi cawapres serta loyalis dan pemikirannya sangat
dekat dengan Gus Dur

Wallahualam bissawab 

Wassalam, HDB-SBK (L, 69-) 

--- In [email protected], ajo duta <ajoduta@...> wrote:
>
> Kanda Darwin nan ambo hormati,
> 

> Banyak bajalan tantu banyak nan diliek. Sabanyak nagari urang ambo
> jalani, iyo rancak juo nagari awak dimato ambo. Ditambah pulo dengan
> syukur nikmat nan malandasinyo. Iyo bana nagari awak "a piece of
> heaven on earth". Sungguh. Apolai kalau dibandingkan dgn negara Timur
> Tengah.
> 
> Bagi ambo KH Muzadi tidak sadang manyanyikan lagu "Kolam Susu". Sungguh.
> 
> Baa gak ati?

> 

> On 6/2/12, Darwin Bahar <dbahar@...> wrote:

> > Kanda Saaf, Dinda Duta sarato Sanak Sa Palanta Nan Ambo hormati

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke