Memang cara seperti ini yang lama saya pikirkan.
Tetapi, ketika saya sendiri di Sumbar, dah bertanya
pada pemilik beberapa warnet, bisa ngak saya
berlangganan internet, dengan kondisi bayar murah
perbulan dan memakainya selama 24 jam(persis seperti
saya berinternet di Kairo, bayarnya sangat murah,
pakainya kapan saja bisa sepuasnya, mo sambil makan,
minum, gosok, atau apa saja). Belum saya mendapatkan
jawaban yang memuaskan, bahkan harus beli dulu
alatnya, yang mana alat itu saja cukup mahal, ngak
semurah alat di Kairo.
Untuk diketahui, mungkin, kondisi Kairo dah lama
hampir sama dengan dunia maju lainnya, semacam Jepang,
Eropah, masalah internet disetiap rumah ini sudah
dipermudah oleh pemerintahnya. Alangkah indahnya kalau
internet disetiap rumah di Indonesiapun bisa seperti
itu. Yah...bagi saya pribadi, internet itu cukup
penting, bukan sekedar mailing list, tetapi banyak hal
yang bermanfaat saya rasakan dari internet itu, tetapi
kesulitan adalah mengakses internet dari rumah dengan
biaya murah.
Orang banyak takut memang dengan bebasnya orang
berinternet, takut membuka situs2 pornolah, takut
inilah, itulah...
Tetapi semua itukan bisa di protect oleh sipemilik
warnet, ortu. Juga dengan memberikan pemahaman agama
yang cukup dalam pada anak-anak, saya kira mereka bisa
mawas diri terhadap hal-hal yang tidak berfaedah untuk
mereka dari internet itu sendiri.
Peran ortu memang sangat penting dalam hal ini, untuk
terus memperhatikan gelagat mereka. Keempat anak-anak
saya, sampai saat ini bebas memakai internet, tetapi
saya sangat ketat dalam hal ini, dan mereka sendiri
yang ngak suka melihat hal-hal ngak sopan begitu. Dan
ini sebenarnya kebiasaan dari rumah sendiri. Dalam
ajaran Islam saja, anak-anak dah diajarkan untuk masuk
ke kamar ortunya agar permisi dulu,dalam waktu-waktu
tertentu(silahkan baca Q.S Annuur), maski sampai saat
ini, masih saja tidur barengan, dan suami saya sendiri
sangat membiasakan berpakaian sopan dirumah itu, kalau
beliau pakai kain sarung dirumah, ngak serampangan,
beliau sering menasehati saya agar menjaga pakaian
dimata anak-anak, terutama habis dari kamar mandi,
jangan hanya pakai handuk saja.
Anak saya yang kelas 2 SMP(habis mandi sudah
berpakaian langsung dikamar mandi, dah malu sama
babanya), sementara yang masih Sd kelas 4-6, sering
kena marah sama babanya, kalau kekamar mandi tidak
bawa handuk, dan membiasakan diri berpakaian dikamar
mandi, dan jangan sampai membiasakan diri agar aurat
kelihatan oleh siapapun. Malu sama orang. Dan semua
itu terbawa sampai mereka berinternet, menonton tv,
pas kelihatan adegan yang "aneh2", mereka langsung
berpaling, dan ngak mau menontonnya. Yah, namanya
film, begitulah kadang ada saja muncul adegan yang tak
mengenakkan itu meskipun katanya flm anak-anak.
Jadi saya pribadi, tidak begitu khawatir kalau
anak-anak berinternet, karena dah otomatis kepribadian
mereka terprotect dari ajaran agama yang dah kita
tanamkan sejak dari hamil, bayi dan anak-anak, dan
kebiasaan dari rumah sendiri.
Wassalamu'alaikum. Rahima
--- Rose Amsil <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mak Sati,
> Ibo hati mandanga penderitaan pensiunan nan harus
> mambaie biaya internet.
> Tapi baa kalau dicari jalan kalua supayo walaupun
> awak pensiunan tapi
> tetap masih juo dapek maakses internet. Caronyo cari
> provider nan pakai
> kabel serat optik, berlangganan bulanan dapek
> diakses dari rumah 24 jam
> (unlimited) , jadi ndak mambaie biaya telpon dek
> karano inyo pakai serat optik.
> Harago lagganannyo ndak sampai marogoh saku
> dalam-dalam, saratuih ribu
> bainternetlah dari pagi sampai malam sampai panek.
>
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Peraturan yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---