Dinda Asmardi dan Sanak Sutan Sinaro serta para sanak sapalanta, Izinkan saya ikut nimbrung dengan menukar judul thread ini menjadi seperti tersebut di atas. Ada tiga catatan kecil yang ingin saya sampaikan, sebagai berikut.
1. Walau KKM 2010 gagal dilaksanakan di Bukit Tinggi, namun seluruh materinya berhasil disepakati oleh seluruh undangan yang sama, walau tempatnya dipindahkan ke Padang. Pada saat ini - dengan segala kekurangannya yang masih harus disempurnakan - kita sudah mempunyai Pedoman Pengamalan ABS SBK, yang sudah disosialisasikan secara sustematis melalui berbagai jalur. Syukur Alhamdulillah, pihak-pihak yang sebelumnya menentang, sekarang kelihatannya tidak berkeberatan lagi. 2. Pemerintah Daerah Sumatera Barat sudah menjadikan ABS SBK ini sebagai tema dasar Rencana Pembangunan Daerah Jangka Menengah. 3. Dari segi substansi, kelihatannya seluruh program Gebu Minang periode 2011-2016 dirancang untuk menindaklanjuti seluruh tema SKM GM 2010 tersebut. 4. Masalah yang masih harus ditangani adalah membangun infrastruktur pelaksanaannya di Sumatera Barat, yaitu forum Tungku Tigo Sajarangan - sebagai forum bermusyawarah dari tiga jenis kepemimpinan sosial Minangkabau, yaitu niniak mamak, alim ulama, dan cadiak pandai - yang entah mengapa belum mendapatkan sambutan yang diharapkan. Dengan kata lain, walaupun pelan, upaya untuk mewujudkan ABS SBK ini di Sumatera Barat masih tetap berlanjut. Sudah ada kemajuan, walau masih banyak yang harus ditangani. Wassalam, SB. > > From: Sutan Sinaro <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Fri, 22 Jun 2012 16:21:43 -0700 (PDT) > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: Re: [R@ntau-Net] Peringatan Negara Gagal > > Kanda Asmardi jo dunsanak kasadonyo yang Insya Allah dimuliakan oleh Allah > swt. > > Bersatunya seluruh ummat Islam hanya dengan kehendak Allah swt., karena > do'a Nabi > saw. sendiri tidak dikabulkan. Artinya dalam tubuh ummat Islam itu akan ada > silang > pendapat. Akan tetapi mencapai mayoritas orang Islam dengan tujuan menegakkan > syari'ah bisa terjadi dengan usaha dan izin Allah swt. Karena dua hal ini > tidak identik. > Bersatunya ummat Islam tanpa silang pendapat adalah berbeda dengan mayoritas > berkeinginan menegakkan syari'ah walaupun berselisih pendapat. Yaa memang > sulit > dipahami, tapi lama-lama bisa bila direnungkan. > Jadi, mendapat suara mayoritas di MPR adalah mungkin walaupun tidak bersatu, > karena yang dipentingkan adalah tujuannya. Tapi hal ini tidak usah kita > perdebatkan lagi > karena saya sudah melihat apa tujuan kanda dibalik itu dan saya setuju. > Mengenai ABS SBK, untuk kanda ketahui, hal ini sudah diperjuangkan walaupun > dalam > bentuk wacana waktu itu, semenjak saya di Jepang, sebelum pak Saaf masuk ke > RN. > Ketika beliau masuk RN saya seolah-olah mendapat tempat untuk > memperjuangkannya dan berusaha menjumpai beliau akan tetapi berbagai halangan > yang tidak dapat dikemukakan di sini, belum mempertemukan kami dalam urusan > ini. Dan kekecewaan > saya begitu besar setelah mengetahui adanya tentangan dari orang Minang > sendiri ketika KKM GM hendak digelar. Mungkin mereka punya alasan tersendiri > ketika itu, tapi hal ini bagi saya adalah persoalan pokok yang menyebabkan > tidak tercapainya kesepakatan. > Kenapa saya begitu kecewa ?, kaena sebelum pulang dari Jepang saya pernah > berkata > kepada seorang saudara Islam dari Aceh, bahwa bila Aceh berhasil menegakkan > syari'ah > Islam dalam arti kata meng-undang-kannya, maka kami akan berusaha menegakkan > Adat bersendikan Syara' yang jadi ciri orang Minang. Janji ini atau > katakanlah impian ini entah > kapan terwujudnya, saya serahkan kepada Allah swt. > Persoalan yang saya lihat sekarang kanda, adalah perhatian pemerintah > Sumatera Barat > terhadap isu ini. Kenapa demikian, karena dianggap tidak akan memajukan > Sum-Bar > secara ekonomi dan politik. Mereka lupa bahwa ekonomi dan politik tidak lepas > dari rahmat > Allah swt. Mereka juga lupa bahwa dengan diberlakukannya syari'at, maka Insya > Allah rahmat Allah swt. akan turun sehingga segala persoalan akan diberikan > jalan keluarnya dan diberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka (baca > surah At-Thalaq). > Dari palanta RN ini kita hanya bisa menghimbau agar pemerintah Sum-Bar dan > DPR nya memberi perhatian dalam rangka meng-undang-kan dan memberlakukan ABS > SBK sebagai way of life masyarakat Minang di bidang hukum dan pemerintahan > dan dijunjung tinggi oleh seluruh Masyarakat Minang. > > Billahil hidayah wat taufiq > > Wassalam > > St. Sinaro > > --- On Fri, 22/6/12, Asmardi Arbi <[email protected]> wrote: > > From: Asmardi Arbi <[email protected]> > Subject: Re: [R@ntau-Net] Peringatan Negara Gagal > To: [email protected] > Received: Friday, 22 June, 2012, 7:53 AM > > Dinda Sutan Sinaro rahimakumullah. > Jo dunsanak sapalanta, > > Kalau baitu kanda setuju, sabab mambaliakkan Piagam Jakarta kadalam UUD45 > sarupo itu pulo, manunggu kudo batanduak. Salamo umat Islam nan di MPR/DPR > tidak kompak alias ndak bersatu Piagam Jakarta ndak kan baliak ka UUD45 do. > Cuma itu satu2nyo jalan nan tabuka, malalui MPR/DPR. Kalau mamasuakkan > syari'ah kadalam UU masih bisa dan alah banyak nan masuak dan ndak ado nan > manulak jadi UU. Ado duo contoh nan rancak: Pertamo, Acara Mario Teguh di > Metro TV tiok hari Minggu malam. Baliau manyampaikan syari'at Islam dengan > tidak manonjolkan al Qur'an atau Hadist, urang non Muslim pun ikuik batapuak > tangan tando setuju jo substansi ceramahnyo. Contoh nan kaduo metoda training > Leadership ESQ, pimpinan DR.Ari Ginanjar Agustian, di Menara 165 jl.TB > Simatupang, Jaksel. Baliau mangamukokan penemuan2 Ilmu Pengetahuan dan > Teknologi jo merujuk ke Al Qur'an dan Hadist, bahaso info ILPENGTEK itu alah > ado di Al Qur'an jauah sabalun penemuan2 tsb. Padahal nan ikuik Training > banyak juo nan non Muslim. Bahkan pernah ado diantara mereka itu lansuang > minta dishahadatkan Kalau di Aceh, memang dari dulu dijanjikan Daerah > Istimewa, sahinggo mereka berhasil memperjuangkannyo. Sabananyo di Ranah > Minangkabau kan bisa pulo dipajuangkan malaui implementasi ABS-SBK kan? > Baa kiro-kiro dinda Sutan? > > Wassalam, > Kanda AA220612 > > > From: Sutan Sinaro > Sent: Thursday, June 21, 2012 10:55 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [R@ntau-Net] Peringatan Negara Gagal > > Kanda Asmardi Arbi Ysh, > jo dunsanak kasadonyo yang dimuliakan Allah. > > Menunggu ummat Islam bersatu, itu sama dengan menunggu kuda bertanduk. > Nabi saw. pernah berdo'a di masjid bani Muawiyah, dua dari tiga do'anya > dikabulkan > oleh Allah swt, dan satu tidak dikabulkan alias ditolak. Do'a yang ditolak > itu adalah > supaya ummat Islam bersatu (Sahih Muslim). > Kalau Allah swt. sendiri tidak berkehendak, sudah jelas hal itu tidak > pernah terjadi, > dan kita tidak harus menunggu atau mengusahakan bersatunya itu. > Yang penting, syari'ah Islam harus tegak di seluruh Indonesia seperti di Aceh. > Seorang Professor di Malaysia keturunan Aceh pernah berkata. "Saya akan kirim > anak > saya ke Aceh untuk bersekolah di Unsyiah, tidak perlu ke Cambridge > university, MIT, > Oxford dan sebagainya, yang penting begitu pulang dari Aceh, dia jadi orang > baik". > (Why ?, because of that syari'ah enforcement). > Jadi, sekarang ini yang pasti, usahakan tegaknya syari'ah Islam di bumi > Indonesia, > kukuhkan dengan piagam Jakarta kembali ke dalam UUD 45. Siapa yang mau ikut, > ayoo, siapa yang tidak, silahkan pulang. Lalu teriakkan, > "Ye all want to go home, or ye all want to go with me !!!!." > > Billaahil hidayah, wat taufiq. > > Wassalam > > St. Sinaro > > --- On Thu, 21/6/12, Asmardi Arbi <[email protected]> wrote: > > From: Asmardi Arbi <[email protected]> > Subject: Re: [R@ntau-Net] Peringatan Negara Gagal > To: [email protected] > Received: Thursday, 21 June, 2012, 7:24 AM > > Penyebabnya adalah umat Islam tidak bersatu, tidak ada Pemimpin pemersatu, > dan tidak mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dipelajari oleh > Yahudi dan Barat dari al Qur'an dari peradaban Islam pada waktu > jayanya..Akhirnya mereka mengaturnya sesuai dengan kepentingannya. > > AA210612 > > > From: Ahmad Ridha > Sent: Thursday, June 21, 2012 6:53 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [R@ntau-Net] Peringatan Negara Gagal > > Cukup menarik. Indonesia dapat skor 6.8 untuk Violation of Human Rights and > Rule of Law, sedangkan negara yang melakukan invasi ke beberapa negara dengan > jumlah korban yang besar, menahan warga negara lain tanpa proses peradilan > dalam masa waktu yang tidak jelas, menggunakan tentara bayaran yang > menimbulkan korban di negara lain, membolehkan eksekusi tanpa proses > peradilan, dan menghasut orang agar melakukan tindakan teror agar bisa > ditangkap hanya mendapat skor 3.5. > > -- > Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim > (l. 1400 H/1980 M) > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
