Assalamualaikum w.w. para `sanak sa palanta.

Ini sungguh-sungguh berita besar tentang awal dari suatu kerja besar yang perlu kita hargai. Sudah lama pak Fasli Jalal mengatakan -- sewaktu masih menjadi Ketua Umum Gebu Minang -- bahwa 'rantau tak lagi bertuah' dan bahwa untuk merantau tidaklah cukup dengan 'tulang delapan kerat' saja.. Saya merasakannya sendiri kebenaran pendapat beliau tersebut. karena saya harus memulangkan dua orang adik kandung saya yang gagal merantau di Jakarta. Sedihnya, juga di Sumatera Barat keduanya ini juga tidak berhasil banyak memperbaiki hidupnya. Kelihatannya ada 'something wrong' dengan penyiapan SDM kita untuk menghadapi tantangan abad ke 21 ini dengan visi abad ke 19 dahulu.
          Oleh karena itu, sangat saya hargai rencana Kepala Disnakertrans Sumbar, Zul Evi Astar untuk mengadakan pelatihan di nagari-nagari, karena memang di sanalah terletak kantong kemiskinan di Sumatera Barat. Saya harapkan agar gagasan beliau ini kita dukung secara melembaga, dengan menyalurkan fasilitas latihan sebagai ganti dari bantuan untuk konsumsi yang selama ini dikirimkan dari Rantau. Intinya, mari kita dorong sanak saudara kita yang berkekurangan di Ranah untuk 'mahir memancing', dengan memberikan 'pancing' dan bukan 'ikan'.
         Dalam kegiatan saya yang lama di Komnas HAM, saya mengenal berbagai jalur sumber dana  untuk pelatihan masyarakat perdesaan ini, yang dalam istilah PBB termasuk 'indigenous peoples', antara lain dari ILO dan UNDP, dan insya Allah akan saya usahakan semampu saya  agar sebagian bisa dialirkan ke Ranah yang kita cintai. Untuk Sanak Zul Evi Astrar, terima kasih sebesar-besarnya atas gebrakan yang sangat historis ini.

Wassalam,
Saafroedin Bahar


--- On Wed, 1/30/08, kabaMinang OnLine <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: kabaMinang OnLine <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Pengangguran Sumbar Berkurang 17,78 Persen
To: [email protected]
Date: Wednesday, January 30, 2008, 1:29 AM

Padang , Singgalang
Selama tahun 2007, Sumatra Barat berhasil mengurangi jumlah pengangguran sampai 17,78 persen. Dari 243.525 orang pengangguran yang ada di Sumbar tahun 2006, berkurang menjadi 217.305 orang pada tahun 2007. Di tahun 2008 ini, Dinas Tenaga Kerja dan Trans�migrasi Provinsi Sumbar, berupaya mengurangi pengangguran dengan program de urbanisasi (pulang kembali ke kampung . Demikian disampaikan oleh Kepala Disnakertrans Sumbar, Zul Evi Astar, kepada Singgalang , Selasa (29/1). Menurut dia, untuk terlaksananya upaya de urbanisasi itu, saat ini Disnakertrans telah memulai sosialisasi ke tingkat nagari/desa/kelurahan se-Sumbar. Dari 537 nagari, 381 desa dan kelurahan se-Sumbar, sampai akhir bulan Januari ini, sekitar 10 persennya telah memasukkan rencana pelatihan.

�Pelatihan yang diadakan di setiap nagari itu, akan dibantu pembiayaannya oleh pemerintah. Dananya bersumber dari berbagai dinas dan instansi yang ada di tingkat kab/kota dan provinsi. Hanya saja pengelolaannya akan dilakukan secara tersistematis melalui Disnakertrans,� terangnya. Pelatihan keterampilan tersebut, dilakukan mengingat 72 persen masyarakat Sumbar, bergerak di bidang non formal seperti perbeng�kelan, perdagangan dan jasa. Hanya 28 persen saja yang bekerja di bidang formal seperti PNS, ABRI dan pegawai swasta. Bidang usaha yang 72 persen itu, merupakan lahan yang harus diolah untuk mengatasi pengangguran. �Caranya, dengan memberikan mereka pela�tihan keterampilan yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing,� ulas Zul Evi. Dengan melaksanakan program tersebut, diharapkan pada tahun 2008 ini jumlah pengangguran di Sumbar akan berkurang 20-23 persen. Disamping itu, dengan de urbanisasi ini, kemajuan nagari-nagari di Sumbar akan dapat lebih dipacu perkembangannya. CR 05

 





Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Peraturan yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke