Asssalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakaatuh
Sudah dua minggu, aku berada di Kairo. Aku hanya
keluar diwarnet samping rumah, dan Mesjid Indonesia
Cairo, tempat ibu-ibu mengadakan pengajian hari
Selasa.
Jum'at-Sabtu hari libur di Kairo, karena bahan-bahan
di talajah(kulkas) habis, rendang yang kubawa dari
Indopun hampir habis, akhirnya aku dan suamiku pergi
ke pasar ikan, dekat mesjid Sayyidah Zainab. Hari itu
tak banyak orang, aku kaget setahun meninggalkan Kairo
barang-barang pada naik semua. Ada juga masih seharga
yang dulu. Ikan Bolthi(mungkin spt ikan mujair,
dikita), adalah ikan kesukaan suami dan anak-anakku,
sementara aku kurang suka ikan itu, aku sukanya ikan
gembung, dan ikan ini jarang ada di Mesir, dahulu
harganya cukup murah, dari harga ikan bolthi(ikan
bolthi juga ikan kesukaan orang Mesir, jadi ada
sepanjang waktu). Ikan gembung, atau ikan
tenggiri(untuk buat empek2 Palembang), sangat jarang
ada dipasar Mesir.
Dahulu ikan gembung ini murah, namun setelah orang
Mesir tau bangsa Asia Tenggara suka ikan ini, sekarang
lumayan mahal, sama harganya dengan ikan Bolthi,
sebagaimana cabe merah, dahulu cabe merah suka dibuang
oleh orang Mesir, karena orang Asia terutama Indo,
Malay, Thailand suka cabe merah, sekarang jadi mahal,
begitulah perdagangan.
Kami pulang dengan Taxi. Di dalam taxi, sopir bertanya
pada suamiku:"Ismak hadretak ehh"(Siapa nama kamu),
Jawab suamiku:"Abdurrahim", tanggapnya:"Ahsanal Asaami
'indallaahi"(Sebaik-baik nama disisi Allah), jawab
suamiku"Syukran, ismu hadretak ehh". " Ana..Ismi
Yahya"."Ahsanal Asaami"puji suamiku lagi.
Jawabnya:"Na'am, yahya ada didalam AlQuran, dan
sebelumnya belum ada nama tersebut, sambil dia
membacakan ayat AlQuran dalam surah Maryam", nama
Yahya ini sebelumnya bagi bangsa Israel adalah
Yohanes", kemudian ia bercerita panjang tentang cerita
Nabi Yahya Alaihissalam.
Kemudian ditanyanya lagi suamiku: "Inta miniin"(Kamu
dari mana), jawab suamiku:"Indonisi". "Ohh, daulah
Islamiyah",(negara islam) jawabnya. "Tidak,.suamiku
bilang, tetapi daulah muslimah"(negara yang
kebanyakannya muslim). "Ohh, inta satrah, bitifham
kalam", Oh yah, kamu benar, kamu pintar, mengerti
perkataan(bahasa). Jawab suamiku, kalau saya katakan
Indonesia adalah daulah Islamiyah, berarti
undang-undang yang ada di Indonesia memakai syari'at
Islam, tetapi tidak, Indonesia sama dengan Mesir.
Tetapi saya katakan daulah muslimah, karena negaranya
kebanyakan beragama Islam.
Kemudian, dalam perjalanan lagi, semangatlah ia
bercerita(orang Mesir memang suka berbicara, kalau
dipancing-pancing, bisa keluar semua ilmunya, kalau
ngak, kadang mereka juga suka diam), ia tanya
suamiku:"Taukah kamu, kenapa kita ummat Islam, sudah
berudhuk, kemudian buang angin, padahal badannyakan
bersih, kenapa kita tetap disuruh wudhuk lagi setelah
buang angin itu, padahal badan kitakan dah bersih?
"Jawab suamiku"Wah..mana saya tau"(yang jelas itukan
perintah Allah), tetapi sopir taxi itu akhirnya
menjelaskan ada sangkut pautnya ketika nabi Adam dan
Siti Hawa disurga dan keluar dari surga. Namun
sayangnya aku ngak begitu yakin dengan jawabannya.
Hanya saja sesampai dirumah, aku salut juga pada sopir
taxi di Mesir ini, sering aku dapati mereka adalah
penghafal AlQuran, ketika ditanyakan, apakah mereka
bidang agama, keluarag Al Azhar, ternyata jawabnya
tidak, mereka sering keluaran umum.Ir.Pertanian,
Tehnologi, tetapi satu jawabnya buat aku salut, mereka
menghafal AlQuran itu dimesjid2, dan mengetahui agama
dengan mendengarkan ceramah-ceramah, juga banyak
membaca buku addiniyyah(agama), jadi tak heran, banyak
para keluaran umum disini hafal AlQuran, dan
pengetahuan agamanya jauh mendalam.
Dan satu lagi, yang sering aku kagumi, para sopir
taxi, banyak diantara mereka adalah pejabat, dan
mantan pejabat negara, para guru, dosen. Ketika
kutanyakan, kenapa sudah jadi dosen, atau pejabat
begini masih jadi sopir taxi. Jawabnya:" Uang ngak
memadai, jadi dicari lagi dari rezeki yang halal dari
tempat lain, dan jadi sopir taxi salah satu jalannya,
bukankah Rasulullah bersabda:"Harta yang dimakan dan
diberikan oleh seseorang untuk diri dan keluarganya
dari keringatnya sendiri(tentu dengan jalan halal),
jauh lebih baik...."(orang Mesir baik keluarag umum,
atau agama, biasanya mereka memang banyak hafal
AlQuran dan hadits-hadits), dan satu, mereka paling
ngak suka dibilang Bakhil(pelit), jadi kalau mendengar
nama nabi MUhammad diucapkan, langsung saja lidah
mereka akan mengatakan :"Shallallahu'alaihiwasallam",
karena hadits Rasulullah mengatakan, yang dikatakan
bakhil sebenarnya adalah, apabila disebutkan nama
Rasulullah, mereka tidak bersalawat kepadanya".
Wassalamu'alaikum.Rahima. Cairo 2 Pebruari 2008
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Peraturan yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---