Ustadz Abu Jibriel : Pemerintah RI anti Syari'ah tidak peduli dengan Jihad rakyat Suriah
Posted by: "fajar (fai)" [email protected] Thu May 31, 2012 3:44 pm (PDT) Kamis, 31 Mei 2012 14:10:52 JAKARTA (Arrahmah.com) - Sikap tidak jelas dan tegas pemerintah Indonesia dalam merespon tragedi berdarah di Suriah, menurut wakil amir Majelis Mujahidin Indonesia disebabkan pemerintahan di Indonesia sendiri masih dipenuhi orang-orang bermasalah dalam aqidahnya. "Bagaimana mereka mau peduli dan mengecam pemerintahan Suriah yang Syi'ah itu, jika di dalam pemerintahan RI masih banyak orang-orang syi'ah, ahmadiyah, dan orang-orang yang sesat," kata ustadz Abu Jibriel kepada arrahmah.com, Jakarta, Kamis (31/5). "Atas nama perang melawan terorisme mereka membunuhi rakyatnya sendiri, bagaimana mau peduli terhadap rakyat Suriah. Indonesia tidak mungkin menjadi sponsor perlawanan terhadap rezim Bashar," tukasnya. Mubaligh yang pernah ditahan pemerintah Malaysia ini menghimbau kepada umat Islam Indonesia, agar saling menginformasikan persoalan tragedi Suriah ini. Karena menurutnya, sikap rakyat Indonesia yang mayoritas Islam masih kurang peduli ditengarainya akibat kurangnya informasi tersebut. "Bagi yang sudah tahu, agar memberitakan kepada saudara-saudarnya yang belum mengetahui," ujar Ustadz Abu Jibriel. Bahkan, menurut Ustadz Abu Jibriel, semestinya umat Islam turun ke jalan untuk memberikan dukungan terhadap Jihad rakyat Suriah dalam menentang rezim Bashar dan menekan pihak-pihak yang mendukung pemerintahan Bashar. "Harus ada gerakan umat Islam berdemo mendatangi kedubes-kedubes yang mendukung Bashar seperti Rusia untuk mengecam mereka," imbuhnya. Ia pun meminta kembali kepada kaum Muslimin agar dapat mendesak pemerintah RI melakukan pembelaan terhadap rakyat Suriah. "Umat Islam Indonesia harus memberi tekanan kepada pemerintah untuk membebaskan rakyat Suriah," tutupnya. MMI sendiri menurutnya, sudah menyatakan dukungan tegas dan mendesak pemerintah RI saat pertemuan dengan ulama Suriah, Syaikh Ghayyats. (bilal/arrahmah.com) http://arrahmah.com/read/2012/05/31/20606-ustadz-abu-jibriel-pemerintah-ri-a nti-syariah-tidak-peduli-dengan-jihad-rakyat-suriah.html ----------- From: "Darwin Bahar" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 3 Jun 2012 05:44:28 Pertama, saya selalu tercengang melihat posting yang menganjurkan hasutan, kebencian dan permusuhan kepada sesama muslim muncul di milis Surau ini. Kedua, apakah karena Ustadz Abu Jibriel ini memang dongok, ataukah memang antek Zionis, karena tidak ada yang diuntungkan dari hasutan-hasutan semacam kecuali Zionis Israel, yang senang kalau muslim Sunni dan Syiah selalu gontok-gontokkan, karena akan selalu mudah mereka kalahkan, Apalagi pada saat negara Yahudi itu dan konco-konco baratnya ketar ketir terhadap kemampuan Iran untuk membuat bom nuklir. Fundamentalis Kristen dan Yahudi itu sebenarnya seperti minyak dengan air, karena umat Kristen mengganggap para rabbi Yahudi bertanggung jawab terhadap peristiwa penyaliban Yesus, tetapi mereka bisa bersatu menghadapi Umat Islam. Lalu Sunni, dengan Syiah, yang mengimani ALLAH yang sama, Kitab yang sama dan Junjungan yang sama, selalu saja membawa perbedaan pendapat tentang penunjukkan khalifah empat belas abad silam ke masa kini untuk saling benci. Kepada saudara Fajar agar ingat pertanggunganjawaban Anda di Yaumil Mahsyar kelak, karena ikut menyebarkan hasutan yang dapat semakin memecah belah Umat Islam ini. Kecuali, jika anda bukan muslim. Wallahualam bissawab Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 69-) anggota Milis Surau sejak tahun 2000 ----------- Posted by: "fajar (fai)" [email protected] Sat Jun 2, 2012 4:11 pm (PDT) Mhn maaf bila ada yg tdk berkenan dgn postingan ini dgn tuduhan hasutan.. Tulisan anda sndr scr tdk sadarpun sdh menghasut dan mengfitnah ust abu jbril seorang antek zionis. Bukankah kita tdk blh sembarang menfitnah apalagi hanya beradar tulisan sj. Silahkan baca literatur2 ttg syiah. Maka anda akan lbh memahami apa situ syiah..secara pemahaman sunnih dan syiah sgt bedah. Mhn maaf sekali lg kalau dituduh menyebarkan hasutan.. ----------- Posted by: "Darwin Bahar" [email protected] darwin_bahar Sat Jun 2, 2012 5:07 pm (PDT) Saya menilai Ustadz Abu Jibriel sebagai antek zionis karena hasutannya itu sangat menguntungkan mereka. Dan saya membenci orang-orang yang menebarkan kebencian dan permusuhan kepada sesama muslim karena hanya membawa kemudaratan. Kebajikan yang merupakan inti ajaran Islam, tidak mungkin dibangun dari kebencian dan permusuhan Seberbeda mana Yahudi dengan Nasrani yang kitab dan nabinya berbeda? Tidak akan seberbeda Syiah dan Suni yang ajarannya berasal dari sumber mata air yang sama, dan tidak ada alasan di antara kedua belah pihak untuk saling menolak, apa lagi saling mengkafirkan satu sama lain. Faktanya pemerintah KSA tidak melarang muslim syiah untuk memasuki haramain untuk berhaji. Tapi poin yang terpenting bukanlah wewenang dan kemampuan manusia untuk menilai pemahaman siapa yang lurus dan yang bengkok, kecuali Allah SWT. Entah bagi orang-orang yang merasa ilmunya setara dengan Ilmu Allah SWT. Saya dibesarkan dalam tradisi Muhammadiyah (Sunni) dan akan tetap demikian tanpa perlu mengorek-ngorek kesalahan pemahaman lain yang berbeda. Perbedaan pemahaman itu menunjukkan kedaifan manusia dalam memahami kebenaran, karena kebenaran yang sejati hanyalah milik Allah Yang Maha Benar Two wrongs do not make one right! Wassalam, HDB-SBK (L, 69-) (diskusi berakhir) -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
