Membaca program 100 Hari Pertama Jokowi-Ahok di bawah ini, mengingatkan saya
akan 'anekdot' telur kolumbus, yang keistimewaan dan keluarbiasaanya, justru
karena ketidakistemewaan dan ketidakluarbiasaannya. 

Apa yang istemewa dan luar biasa dengan penggunaan akal sehat?

Wallahualam bissawab  

Wassalam, HDB-SBK (L, 69)   

======

Ini Langkah 100 Hari Pertama Jokowi-Ahok

Kamis, 20 September 2012 | 19:01 WIB

http://www.tempo.co/read/news/2012/09/20/229430877/p-Ini-Langkah-100-Hari-Pe
rtama-Jokowi-Ahok

TEMPO.CO, Jakarta -Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama,
tak mau terlena dengan kemenangan dalam pemilihan gubernur Jakarta, walau
dalam versi quick count. Dalam 100 hari pertama kerjanya nanti, Ahok akan
berfokus pada program yang dijanjikan selama masa kampanye.

"Ini pekerjaan berat, kita harus kerja keras supaya masyarakat tidak
dikecewakan," kata Basuki di Posko Pemenangan, Menteng, Kamis, 20 September
2012.

Dalam 100 hari ke depan ada beberapa program yang akan menjadi prioritas
Ahok. Yang pertama adalah penguatan Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT)
dan kelurahan. "Kekuatan kini ada di kelurahan, RT, RW, bukan dinas atau
biro. Kami akan minta seluruh birokrat untuk berubah melayani," katanya.

Masalah birokrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga akan menjadi perhatian
Ahok."Pada 100 hari pertama, kami uji coba PNS dan kepala dinas apakah akan
mengikuti langkah kami atau tidak," katanya. PNS yang mencapai pensiun juga
akan dipensiunkan supaya terjadi regenerasi birokrasi.

Program andalan Jokowi-Basuki mengenai kesehatan dan pendidikan juga akan
menjadi program prioritas dalam 100 hari pertama. Ahok berharap warga
Jakarta bisa merasakan jaminan kesehatan, pendidikan serta perizinan. "Kami
tidak mau mendengar lagi ada anak yang kurang beruntung putus sekolah.
Soalnya ini yang menjadi harapan masyarakat memilih kami," katanya.

Masalah kemacetan juga akan menjadi perhatian serius di mana Ahok berencana
membereskan pembangunan 15 koridor bus Transjakarta. Penataan bus-bus
reguler di luar bus Transjakarta dengan sistem pembayaran per kilometer akan
menjadi salah satu solusi menghadapi kemacetan.

Penataan bus Transjakarta akan dimulai dengan suatu sistem yang mengatur
persebaran dan penggunaan bus. Hal ini semata-mata agar tidak ada bus yang
penuh dan kosong di saat yang bersamaan. "Warga Jakarta yang bawa mobil
harus secepatnya merasakan busway," katanya.

ANANDA W.

 

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke