Nakan Mulyadi,

Tantu kuajiban awak sbg putra Minang mamajukan wisata kampuang halaman.

Soal AC di Sikuai ide rancak tu.

Soal KIM masih diproses.

On 10/7/12, Muljadi Ali Basjah <[email protected]> wrote:
> Assalamualaikum Wr.Wb. Yth. Bapak Dutamardin Umar, sarato para Pambaco yang
> Budiman.
>
> Salut juo ambo mancaliak ka-gigiahan Pak Dutamardin demi mamajukan Ranah
> Minang, menghimbau sumbangan bencana2 alam, mempromosikan turismus ka
> SumBar, antaro lain diPalanta iko.
>
> Idealnyo dek listrik maha, baa mangko indak dibuek sacaro alami, dek
> Arsitek2 nan di Padang? Misalnyo rumah2 nan sajuak mode2 Al Hambra, dan
> listriknyo dari tanago Matohari? AC itu boros bana pamakaian listriknyo,
> batambuah pulo kalau konstruksi Bangunan nan indak pakai peredam (hemat
> Energie).Disisi lain, ambo kurang jaleh apo AC nan di Indo/Sikuai itu
> mamakai Freon atau bahan campuran Kimia lainnyo?  Padohal diJuruman Fereon
> itu lah sajak lamo dilarang,... umumnyo turih2 Eropa, labiah condong
> baliburan kadaerah2 nan alami.
>
>
> Baa kaba...akhia carito kawan Pak Dutamardin nan baniaik malestarikan ranah
> Minang, dengan caro mambao kesenian Minang/Main Kim ka USA?
>
> Sagitu dulu ota dari ambo pak Dutamardin.
> Baa kabaa Ibu mintuo Pak Dutamardin nan di bao barubek dari USA ka
> Indonesia? Ambo mandoaan moga2 baliau, lakeh cegak dan sehaik walfiat.
>
> Wassalam,
> Muljadi Ali Basjah.
>
>
>
>
> -------- Original-Nachricht --------
>> Datum: Sun, 7 Oct 2012 05:46:19 +0700
>> Von: ajo duta <[email protected]>
>> An: "[email protected]" <[email protected]>,
>> "[email protected]" <[email protected]>, [email protected]
>> Betreff: [R@ntau-Net] Untuak Nan Alun ka Sikuai
>
>> ktober 2012 | 04:03 WIB
>>
>> 
>> Bersantai di Pulau Sikuai
>> 
>>
>> Padang: Bila Anda ke Padang, cobalah berlayar ke salah satu pulau
>> kecil yang ada di depan kota Padang, namanya Pulau Sikuai. Pulau yang
>> mulai dikelola untuk wisatawan sejak 1994 ini menjanjikan semua
>> keindahan pulau tropis.
>>
>> Pantainya juga berpasir putih dan lembut, perairannya hangat, kaya
>> dengan terumbu karang dan ikan, dan ombaknya yang tenang. Banyak pohon
>> kelapa di sepanjnag pantai dan di belakangnya dilindungi hutan tropis
>> yang masih terpelihara.
>>
>> Dan yang menjadi daya tarik utamanya adalah kala sunset. Saat akan
>> tenggelam, kadang kala mataharinya begitu merah yang tenggelam di
>> birunya laut.
>>
>> Pulau Sikuai dapat dicapai dalam waktu 25 menit dengan speed boat atau
>> 60 menit dengan menggunakan kapal. Di pulau seluas 4,4 hektare ini
>> dibangun 25 cottages, restoran, ruangan untuk rapat, kolam renang.
>> Bahkan juga ada jalur untuk joging dan bersepeda yang bisa mengitari
>> pulau serta tangga-tangga yang dibangun hingga ke atas bukit yang
>> memungkinkan siapapun untuk menikmati matahari tenggelam atau matahari
>> terbit dari ketinggian pulau.
>>
>> Untuk tempat istirahat yang jauh dari keramaian, pulau ini nyaris
>> sempurna. Di deretan pohon-pohon kelapa di depan penginapan, ada
>> beberapa ayunan untuk bersantai dan tertidur di tengah hembusan angin
>> laut. Bahkan kita bisa langsung mencebur berenang di laut tenang
>> dengan yang berwarna biru dan amat jernih. Mudah dijumpai anak-anak
>> penyu yang berenang di antara karang.
>>
>> Selain itu, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Bisa snorkeling
>> di sekitar pulau atau mendayung kano di atas laut yang tenang. Bahkan
>> dari atas perahu, aneka biota laut terlihat amat jelas.
>>
>> Juga bisa trekking karena di belakang resort, ada hutan tropis dengan
>> bukitnya tinggi, tetapi sudah dilengkapi 369 anak tangga bila ingin
>> mendakinya. Perlu waktu 30 menit untuk mencapai puncaknya. Walau
>> tenaga terkuras, ini akan terbayar dengan pemandangan indah saat
>> melihat ke laut lepas, memandang pulau-pulau kecil di bawahnya. Dan
>> bila naik saat senja, bisa melihat matahari tenggelam.
>>
>> Namun, kekurangan penting di pulau ini adalah terbatasnya listrik.
>> Padahal, kamarnya menggunakan AC. Listrik yang berasal dari generator
>> hanya menyala pada pulul 17.00 sore hingga pukul 08.00 pagi.
>>
>> Ada paket wisata sehari di pulau ini dengan biaya Rp 250 ribu per
>> orang yang dikelola oleh PT Abadi Wijaya yang kini mengelola resort
>> New Sikuai Island. Dengan paket ini, dari Padang pengunjung akan
>> berangkat di Pelabuhan Wisata Bahari di Pelabuhan Muara Padang pada
>> pukul 10.00 pagi naik speed boat yang disediakan dan sore harinya
>> pulul 16.00 sore sudah harus kembali dari Pulau Sikuai ke Pelabuhan
>> Wisata Bahari di Padang.
>>
>> Dengan paket sehari ini hanya cukup untuk bermain di pulau, memancing,
>> kano, atau berenang, tetapi tidak ada kesempatan untuk menikmati
>> matahari tenggelam. Sementara bagi yang ingin bermalam, tarif kamarnya
>> mulai Rp 600 ribu hingga Rp 4 juta per malam.
>>
>> FEBRIANTI
>>
>
> --
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
>
>
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke