Semoga udara Yunani mambuek Uni Tati indak talampau barek manulihkannyo doh.
Mungkin kalau beko ado rencana terjemahan ka dalam bahaso Inyiak Plato, itu nan barek yo :) Salam, Akmal N. Basral Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: <[email protected]> Date: Wed, 7 Nov 2012 03:34:43 To: Damhuri Muhammad<[email protected]>; <[email protected]> Subject: Re: (Cerpen) Editor Kumcer: Damhuri Muhammad & Daftar Peserta Sementara Ondeeh telah insyaf:) Uni cubo menulis cerpen pakai dialog, kisah Mamak nan manolong Kemenakan juo ado Uncu dalam kisah cerpen ko. tantangan barek:) Wassalam 2012/11/7 Damhuri Muhammad <[email protected]> > terimakasih, kakanda akmal. > senang mendengar ada iklim kreatif semacam ini.semoga lancar lah hendaknya. > > salam hormat > > Sent from my iPhone > > On Nov 6, 2012, at 18:43, "akmal n. basral" <[email protected]> wrote: > > > If you really want to achieve something, > all the universe will conspires in helping you > to achieve it. > > - "The Alchemist", Paulo Coelho > > > Assalamu'alaikum sanak palanta RN nan ambo hormati, > terlampir di bawah ini adolah update namo peserta nan akan ikut > berpartisipasi dalam Kumcer 2013 (antah apolah namonyo beko nan cocok): > > I. Daftar Samantaro (gelar akademis tidak ditulis, semoga indak > keberatan) per 6 Nov '12: > > 1. Zulhasril Nasir. (via FB). > 2. Asmun Sjueib > 3. Muchlis Hamid > 4. Ronald Putra > 5. Indra J. Piliang > 6. Hartati Nurwijaya (Megara, Yunani --> via FB) > 7. Damhuri Muhammad (editor) > 8. Akmal Nasery Basral (koordinator) > > II. Editor. > > Alhamdulillah, salah surang kawan ambo dan sastrawan muda Minang nan > paling manonjol di generasinyo, Damhuri Muhammad, alah manyatokan ka ambo > bersedia untuk menjadi editor kumpulan cerpen ko. Angku Dam juo dikenal > sebagai kritikus, dan menjabat sebagai Ketua Dewan Juri Khatulistiwa > Literary Award (KLA). Pendidikan formal terakhir adolah Magister Filsafat > dari UGM. Sahari-hari bakarajo sabagai editor profesional di sebuah > penerbitan. > > Dengan masuaknyo Angku Dam ka dalam proyek ko, semoga para penulis cerpen > (no 1-6) bisa fokus pado kisah sajo, indak usah paniang jo tetek-bengek > "baa manulih sastrawi nan rancak tu". > > III. Stimulus. > > Sebagai stimulus awal, "pemanasan" bagi peserta, silakan dibaco cerpen > "Orang-orang Larenjang" nan dimuek Kompas Minggu, tahun lalu. > > Salamek mambaco dan manuai inspirasi bagi sanak kasadonyo. > > Salam, > > Akmal N. Basral > @akmal_n_basral > > * * * > > > ORANG-ORANG LARENJANG > Damhuri Muhammad > > Dari pagi ke pagi, mulut-mulut itu, satu demi satu, bagai beralih-rupa > menjadi toa. Bila toa di surau mengumandangkan azan, maka toa-toa segala > rupa yang terpancang seperti antena itu begitu kemaruk memancar-luaskan > gunjing, asung, dan pitanah, bahkan sekali-dua melepas umpat dan makian. > Gema suara mereka bagai gendang irama gambus di musim helat, begitu > semarak, begitu menyentak. > > Ah, betapa lekas, betapa gegas, gunjing itu tersiar, bahkan jauh sebelum > pantang dan larang kami langgar. Toa-toa itu bagai beranak-pinak, > sambung-menyambung, balik-bertimbal, berteriak di pangkal kuping kami. > Perihal beban berat yang bakal ditimpakan di pundak kami, tentang utang > yang selekasnya mesti kami lunasi. Diselang-selingi pula dengan peringatan > yang kadang terdengar serupa ancaman: ”siapa melompat siapa jatuh.” Sekali > lagi, jauh sebelum pantang dan larang yang disebut-sebut itu kami terabasi. > Seolah-olah kami telah lengah menimbang dan menakar, bahwa bila ”hidung > dicucuk, tentulah mata bakal berair.” > Toa yang terus menyala itu telah menjadi sebab paling absah menghilangnya > yang terhormat pengulu kami, Bendara Gemuk. Sudah empat petang tak tampak > batang hidungnya di lepau kopi, tidak pula di surau. Di usia kepala tujuh, > Gemuk tentu tiada bakal pergi jauh. Sesungguhnya ia tidak pergi, hanya saja > tidak pulang, dari ladang gambirnya, di rimba Cempuya. Mengingat, kerabat > dekat kami, Julfahri, bersikeras hendak mempersunting Nurhusni, yang tidak > lain adalah juga sanak famili kami. Dua sejoli yang sedang mabuk kepayang > itu berasal dari rumpun yang sama: Larenjang. ”Kawin sesuku,” demikian > leluhur kami menukilkan sebutan bagi pantang dan larang itu. Bila > dilanggar, suku kami akan terbuang. Julfahri dan Nurhusni wajib kami hapus > dari ranji silsilah dan hak waris. Keduanya diharamkan menginjakkan kaki di > tanah Larenjang. Mereka harus angkat kaki dan tidak akan pernah ada tempat > berpulang. Sementara itu, dalam beberapa musim, akibat menerabas pantangan, > orang-orang Larenjang, tanpa kecuali, akan dikucilkan dari pergaulan > antarsuku. Bagi kami, tidak akan berlaku lagi, duduk sama- rendah, apalagi > tegak sama-tinggi. Pucuk pimpinan yang membawahi semua wilayah persukuan > akan menetapkan denda, dan hukuman yang mesti kami jalani. Pendeknya, > sebagaimana Julfahri dan Nurhusni, kami pun bakal merantau, meski bermukim > di kampung sendiri. > Maka, bagi Bendara Gemuk, daripada hidup berkalang malu, tentulah lebih > baik mati berkalang tanah. Ia bertahan di rimba Cempuya, menggelepak di > dangau lapuk dengan bekal seadanya. Meski lengang dan hawa dingin > menusuk-nusuk tulang tuanya, tetap saja terasa lebih baik ketimbang > terus-menerus mendengar desas-desus yang tak kunjung reda. > ”Kenapa awak mesti menghamba pada aturan usang itu?” begitu Julfahri > berkelit ketika Gemuk mendesaknya untuk membatalkan rencana itu. > ”Mentang-mentang bersekolah tinggi, berani kau melanggar pantangan adat?” > bentak Gemuk. > ”Kami tidak punya hubungan tali-darah, jadi kami bisa menikah! Kami siap > dibuang dari Larenjang!” > ”Tapi, bagaimana dengan kami yang akan menanggung malu seumur- umur?” > ”Bila tidak berbuat salah, kenapa harus malu?” > > -- Dra. Hartati Papafragkou telp. 302296021223 Megara http://www.tatiatravels.com (ITLA no. 0912-0367) -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
