Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

 

Pengakuanku Untuk Bundo Nismah

By : Rina Permadi

 

Dengarkanlah Bundo..

Di titik kulminasi kekacauan pikiran yang harus terbagi-bagi

Aku merasa seorang yang sangat tidak tau diri

Telah lewat satu hari Bundo Nismah berulang tahun

Belum juga ada sesuatu yang bisa kupersembahkan kehadapan beliau

 

Bundo adalah orang yang sangat penyayang

Itu selalu kurasakan di setiap kesempatan berinteraksi 

Interaksi yang kebanyakan bukan berasal dari diriku

Selalunya didahului oleh beliau yang sangat keibuan 

 

Kegalauan yang selalu kututupi

Bagai GPS super canggih

Beliau bisa mendeteksi kegalauan hati yang tengah kuhadapi

Koment-koment aneh di Fb ku sering memulai interaksi itu

Bundo dengan sangat jeli bisa menyigi suasana hati ini

Terkadang tenggorokan yang tercekat dan air mata yang menggenang ....

Susah sekali untuk disembunyikan 

Diinteraksi yang aku tidak siap menghadapi

Sebenarnyalah ingin.. ingin sekali membuat Bundo tertipu

Namun sayang. sepertinya seorang Bundo Kanduang tidak pernah bisa tertipu...

 

Sesuatu yang kusadari terlambat

Terkadang aku harus menyerah kalah 

Dan membiarkan sesak hati kuperuntukkan jua untukmu..

Padahal itu sangat tidak kumaui

 

Kumau Bundo bahagia

Apapun kondisinya Bundo harus bahagia

Cukup sudah segala kegalauan yang tidak terperi yang pernah menyinggahi
hidupnya

Mulai dari bibit kecil melati putih hingga bermetafora menjadi beringin
rindang nan meneduhi hari...

 

Bundo,

Diri ini seperti orang yang tak tau diri

Sebegitu perhatian dan penyayangnya dirimu

Namun sampai detik ini belum juga ada yang bisa kupersembahkan dihadapanmu

 

Namun seperti seringnya kita berkesimpulan bersama di interaksi-interaksi
yang tercipta.

 

Mari kita mencari kebahagiaan di dalam ketidak bahagiaan itu

Mari menikmati kondisi yang sulit dengan senang hati

Berdamai dengan kegalauan sambil menikmatinya

Dan selalu bersyukur

 

Teori yang aneh bukan Bundo

Tapi Bundo setuju-setuju saja 

Itulah Bundo

Seaneh apapun aku ini

Tetap saja aku selalu mendapat penghargaan 

Yang rasanya tak pantas kudapat darimu

 

Tapi,

Masih saja aku tidak tau apa yang bisa kupersembahkan kepada Bundo kali ini
di tahun ini 2012 ini.

Di Ulang tahun ke- 74 ini

 

Maafkalah aku Bundo,

Telah kulalui jam-jam dengan kebuntuan mencari inspirasi untukmu

Sungguh keterlaluannya diriku ini

Masih bisa kunyatakan sekarang ini 

Belum tau mau persembahkan apa untukmu..

 

Namun satu yakin  kutau  :

 

We love you Bundo..

 

 

Wassalam

Rina sekeluarga, Batam

 

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke