Tarimo kasih Bundo. Bagi sanak nan baminat dan ado wakatu, hari ko lokakarya 
masih balanjuik sampai sore. Bisa hadir sabagai rombongan ambo.
Lokasinyo di Singosari Room, Hotel Borobudur. 
Tantu masih ado kesempatan lain, Bundo, karano iko karajo jangka panjang. 
Mudah-mudahan ado para sanak kito di Jakarta  - khususnyo nan mudo-mudo - nan 
bana-bana baminat ka bidang iko. 
Ambo lai maambiak extra copies dari bahan lokakarya.
Wassalam,
SB. 
Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 19 Nov 2012 22:35:47 
To: milis rang minang<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] OOT: dimana posisi masyarakat adat   Minangkabau
 dalam forum nasional dan internasional ?

Walaikum salam pak Saaf,
 
Mungkin ada baiknya, sewaktu pak Saaf menerima undangan itu Pak Saaf segera 
menginformasikan kepada khalayak intelektual Minangkabau yang bapak kenali 
untuk ikut berpartisipasi. Bahkan mengajak ikut serta. 
 
Mudah mudahan kedepannya masih terbuka kesempatan. 
 
Bukankah begitu sebaiknya ?
 
Wassalam,
 
Evy Nizhamut bt Djamaludin
Tangerang Selatan
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 20 Nov 2012 03:53:24 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: [email protected]<[email protected]>; Farhan Muin DATUK 
BAGINDO<[email protected]>; Yulianto SYAHYU, SH, MH<[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] OOT: dimana posisi masyarakat adat   Minangkabau dalam
 forum nasional dan internasional ?

Assalamualaikum ww para sanak sapalanta,

Mungkin penglihatan saya salah, tapi saya mendapat kesan bahwa telah terjadi 
penciutan wawasan kita orang Minangkabau. Sebagai suku bangsa, kita pernah 
sangat aktif dalam perjuangan kemerdekaan untuk membentuk NKRI. Namun sekarang 
minat kita hanya berkisar di sekitar masalah lokal belaka, yang gambarannya tak 
seluruhnya cerah.

Padahal sebagian solusi masalah lokal tersebut ada di tingkat nasional - 
seperti pembentukan RUU Pemerintahan Desa atau RUU Perlindungan dan Pengakuan 
Hak Masyarakat Adat - dan sebagian lagi bahkan pada tingkat internasional, yang 
tercantum dalam Konvensi ILO 169/1989 dan Deklarasi PBB Tentang Hak Masyarakat 
Adat. 

Pada saat ini saya sedang mengikuti Lokakarya Masyarakat Adat yang 
diselenggarakan ILO dan UNDP di Hotel Borobudur, dengan sasaran pokok 
mengadakan advokasi untuk ratifikasi Konvensi ILO 196/1989 dan sosialisasi 
Deklarasi PBB tahun 2007 tersebut. Lebih dari itu juga dibahas RUU Perlindungan 
dan Pengakuan Masyarakat Adat, yang sudah tercantum sebagai nomor 48 pada 
Prolegnas 2012.  Saya memperhatikan tema ini sejak saya berdinas di Komnas HAM, 
sampai sekarang. 

Hanya saya agak sedih, oleh karena saya tak melihat seorangpun peserta 
Lokakarya dari Minangkabau. 

Baa tu ? 


Teriring salam. Dikirim dari iPad saya

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke