Aww. Bundo HD dan palanta n.a.h. aaa) Alhamdulillah wa Syukurillah perkembangan nan ado di palanta ko khususnya masalah enulisan buku dan lain sebagainya terutama yang berkaitan dengan Nnd. ANB ambo mohon dan maminta kepada any body di Palanta iko indak terbru-buru mamberikan gelar nan berlebihan, cukuieklah bagaimana adonyo sajo dulu, karano sosok ANB belumlah sebagaimana yang kita bayangkan, ambo khawatir bahwa sesuatu nan berlebihan tarutamo untuk nnd ANB akan menjadi bumerang sekarang ataupun besok lusa kepada ybs. Ambo sekali lagi khawatir akan hal tersebut. Cubolah dipikie-pikie balik mengenai hal tersebut. bbb) Dengan suatu langkah yang tapeik dan memang dibidangnyo nnd ANB alah memberikan suatu konstribusi yang terbaik dan marilah kito basamo-samo untuk mengikuti apo nan alah digariskan Nnd ANB dalam penulisan cerber dlsbnya. supayo sukses dan berhasil. Ambo dapeik pastikan bahwa Nnd ANB sendiri akan sangeik tersanjung manakala apa nan kito karajokan basamo berhasil dn sukses apalaie sampai ke Frankfur Messe ditahun 2015 yad. ccc) Ambo satuju sajo gala nan akan kito berikan pada seseorang seperti nan Bundo kamukokan tsb. namun alangkah eloknyo pabilo hal terseut ditunda dulu sampai pada saat nan tapeik, misalnya sewaktu buku nan alun nampak ko pada waktu penyerahannya kepada Frankfurt Messe misalnya kito sacaro basamo2 membuek surat penghargaan kepada Nnd ANB atas prestasi maangkeik Minangkabau ke ranah internasional/dunia, dsb.nya. ddd) Emal iko sangajo ambo kirim 'MUMPUNG" kito indak lengah dan lupo pado hal2 pokok nan sadang dan akan kito karajokan basamo. Semoga dapat dipahami dengan baik sarato indak ado niek ambo menghalangi ataupun lainnya, tapi sekedar mengingeikkan. Wassalam dan maaf kami kepada Bundo dan Palanta sarato kepada Nnd. ANB sebagai Kusie Bendi jo Chef Masakan Ranahminangkabau kami tetap ingin mengucapkan yuk karajonyato, karajokareih, karajocerdas dengan IMTAQ. Haasma Depok
Dari: Hanifah Damanhuri <[email protected]> Kepada: rantaunet <[email protected]> Dikirim: Jumat, 7 Desember 2012 7:28 Judul: [R@ntau-Net] MAHAGURU AKMAL NASERY BASRAL MAHAGURU AKMAL NASERY BASRAL (Untuk Para Guru Sastra) Jangan kaget Akulah yang memberinya penghargaan itu Sebagai penghargaan atas upayanya Memuliakan manusia termasuk aku Apa yang dilakukannya Untuk memajukan Sastra Dan memupuk kemampuan menulis siapa saja Dengan mempertaruhkan namanya hanya dia yang bisa Dia tawarkan pada anggota milis RN Untuk membuat kumpulan cerpen bersama Dia tampil sebagai editor Bersama cerpenis kondang Damhuri Para pecinta Sastra Langsung menyikat kesempatan ini Berharap dapat pelajaran berharga Walau ilmu dasar sebagian peserta tak punya Semua atribut yang melekat pada calon penulis cerpen Di lepasnya dan jadilah semua sama di matanya Dibalik kelembutannya Diapun sangat disiplin dan tak pandang bulu Bak kusir bendi mengarahkan kuda Aturan demi aturan diberikannya Lecitan-demi lecutan diberikannya disaat yang tepat Catatan di bawah ini jadi lecutan terdahsyatnya Salahkah aku Menamakannya Maha Guru ?? Engkaupun mungkin bisa memperoleh gelar itu Asalkan mampu berkarya sepertinya Padang, 7 Desember 2012 Hanifah Damanhuri Pada 4 Desember 2012 15:28, Akmal N. Basral <[email protected]> menulis: Assalamu'alaikum Wr. Wb sanak sapalanta RN nan budiman, wa bil khusus nan tagabung jo Antologi "Ranah" Baru sajo ambo manarimo kaba tatulih (e-mail) dari Editor-in-Chief Gramedia Pustaka Utama (GPU) yang MEMASTIKAN karajo basamo awak Antologi "Ranah" akan mereka terbitkan dan sudah masuk jadwal produksi mereka untuk bulan JUNI 2013 (edisi Indonesia). GPU juga meminta agar hak edisi Inggris mereka yang tangani sekaligus, dengan menyediakan penerjemah internasional dan jalur distribusi internasional, dan yang tak kalah penting, masuk dalam program GPU sebagai buku sastra modern yang akan ditampilkan pada sesi khusus di Frankfurt International Book Fair 2015 dengan judul "RANAH: Modern Minangkabau Short Stories" Tarimo kasih atas segala dukungan sanak palanta RN, dan khususnya bagi para penulis agar menggunakan kesempatan "sekali seumur hidup" ini untuk benar-benar bekerja optimal, bersedia keluar dari "zona nyaman" masing-masing, untuk menghasilkan cerpen-cerpen berkualitas tinggi yang akan menjadi parameter baru bagi Minangkabau di dunia literasi internasional. Jadi, mulai hari ko kabar "perkawinan" Ranah jo Gramedia alah resmi, dan bisa digunakan sesuai dengan kepentingan konstruktif bagi ranah awak basamo. Untuk hal-hal teknis, akan ambo lewakan di milis Antologi Ranah. Wassalam Akmal Nasery Basral Cibubur Sent from my iPad On Dec 5, 2012, at 6:02 AM, Hanifah Damanhuri <[email protected]> wrote: Waalaikum Salam Wr Wb Bung Akmal Subhanallah Walhamdulillah Wala illa ha illallah Allahu Akbar Lahaula wala quwwata illa billah Terima kasih ya Allah Engkau kirimkan Bapak Akmal yang sangat baik padaku Sehingga aku punya kesempatan menjadi bagian dari Antologi Ranah Padahal aku menyadari Aku bukan siapa-siapa di dunia sastra Kemampuan menuliskupun biasa saja Bahkan ini cerpenku yang pertama Semua yang ku alami ini menambah keyakinanku Engkau benar-benar Yang Maha Kuasa Yang ikut mengatur hidupku Kalau Engkau berkehendak Tak seorangpun mampu menolaknya Semoga kebaikan Bapak Akmal Menjadi amal ibadah baginya Yang akan membantunya Berada ditempat yang indah di alam sana nanti Wass Hanifah Damanhuri 5 Des (1 hari yang lalu) Akmal N Basral ke rantaunet, rantaunet Uni Ifah yang penuh rahmah, anugerah ini di luar jangkauan akal kita untuk memamah bayangkan sajalah: dibicarakan dan digulirkan baru empat pekan, itu pun sebagai ota pengisi palanta agar ada saluran berkesenian lalu ketika para sanak berduyun-duyun melabuhkan angan kurang dari sepertiga yang sudah punya buku sendiri dari yang sepertiga itu, kurang separuhnya lagi yang pernah menulis fiksi maka akal sehat siapa pun akal berkontemplasi: mari, mari, kita mulai kerja dengan segala kemampuan yang ada kalau tangan panjang sehasta, mengapa bintang hendak diraba? bisa terkumpul jadi sebuah buku pun sudah istimewa tapi seorang bundo Nismah yang sedang terjepit sarafnya menyatakan ikut dalam sakit, beliau menyertakan doa tak terucap bagi antologi seorang Afrinaldi yang mengantre satu-satu warnet di kampung menyatakan turut dalam sulit, beliau memanjat harap tak terucap bagi antologi seorang Nina Hansson yang terperangkap beku -14 Cel di Swedia bilang bersedia dalam pahit, beliau mengenang jejak kenangan orang tua bagi antologi seorang Indra Piliang yang sedang berkhidmat membangun kampung halaman dalam rumit, beliau menyalurkan energi tak terucap bagi antologi seorang Noveri Maulana yang sedang terisolasi di sebuah dusun Sulbar masuk barisan dalam terjepit, beliau menyalurkan hasrat bangkit tak terlihat bagi antologi bahkan seorang Hanifah Damanhuri sampai merawatnya dalam mimpi agar antologi nanti lebih dari mimpi di atas mimpi satu persatu sanak bergabung, bukan hanya menyetor ide dan keinginan tapi juga mengemas doa dalam harapan doa-doa yang melayang naik menuju Tuhan maka lewat kilau doa-doa yang terus berdatangan itu, satu per satu Sang Raja Semesta menggerakkan sejumlah kalbu dari mereka yang bergerak di industri penerbitan kelas satu bukan hanya bersedia menerbitkan dalam satu bahkan dua edisi Indonesia dan Inggris yang terpadu masihkah nalar kita bilang ini kerja tangan manusia sementara semua bukti menunjukkan tangan Tuhan lah yang bekerja Jadi, uni Ifah nan haluih budayo, maaf, sejuta maaf, iko bukan karajo ambo dengan bukti jaleh-jaleh nyato: jika uni bermimpi menginjak tanah Malaysia berkat antologi basamo ko seinci pun ambo indak kan mampu melakukanyo Tapi dek karano Allah Azza wa Jalla nan malakukannyo labiah jauh dari nagari jiran pun indak sulik bagiNyo Oktober 2015 ka Juruman, uni akan ditabangkannyo ka nagari nan saroman bana warna marawa jo ranah awak ko di Frankfurt Buchmesse, pameran buku paliang gadang sa dunio uni adolah salah satu saksi hidup kebesaranNyo bahwa mimpi harus taruih dijago indak paduli tuo mudo atau ragam pendidikan dan karajo kini ko. karajo, mimpi, dan doa Uni Ifah adolah salah satu kunci nan akan membuka gerbang-gerbang kemustahilan di dalam diri apolai saat sadonyo sahati dalam menggarap antologi, Salam, Akmal N, Basral Cibubur Sent from my iPad -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
