Selasa, 11 Desember 2012 | 17:09 WIB

http://www.tempo.co/read/news/2012/12/11/203447477/Ambisi-Sawahlunto-Jadi-Ko
ta-Wisata

TEMPO.CO, Jakarta - Ambisi Wali Kota Sawahlunto, Amran Nur, 67 tahun,
menjadikan Sawalunto sebagai kota wisata seakan tak pernah berhenti. Setelah
membangun water boom, ia membangun Taman Satwa Kandi di tepi Danau Kandi,
sekitar 10 kilometer dari pusat kota. Danau itu semula lubang tambang
terbuka peninggalan PT Bukit Asam. Lama-lama terisi air lalu menjadi danau.
Di dekat kebun binatang itu, Amran juga membuat lintasan pacuan kuda.

Obyek wisata makin lengkap setelah lokomotif uap "Mak Itam", yang pada zaman
kolonial digunakan untuk menarik kereta bermuatan batu bara, diboyong
kembali dari Salatiga pada 2008. "Mak Itam" menjelma jadi kereta wisata
dengan rute Sawahlunto-Muaro Kalaban dan Sawahlunto-Padang Panjang, yang
hanya beroperasi pada hari libur.

Untuk menampung turis, Sawahlunto butuh hotel. Wisma Ombilin, hotel
peninggalan Belanda, hanya punya segelintir kamar. Pemerintah daerah
kemudian membangun hotel bintang empat, namun pengelolaannya di tangan
sebuah jaringan hotel nasional. Namanya Parai Garden City Hotel. Namun, bila
musim turis tiba seperti pada ulang tahun Sawahlunto, kamar hotel tak
sanggup lagi menginapkan tamu.

Menyiasati itu, Amran justru tak membangun hotel lagi. Ia memberdayakan
penduduk Sawahlunto untuk menampung turis. "Supaya penduduk kebagian
untung," katanya.

Di bawah koordinasi Dinas Pariwisata sejak tiga tahun lalu, rumah-rumah yang
memadai menyediakan home stay. Kini, ada sekitar 70 home stay dengan
fasilitas kamar berpendingin udara dan tidak. Harganya berkisar Rp 100 ribu
sampai Rp 200 ribu per kamar. Murah meriah. Harga itu sudah termasuk sarapan
dan makan malam.

Amran adalah salah satu dari tujuh bupati/wali kota yang dipilih majalah
Tempo dalam Liputan Khusus Kepala Daerah Pilihan 2012. Baca selengkapnya di
majalah Tempo edisi Minggu, 9 Desember 2012: Bukan Bupati Biasa.

ANTON SEPTIAN | FEBRIANTI (PADANG)

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke