Kronologis Perampokan Kantor Pajak Tampan Kamis, 13 Desember 2012 12:58 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -Kawan rampok bersenjata api (senpi) kembali beraksi di Pekanbaru. Kali ini, Kamis (13/12) sekitar pukul 02.00 Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pekanbaru, Jalan SM Amin, Tampan yang menjadi sasaran rampok. Dalam aksinya itu kawanan rampok yang diperkirakan berjumlah lebih dari lima orang berhasil membawa kabur uang sebanyak Rp 120 juta dalam brankas. Tidak hanya uang saja kawanan rampok juga membawa kabur 13 surat berharga, seperti surat tanah dan surat kendaraan. Dalam melakukan aksinya pelaku terlebih dahulu melumpuhkan dan menyekap dua petugas keamanan dan satu orang Cleaning Serive (CS) yang sedang berjaga. Informasi yang dirangkum dilapangan, subuh itu pelaku masuk ke kantor pajak melalui pintu belakang tepatnya di Jalan Rajawali Sakti. Berhasil masuk, pelaku langsung menuju ke ruangan CS Yusuf (20) yang tinggal di kantor. Lalu kawanan rampok yang memakai penutup wajah (sebo) dengan cepat mengancam dan menyekap Yusuf. Berhasil melumpuhkan Yusuf pelaku langsung mengikat dan meminta Yusuf menunjukan dimana saja petugas keamanan berjaga di sana. Tanpa pikir panjang dan merasa sangat ketakutan, Yusuf menggiring kawanan rampok ke ruangan tempat dua rekanannya istirahat. Sesampainya diruang tersebut, kawanan rampok dengan cepat monodongkan senpi laras pendek ke arah dua sekuriti bernama Supandi (28) dan Rahmad (31), sambil berkata jangan melawan. Kalau melawan ditembak. Merasa nyawanya terancam Supandi dan Rahmad hanya pasrah. Kemudian telepon genggam mereka diambil. Berhasil melumpuhkan ketiga orang yang sedang berada dikantor pajak tersebut, selanjutnya ketiga orang tersebut diikat dan dikumpulkan dalam satu ruangan. Merasa aman pelaku langsung naik ke lantai dua tempat ruangan pegawai. Untuk masuk ke ruangan lantai dua, pelaku terlebih dahulu memecahkan kaca ruangan tempat merokok dekat tangga. Karena pintunya dalam keadaan tekunci otomatis. Setelah berhasil naik kel antai II, kawanan rampok dengan cepat mengacak-acak meja pegawai. Lalu mereka masuk ke ruangan Kepala Kantor, Yunus Darmono. Di ruangan itu, pelaku membongkar dua brangkas. Namun dari dua brangkas itu haya satu brankas berisikan uang Rp 120 juta dan 13 lembar surat berharga. Tidak mau berlama-lama dan takut keburu pagi kawanan rampok bergegas kabur membawa uang tunai Rp 120 juta dan surat-surat berharga. Namun sebelum kabur, kawanan rampok itu terlebih dahulu mengambil sebuah CPU Komputer yang berisi rekaman CCtv kantor tersebut dan kabur. Tiga orang yang disekap dalam sebuah ruangan, ketika tidak mendengar lagi sura gaduh atau suara bising berusaha melepaskan ikatannya. Usaha mereka akhirnya berhasil, karena sekitar pukul 04.30 WIB, Yusuf berhasil melepaskan ikatannya dengan pisau yang diambilnya saat berusaha melepaskan diri sesaat pelaku sudah kabur. Yusuf yang berhasil melepaskan ikatannya dengan cepat berlarian keluar dan melaporkan kejadian yang barusan dialaminya kepada petugas Security yang sedang jaga di Pos depan pintu pagar masuk kantor pajak. Mendapat laporan itu dengan cepat petugas security itu melapor ke Polsek Tampan. Tidak tinggal diam Kapolsek Tampan Kompol M Idris SAg bersama anggotanya dibantu oleh Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru langsung menuju kelokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurut Idris, kasus perampokan tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya dan saat ini anggotanya masih berada dilapangan untuk melacak keberadaan pelaku. "Dalam aksinya itu kawanan rampok yang diduga memakai senpi berhasil membawa kabur uang tunai Rp 120 juta dalam brankas," ujar Idris. (  Berita Singgalang | Agam Kantor Walinagari di Agam Jadi Sasaran Maling Tanggal 13 December 2012 AGAM – Lagi-lagi kasus pencurian terjadi di wilayah hukum Polres Bukittinggi. Rabu (12/12) Kantor Walinagari Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek jadi sasaran. Setelah mengacak-acak ruang kantor itu dan tidak menemukan apa-apa, mereka kemudian beralih ke SD yang berada dalam satu lokasi dengan kantor walinagari itu. “Yang hilang hanya satu BPKB kendaraan dinas kantor ini. Sementara BPKB kendaraan dinas lainnya sudah ditemukan warga dengan keadaan diselipkan di pagar rumah warga tidak jauh dari sini,” kata Walinagari Ampang Gadang, Rifki Wahyudi kepada Singgalang di lokasi kejadian. Dari informasi warga yang menemukan BPKB itulah, Rifki mengetahui kantornya jadi sasaran maling. “Dari informasi itulah, saya melaporkan kejadian ini ke Kapolsek Canduang, AKP Rita,” terang Rifki lagi. Sementara sehari sebelumnya, Selasa (11/12) juga telah terjadi pencurian. Tiga kantor walinagari di wilayah Agam Timur disatroni maling, yakni Kantor Walinagari Lambah Kecamatan Ampek Angkek, Kantor Walinagari Koto Baru III Jorong, Kecamatan Baso dan Kantor Walinagari Tabek Panjang Kecamatan Baso. Kejadian ini diketahui Selasa (11/12), saat aktifitas kantor akan dimu-lai. Dari kantor Walinagari Lambah setelah dilakukan olah TKP oleh Unit Identifikasi Polres Bukittinggi diketahui kehilangan uang Rp400 ribu dari kantor tersebut. Uang yang seharusnya untuk sumbangan korban kecelakaan ini ternyata raib dibawa maling. Pelaku masuk lewat jendela samping dengan mencongkel jendela dan terali besi. Di lain tempat, Kantor Walinagari Koto Baru III Jorong, Kecamatan Baso, uang tagihan listrik sebanyak Rp1 juta juga raib dari lemari kantor. Pelaku masuk lewat jendela samping dengan men congkel jendela dan terali besi. Kejadian ini diketahui sekitar pukul 05.00 WIB pagi oleh seorang warga yang tinggal bersebelahan dengan kantor walinagari ini, karena melihat jendela sudah terbuka pada subuh tersebut. Sementara di Kantor Walinagari Tabek Panjang Kecamatan Baso, kejadian yang sama juga terjadi. Satu unit laptop merek Toshiba yang berada di salah satu laci meja kerja kantor ini lenyap. Pelaku juga masuk lewat jendela dengan mencongkel jendela dan terali besi. Akibat kejadian ini, kantor menderita kerugian Rp5 juta. Powered by Telkomsel BlackBerry® -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
