Assalamualaikum, Sebaiknya diskusi seperti ini tidak menjurus kepada personnel offence. Coba kembalikan kepada niat masing-masing untuk apa diskusi ini dilakukan, apakah untuk mencari solusi terbaik dalam implementasi ABS SBK atau sekadar beradu urat leher di milis sehingga menjadi pertengkaran yang tidak akan ada habisnya atau apa lagi?
Mari kita biasakan untuk berdiskusi, bertengkar atau apapun namanya tetapi tetap dalam koridor saling menghormati. Kita semuanya muslim toh? Doa apa lagi yang lebih baik daripada saling mendoakan sesama muslim? Apabila sudah mulai masuk kepada koridor pribadi, mari kita kembali untuk saling beristigfar. Mohon maaf, alangkah baiknya dalam setiap diskusi semua mengeluarkan seluruh ilmu yang dimilikinya sehingga bisa didapatkan kesimpulan menyeluruh dari saripati seluruh alasan naqli mapun aqli yang dikemukakan tetapi tetap dalam koridor mencari solusi, menyedihkan kalau yang terjadi saling serang menyerang sehingga kalau sudah begini bukan hasil yang kita dapatkan malah dosa. Mari kita lihat dengan kacamata yang lebih jernih dan menyeluruh. Adat bukan sesuatu yang abadi yang tidak boleh diperbaiki, tetapi adat minang juga bukan hanya sekadar masalah harta dan kawin mengawin. Terlepas dari ketidak sempurnaannya (karena memang tidak ada makhluk atau ciptaan makhluk yang sempurna) kalau kita coba dalami inci per inci dari filosofi adat minang tersebut saya bilang kediri saya sendiri bahwa filosofi adat minang ini sangat indah luar biasa tetapi juga sangat kompleks. Sama seperti melihat gambar tiga dimensi perlu kedalaman untuk melihat apa yang tersirat dan terlihat jauh dibaliknya. Tetapi juga tidak bisa menutup mata bahwa banyak hal memang perlu direview secara jernih (diulangi secara jernih), malah bukan tidak mungkin saat inipun amandemen secara alami juga sebenarnya sudah ada. Kebetulan saya lahir di matua, babako ke lintau, besar di matua jadi banyak melihat apa yang terjadi. Saya pernah bercanda dengan ibu, kalau sado tanah dibagi taruih beko tingga miang sakibang surang lai he-he. Kembali lagi mari kita semua berdiskusi dengan niat baik untuk mencari hasil terbaik. Sebaiknya outcome dari diskusi ini tidak sekadar boleh/tidak tetapi juga kepada solusi How to solve things that has been applied for hundreds years? Konsensus untuk kemaslahatan mungkin bisa jadi dasar hokum sepanjang ada keikhlasan, mungkin ini yang jadi pertimbangan orang-orang dulu. Kadang-kadang dibutuhkan lebih dari sekadar kebijaksanaan dalam hal seperti ini (apa ya??),wise bisa berarti lebih dari sekadar bijak (barangkali ya?) Mohon maaf, Wassalam Mukhlis Note : Miko, aiyo sori miang baru nan bisa ambo sampaikan alun talakik juo lai main tennis tapi nan niaik tatap ado he.he. tantu alah banyak lawan kini tu yo. -----Original Message----- From: Rahima [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, February 11, 2008 4:41 PM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: harato, pusako --- hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalammualaikum Wr Wb bundo di As yth Wa'alaikumsalamwarahmatullahiwabarakaatuh. Alhamdulillah sudah mulai berubah, meskipun kadang-kadang, akan ucapan salamnya dah mulai lengkap dituliskan, dan ini yang terpenting. Inilah bedanya orang yang sabar dengan tak sabar menghadapi ocehan orang lain kediirnya. Juga inilah bedanya orang yang banyak baca sejarah rasulullah dan para sahabat bagaimana menghadapi tanggapan-tanggapan semacam apapun.Dia akan tenang, ngak akan sampai marah, apalagi sampai mati ____________________________________________________________________________ ________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ The information contained in this email and any attachments may be confidential and is provided solely for the use of the intended recipient(s). If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any disclosure, distribution, or use of this e-mail, its attachments or any information contained therein is unauthorized and prohibited. If you have received this in error, please contact the sender immediately and delete this e-mail and any attachments. No responsibility is accepted for any virus or defect that might arise from opening this e-mail or attachments, whether or not it has been checked by anti-virus software. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca dan dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur dan Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG!!! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. - Anggota yg posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen akan mengikuti peratiran yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahul -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
