Sanak Palanta Rantau Net NAH.

Tolong diagiah tahu ka anak2 diranah, banyal panipuan2 kiniko. Kasihan
jauh2 mancari karajo tapi ditipu ughang

Salam, Darwin Chalidi, 63, Tangsel


 ------------------------------
* From: * [email protected] <[email protected]>;
* To: * HPC Email <[email protected]>;
* Subject: * [HPCJakarta] Penipuan Lowongan kerja
* Sent: * Sat, Feb 9, 2013 8:18:21 AM



** Sy skrg sdg satu taxi dg anak dr Padang yg mau balik ke Padang dg
Garuda. Kebetulan td satu bus Damri, krn macet joinan dg sy ganti taxi
menuju bandara..

Dia cerita bahwa kena tipu dg modus test kerja di Petronas. Jd ada beredar
SMS bahwa Petronas mengadakan test dan yg berminat menghubungi email
tertentu skalian kirim CV.. Emailnya [email protected].
Seminggu kemudian dia dan teman2nya dpt balasan utk mengikuti test dikantor
Petronas Jkt, namun dr padang travel akan dikoordinir oleh agent X di
Padang dg biaya tiket PP Rp 1,6 jt x2..harap ditransfer ke rekening
tertentu... Si anak ini bilang mau berangkat sendiri saja.. Dan dia benar
berangkat dan jumat kemarin kekantor Petronas, ternyata ga ada test dan
dikasih tahu klo sudah banyak yg kena tipu spt ini...

Jd modus penipuanny adalah mengarrange keberangkatan , mengumpulkan uang
tiket...modal emailnya Petronas75 itu td... Cuma yg ga sadar mana ada
petronas emailnya yahoo...

Banyak orang creative ttp sayang hanya untuk menipu..

Soe
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------
*From: * [email protected]
*Sender: * [email protected]
*Date: *Sat, 9 Feb 2013 06:43:20 +0000
*To: *<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [HPCJakarta] Prahara PD



** Dia bilang kalau 1 rupiah saya ambil uang Hambalang gantung saya di
Munas...kalau 10 miliar rupiah jangan digantung...potong tangan
saja...he..he..he
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------
*From: * [email protected]
*Sender: * [email protected]
*Date: *Sat, 9 Feb 2013 06:36:27 +0000
*To: *Hpc<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [HPCJakarta] Prahara PD



** Harus siapkan tali yg kuat,kalau saatnya hrs gantung Anas di Monas
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------
*From: * "Razif Halik Uno" <[email protected]>
*Sender: * [email protected]
*Date: *Sat, 9 Feb 2013 04:47:05 +0000
*To: *Caltex-hpc_jakarta<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [HPCJakarta] Prahara PD



** Hebat analisanya pk AMA!
Sy sebagai pengamat dikursi goyang pensiunan khawatir akan terjadi
penghianatan dari dalam partai PD.Bagaimana? Kepala2 suku PD pro Anas
didaerah akan diam2 membawa konstituennya menoblos partai lain. Untuk
memulai partai baru mreka sudah kapok melihat contoh partai2 gurem yg
melepaskan diri dari PDI-P yg tetap...gurem dan tidak lolos electoral vote.
Salam
------------------------------
*From: * [email protected]
*Sender: * [email protected]
*Date: *Sat, 9 Feb 2013 04:32:25 +0000
*To: *Group HPC Jakarta<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [HPCJakarta] Prahara PD



** Semua produk DPR yang ada di institusi apapun di negeri ini tidak akan
lepas dari perpolitikan.

Dan dalam tugas2 nya otomatis aroma/bau/warna politik nya akan tidak bisa
tidak pada saat2 "kritis" maka akan jelas "wangi2" politik dalam setiap
keputusan nya.

Apa yang terjadi Pasca Cikeas tadi malam, sebenarnya sudah bisa diprediksi
apa yang akan di sampaikan ketua Majlis Tinggi / Ketua Dewan Pembina. Sy
tidak tahu apakah anggaran acara tadi malam di cikeas masuk anggaran Partai
nya pak SBY atau kemana? Yang jelas beliau berbicara tidak sbg Presiden RI
dan isinya ditujukan kepada partai nya pak SBY sendiri.

Dan yang disampaikannya, sangat kosisten (santun, meruntui kalimat2nya
sangat menjaga "perasaan" seseorang yang juga wakil ketua Majlis Tinggi
yang menjadi sosrotan publik internal Partai nya sendiri dan juga sorotan
publik masyarakat keseluruhan.

Apakah istilahnya melengserkan atau menggantikan atau mengistirahatkan atau
memberhentikan sebenarnya dalam bahas kasarnya ya "memecat" dan "mengambil
alih kekuasaan" dari anak binaan nya sendiri yang sepertinya akan
membahayakan kelangsungan hidup partai yang dibentuk nya.

Karena itulah dari isi langkah2 yang SBY sampaikan dg runtuian kalimat
santun sebenarnya, menurut saya ada dua hal:

1. Memecat anak buah binaan nya dari jabatan strategis Ketua Umum Partai.

2. Mengangkat dirinya sbg "Pangkokamtib Partai" nya.

Point kedua diatas secara antisipatif adalah untuk meredam kemungkinan
lahirnya "Partai Tandingan" didalam partai nya beliau.

Terbentuknya partai2 tandingan sehingga pecahnya partai sudah lama ada
terjadi di dunia kepartain di negeri ini dg tujuan kepentingan2 tertentu
sesuai dg zamannya.

Oleh karena itulah saya melihat kejelian seorang SBY menjadikan dirinya sbg
"pangkokamtib internal partai".

AMA-padepokan cigadung
(baru balik jogging dari Sabuga)



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!
------------------------------
*From: * [email protected]
*Sender: * [email protected]
*Date: *Sat, 9 Feb 2013 02:38:01 +0000
*To: *Hpc<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [HPCJakarta] Prahara PD



** Dalam kode etik seorang penegak hukum tdk membahas kasus didepan publik.
Akhir2 ini hal ini sering dilanggar terutama oleh ketua kpk dan mk. Sy
melihat kedua orang tsb orientasinya politik bukan hukum. Itu akibat dari
pemilihan oleh dpr. Mh
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------
*From: * bambang haryanto <[email protected]>
*Sender: * [email protected]
*Date: *Sat, 9 Feb 2013 09:44:15 +0800 (SGT)
*To: *[email protected]<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [HPCJakarta] Prahara PD



ABRAHAM SAMAD for PRESIDENT .................komporin!

bh

  ------------------------------
*From:* "[email protected]" <[email protected]>
*To:* [email protected]
*Sent:* Saturday, 9 February 2013 6:10 AM
*Subject:* Re: [HPCJakarta] Prahara PD


 Statement Abraham menjadi pressure bagi pendukung AU, dan kesempatan
Majelis Tinggi untuk "ambil alih" partai secara lebih halus...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------
*From: * [email protected]
*Sender: * [email protected]
*Date: *Fri, 8 Feb 2013 15:05:41 +0000
*To: *HPC Email<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [HPCJakarta] Prahara PD


 Tp klo statement Abraham samad benar, dalam dua hari akan ada keputusan
status tersangka....

Mungkin sby akan ambil keputusan tdk radikal..... Apakah mungkin akan ada
pengambil alihan pimpinan DPP oleh semacam Dewan Jendral, sambil menunggu
status AU...

Wah mirip perseteruan antara Yayasan Trisakti dengan Rektorat.... Konflik
antara Pemegang saham dan direksi suatu perusahaan..

Soe
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------
*From: * "Razif Halik Uno" <[email protected]>
*Sender: * [email protected]
*Date: *Fri, 8 Feb 2013 14:12:53 +0000
*To: *Caltex-hpc_jakarta<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [HPCJakarta] Prahara PD


 Sy tidak yakin pribadi seprti SBY akn mengambil risiko sebesar memecat
Ketua Umum.
Perhatikan siaran tvOne,begitu kelihatan sibuk meneror partai PD hehehe
Salam
------------------------------
*From: * Soejanto Poedjosoedarto <[email protected]>
*Sender: * [email protected]
*Date: *Fri, 8 Feb 2013 21:38:33 +0800 (SGT)
*To: *[email protected]<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *[HPCJakarta] Prahara PD


Malam ini Majelis Tinggi PD berkumpul di Cikeas utk memutuskan status AU
sang Ketum.... Seperti dikerjar waktu KPK melalui Ketuanya, Abraham Samad
sudah menyatakan bahwa hasil Ekspos kemarin, pimpinan KPK sudah sepakat
untuk menaikan status AU sebagai tersangka.

Prahara PD akan seru malam ini........ Ayo kita gantung bersama dia di Monas


Abraham: Pimpinan KPK Sepakati Anas Tersangka
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad,
menegaskan seluruh pimpinan lembaga antirasuah telah sepakat untuk
menetapkan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, sebagai
tersangka<http://www.tempo.co/read/news/2013/02/08/063459939/Ada-Kabar-KPK-Bakal-Segera-Umumkan-Status-Anas>.
Namun, surat perintah penyidikan kasus suap Gedung Olahraga di Bukit
Hambalang, Sentul, Bogor, masih belum diteken, walau sudah disiapkan."Sudah
sepakat, tetapi kan harus ditandatangan semua (pimpinan KPK)," ujar Abraham
seusai melantik Direktur Penuntutan KPK, Ranu Mihardja, dan Sekretaris
Jenderal KPK, Anis Zaid Basalama, di kantornya, Jumat, 8 Februari 2013.

Abraham mengatakan KPK belum meneken surat itu lantaran tiga dari
pimpinannya masih bertugas di luar daerah, yakni Bambang Widjojanto, Busyro
Muqoddas, dan Adnan Pandu Praja. Adnan mengaku akan mengikuti sebuah
penandatanganan nota kesepahaman di Selandia Baru pada pekan depan.  "Tapi
mudah-mudahan dalam satu atau dua (hari), tapi kita liat saja lah nanti
lah," ujar dia tak melanjutkan kalimatnya.

Beredar kabar Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Anas Urbaningrum
sebagai 
tersangka<http://www.tempo.co/read/news/2013/02/08/063460004/KPK-Anas-Dimintai-Keterangan-Soal-Hambalang>kasus
suap proyek Gedung Olahraga di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor. Dari
hasil ekspose KPK, Kamis malam, 7 Februari 2013, sumber Tempo menyebutkan
KPK meyakini Anas menerima suap berupa duit yang kemudian dibelikan mobil
Toyota Harrier pada 2010.
Menurut sumber Tempo, Anas diduga melanggar pasal suap karena menerima
hadiah selaku penyelenggara negara. Pada saat penerimaan tersebut, Anas
menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat di DPR. "Dia diduga melanggar Pasal
12 a dan b atau Pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi," ujar sumber
yang sempat membacakan surat perintah penyidikan Anas.
Abraham menegaskan tidak ada perbedaan pendapat maupun perpecahan dari para
pimpinan KPK dalam menentukan status hukum Anas. Hanya saja, "Ada hal-hal
yang mungkin perlu disinergikan," ujar dia. "Ini tidak mungkin diungkapkan
ke hadapan publik."
Saat ditanyai sejauh mana bukti dugaan gratifikasi berupa mobil Anas,
Abraham belum bersedia memberikan penjelasan. "Tunggu saja nanti karena
kalau disampaikan sepotong-sepotong nanti jadi tidak utuh."
TRI SUHARMAN


soe



     __._,_.___
  Reply to sender | Reply to group | Reply via web
post<http://asia.groups.yahoo.com/group/hpc_jakarta/post;_ylc=X3oDMTJyOTV1ZGZhBF9TAzk3NDkwNDI1BGdycElkAzc0ODE2ODIyBGdycHNwSWQDMTc1MDA0Nzc1NARtc2dJZAMyNDcxMARzZWMDZnRyBHNsawNycGx5BHN0aW1lAzEzNjAzOTc5MDg-?act=reply&messageNum=24710>|
Start
a new 
topic<http://asia.groups.yahoo.com/group/hpc_jakarta/post;_ylc=X3oDMTJmMTJpZHZnBF9TAzk3NDkwNDI1BGdycElkAzc0ODE2ODIyBGdycHNwSWQDMTc1MDA0Nzc1NARzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEzNjAzOTc5MDg->
Messages in this
topic<http://asia.groups.yahoo.com/group/hpc_jakarta/message/24514;_ylc=X3oDMTM3ZjluNTltBF9TAzk3NDkwNDI1BGdycElkAzc0ODE2ODIyBGdycHNwSWQDMTc1MDA0Nzc1NARtc2dJZAMyNDcxMARzZWMDZnRyBHNsawN2dHBjBHN0aW1lAzEzNjAzOTc5MDgEdHBjSWQDMjQ1MTQ->(
59)
 Recent Activity:


 Visit Your 
Group<http://asia.groups.yahoo.com/group/hpc_jakarta;_ylc=X3oDMTJmYmdhYzk1BF9TAzk3NDkwNDI1BGdycElkAzc0ODE2ODIyBGdycHNwSWQDMTc1MDA0Nzc1NARzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEzNjAzOTc5MDg->
 Mailing List Himpunan Pensiunan Caltex / Chevron Pacific Indonesia Jakarta
 [image: Yahoo!
Groups]<http://asia.groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJldmoyYTg4BF9TAzk3NDkwNDI1BGdycElkAzc0ODE2ODIyBGdycHNwSWQDMTc1MDA0Nzc1NARzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTM2MDM5NzkwOA-->
Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of
Use<http://asia.docs.yahoo.com/info/terms>
   .

__,_._,___

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke